PERMAISURI UNTUK KAISAR

PERMAISURI UNTUK KAISAR
LORD sesungguhnya


__ADS_3


.


Di aula pertemuan semua sudah berkumpul dan mendiskusikan peperangan yang tidak bisa di hindari, walau semua orang menunggu lama datangnya Kaisar mereka yang beralasan jika ada hal yang mulia yang tidak bisa dia tinggalkan..


Oh serius li? semua orang menunggu Yuan hingga berjam-jam, sampai ada yang tertidur nyenyak tanpa gangguan. Namun penantian semua orang terbayarkan ketika Yuan memberikan penjelasan dan taktik perang..


Berbeda dengan Yuan yang sedang merencang pasukan, Moza sedang duduk dan bersender di pohon yang besar. Ia sangat suka berteduh di bawah pohon, namun netra matanya melihat para pelayan sedang berbisik-bisik sambil tersenyum malu yang mana membuat jiwa jiwa kepo Moza meronta-ronta..


Moza menoleh ke arah Jingmi untuk mencari tau, Jingmi pun mengangguk dan pergi melangkah ke arah para pelayan..


Dari arah Moza, ia melihat Jingmi yang sedang di bisikkan sesuatu oleh pelayan muda yang membuat Jingmi manggut-manggut..


Setelah selesai Jingmi pun menghampiri Moza.. ''Yang Mulia.''


''Katakan.''


Jingmi melihat kanan kiri, lalu membisikan sesuatu yang membuat mata Moza berbinar terang seperti mendapatkan ilham dari sang halik..


''Benarkah itu.? tanya Moza penasaran.


Jingmi yang melihat permaisuri nya yang antusiasi, langsung menggelengkan kepalanya. ''Yang Mulia jangan memulainya, terakhir kali kita melakukan itu membuat aku di hukum oleh Kaisar.'' Jingmi memberi tahu Moza..


''iisshh ayolah Jingmi kali ini kita tidak akan ketahuan.'' bisik Moza yang membuat Jingmi menghela nafasnya..


.


.


.


Sementara di pusat kota Zentian, dari kalangan atas sampai ter'rendah dari ibu-ibu mau pun gadis remaja sedang mengantri di salah satu bangunan yang bertuliskan..


''Tabib Tang Zu Kai.''


Tabib muda yang baru satu minggu membuka rumah pengobatan di kota Zentian..



.

__ADS_1


Pemuda tampan sedang memeriksa denyut nadi salah satu perempuan yang sedang memandanginya dengan penuh kekaguman..


Tabib Kai pun menuliskan resep obat, lalu memberikan kepada gadis itu. Antrian masih panjang tanpa lelah, walau para wanita itu sebenarnya tidak sakit melainkan ingin bertemu dengan tabib muda yang sekarang menjadi buah bibir di kota Zentian. Yang mana kabar itu sudah terdengar oleh permaisuri dengan sejuta ke'kepoannya..


.


.


Kembali ke arah Yuan, yang saat ini sudah membubarkan semua orang dan menyuruh mereka bersiap karna besok mereka akan pergi ke perbatasan. Walau sebenarnya Yuan sudah menugaskan separuh perajurit untuk menjaga perbatasan agar tidak kebobolan atau serangan mendadak..


Yuan berdiri dari singgah sananya, lalu melangkah pergi di ikuti oleh Lue..


Ketika Yuan berada di ambang pintu, ia melihat kasim dan beberapa pelayan.


''Dengarkan aku, Aku akan berdoa di kuil Yin dan siapa pun tidak boleh mengganguku termasuk Permaisuri. Jika dia mencariku bilang kepadanya jika aku sedang berdoa dan tidak ingin di ganggu.


''Baik Yang Mulia.'' ucap mereka bersamaan sambil membungkuk kan badan mereka..


.


Kuil Yin.#


.


Mulut Yuan tidak berhenti membacakan mantra hingga tiba tiba angin kencang datang mematikan lilin penerangan..


Tak berapa lama dari dalam dada Yuan, keluar sebuah batu besar bersinar terang ke'emasan. Batu itu berputar dan berputar seperti gangsing yang sangat cepat lalu Yuan membuka matanya dan mengeluarkan pedang lalu di arahkan ke batu emas yang sedang berputar..


Seengg__


Jleeeb__


Batu itu mengeluarkan tulisan berwarna merah, lalu menghilang bersamaan dengan retak nya batu itu..


Kreek_


Kreek_


Plusshh__


Batu itu mengeluarkan asap putih yang sangat pekat dan dingin.

__ADS_1


Aaarrghhhh__


Raungan naga putih transparan berputar-putar dan mengeluarkan raungannya di depan Yuan..


Dua jari Yuan mengeluarkan cahaya lalu menunjuk ke arah naga itu, dan secara otomatis naga itu terserap dengan perlahan..


Badan Yuan bergetar hebat, Bola mata yang hitam perlahan memutih ketika naga itu terserap kedalam jiwa Yuan..


Aarrrgggghh..


Raungan naga itu begitu kuat, namun hanya terdengar di dalam kuil saja. Hingga naga itu lenyap bersamaan dengan teriakkan Yuan..


Aaaaaaahhh__


Mulut, mata, hidung, telinga. Mengeluarkan cahaya putih yang sangat menyilaukan, perlahan cahaya itu lenyap namun mata Yuan masih memutih..


Raut muka Yuan sangat menyeramkan, dingin, kejam, bengis. Kini terpampang nyata saat kekuatan yang dia miliki sepenuhnya masuk kedalam tubuh Yuan..


Hahahahah__


Yuan tiba tiba tertawa menyeramkan..


''Dimasa lalu atau di masa depan, di antara enam dunia dan empat lautan akulah satu-satinya LORD.. Guntur dan hujan akan pergi dari gerbang langit jika Kaisar langit sudah Marah, semua orang harus matiii.!'' ucap Yuan namun dengan dua suara yang berbeda..


Aaaagggrrhhh__


Mata Yuan kembali normal saat kekuatan itu sudah menyatu dengan darah beserta dagingnya..


Gubraaaakkkk__


Yuan terjatuh pingsan karna notabennya Yuan adalah manusia, yang tidak akan bisa sepenuhnya menerima kekuatan langit..


Lue yang berada di luar langsung masuk membuka pintu, saat Lue masuk ia merasakan hawa dingin yang sangat mencekam.. netra mata Lue melihat Yuan sedang tergorek lemas di lantai, ia pun langsung menghampiri dan membawa Yuan ke kediaman Naga...


.


.


...Hehehe maafkan Author yaa baru up😂. Author lagi asik nonton Drama china yang tidak bisa di tinggalkan begitu saja😂😂...


...Nanti siang up lagi🤞...

__ADS_1


__ADS_2