
Hari pernikahan pun tiba.#
...........
Di ruangan yang sudah di dekorasi dengan indah, dan banyak para tamu yang hadir untuk menyaksikan pernikahan kedua pangeran Yin dengan antusiasi..
Terilahat Han Mo yang pasrah, tengah berdiri menunggu calon mempelai pengantin nya datang.. Semenjak pernikahan dirinya di umumkan, dia dan Alicia belum pernah lagi bertemu. Bahkan Alicia seperti di telan bumi sampai-sampai Han Mo mencari keberadaannya namun tidak di temukan..
Entah mengapa dalam hatinya merasa kehilangan, saat orang yang selalu membuat hidupnya berisik. Tidak lagi terlihat disininya..
Ia selalu bertanya dalam hati, ada apa sebenarnya dengan dirinya?? ia tidak bisa menjawab pertanyaan yang ada di benaknya. Membuat ia selalu pusing mendadak jika memikirkan itu semua..
Tak berapa lama, Masuklah sosok wanita memakai baju pengantin berwarna merah dengan penutup kain di kepalanya.. Ia berjalan dengan anggun dan lembut, membuat siapa saja terpesona melihat ke anggunan itu. Namun tidak untuk Han Mo, dia langsung memalingkan mukanya saat melihat wanita itu datang kehadapannya..
Ia tidak suka dengan pernikahan ini, namun ia juga tidak bisa menolak apa yang sudah di putuskan oleh ayahnya..
Mereka berdua melaksanakan Ritual pernikahan dan adat di jaman kuno yang rumit. Hingga keduanya sudah di cap sah sebagai suami istri kini para pelayan memberikan gelas kecil yang berisikan arak untuk kedua pengantin bersulang..
Ketika mereka berhadapan, pengantin wanita berkata pada Han Mo. ''Heiii pangeran tampan, ada apa dengan raut muka mu itu..? apa kau tidak bahagia menikah denganku?'' kata Alicia yang mana membuat Han Mo melototkan matanya dengan sempurna..
__ADS_1
''Ka_Kauu..
Alicia sedikit menyingkirkan kain penutup di kepalanya, lalu mengedipkan sebelah matanya pada Han Mo.
Clik__
''Haii tampan, apa kau terkejut? goda Alicia sambil terkekeh..
Han Mo tersenyum walau hanya sekilas, di dalam hatinya ia merasa bahagia yang sangat luar biasa ketika dia tau jika pengantin wanita untuknya adalah Alicia..
Han Mo menoleh ke arah ayah dan ibunya lalu tersenyum. ''Terima kasih ayah ibu.'' ucap Han Mo tanpa suara, namun Moza dan Yuan mengangguk seakan mengerti dengan perkataan anaknya..
Moza dan Yuan sangat bahagia, ketika melihat kedua anaknya sudah memiliki belahan jiwa masing-masing.
''Terima kasih karna kau selalu ada untukku, berjanjilah jika kau akan bersama diriku hingga ajal menjemput kita.'' bisik Moza, yang mana membuat Yuan memeluk Moza dan mengecup kening Moza..
Cup..
''Aku tidak perlu janji, karna aku akan selalu menjagamu sampai sisa nafas terakhir ku.''
__ADS_1
Mereka berdua berpelukan dan melihat ke arah anak anaknya di bawah sana yang sedang berbahagia dengan pasangan nya masing-masing..
.
.
Moza berjuang di dunia yang bukan seharusnya ia tinggal, namun ia mampu melewati rintangan, halangan, kerasnya hidup di jaman kuno tidak membuatnya gentar menemukan kebahagiaan untuk dirinya..
Kita bisa memetik sedikit pelajaran dari kehidupan Moza, bahwa dimana pun kita berada, jika kita bekerja keras, mau bertahan, mau melawan, dan gigih dalam hal apapun. Maka suatu saat kita akan memetik buah dari kesabaran yang sudah kita lalui..
...**Terima kasih sudah membaca extra part yang panjang ini....
...Jika berkenan mampir, maka Author sudah buatkan cerita yang baru untuk kalian yang berjudul...
...ZHANG JUNDA...
...The heir to the imperial throne Zhang...
...Silahkan cek di profil Author...
__ADS_1
...πππππ**...