PERMAISURI UNTUK KAISAR

PERMAISURI UNTUK KAISAR
Tak ingin jauh


__ADS_3

Wanita itu adalah Shuwan Lin, putri pertama dari kediaman mentri perdagangan Lin Zong.. Shuwan yang memiliki arti baik hati dan mulia, namun arti nama itu tidak berlaku untuk Shuwan. Ia malah memiliki sifat sombong dan angkuh, hari ini Shuwan akan berkunjung menemui permaisuri karna ingin menjilat dan meminta ia menjadi selir di haremnya....


Namun ia harus menelan kecewa ketika orang yang akan ia temui tidak ada di kediamannya, Shuwan pun melangkah pergi dan akan membuat janji terlebih dahulu sebelum berkunjung..


Dia terlalu percaya diri, karna ia merasa dirinya cantik dan kaya raya. Untuk itu ia meyakini dirinya sendiri bahwa ia pantas menjadi selir Kaisar Yuan..


Bahkan sang ayah Lin Zong sudah menasehati anaknya, untuk tidak mengusik ketentraman istana. Namun Shuwan sangat keras kepala dan tidak mau mendengarkan apa kata sangat ayah..


Namun ibunya Shuwan yang bernama Molian mendukung penuh keinginan sang putri, karna ia merasa jika sang anak layak menyandang gelar selir Agung di istana..


.


.


Sementara pengantin baru, sedang duduk di taman dekat kediaman mereka. Moza tengah bersender di bahu Yuan sementara Yuan tengah mengelus jari jemari Moza yang lentik dan indah milik Moza..


Kaisar Yuan menghampiri sang permaisuri ketika pekerjaannya sudah selesai, ia tidak ingin berjauhan dengan Moza. Untuk itu Moza tidak di perkenankan memiliki kediaman sendiri, Yuan menempatkan Moza di kediamannya dan akan selalu berada di sekitarnya..


''Yuan, apa aku belom bertanya sesuatu kepadamu.? tanya Moza dengan suara pelan..


Cup..


Yuan mengecup pucuk kepala Moza..


''Apa yang ingin kau tanyakan Sayang.??


Moza pun menatap mata Yuan. ''Jika suatu hari para pejabat maupun para mentri, menawarkan anaknya untuk menjadi anak mereka selir di haremmu apakah kau akan menerima mereka.?? Moza masih menatap mata Yuan..


Cup..

__ADS_1


Yuan mengecup singkat bibir Moza..


''Kenapa bertanya seperti itu hemm.?


''Jawab saja pertanyaanku, apa kau akan menerima mereka!! ucap Moza penuh penekanan


''Apa kau mengizinkan mereka mengusik apa yang sudah kau miliki.? tanya Yuan balik..


Moza menggeleng dengan cepat. ''Tentu saja tidak, ini istanaku dan kau adalah milikku. Tidak ada yang boleh memiliki mu selain aku.!! sentak Moza..


Yuan tersenyum. ''Kau sudah tau jawabannya pasti tidak, jika pun mereka menawarkan anaknya Tentu saja aku orang pertama yang akan menolaknya. Kau satu satunya wanita yang aku cintai, mau itu dulu. Sekarang dan masa depan, kau hanya milikku dan aku hanya milikmu.'' tutur Yuan mengecup kening Moza..


Moza tersenyum mendengar perkataan Yuan, yang mana membuat hatinya mengahangat.. Entah mengapa jika berdekatan dengan Yuan hatinya meleleh dan tidak bisa menolak apa yang Yuan lakukan, termasuk wik wik yang menjadi candu untuk Moza yang terus ingin ia lakukan bersama Yuan..


.


.


.


.



.


Hap..


Kaisar Xin turun dari kudanya, ia sangat kagum dengan negri Yin yang begitu luas.. Bagaimana tidak, negri Yin terkenal sangat makmur dan jaya akan sumber daya alam...

__ADS_1


Negri Yin terletak begitu sempurna di tengah pegunungan, dan lautan, banyak kota yang di pimpin oleh pejabat yang jujur sehingga para rakyat begitu makmur..


Kaisar Xin sedikit merasa iri melihat kerajaan lain berjaya, walau kerjaannya sendiri pun tak kalah makmur dan berjaya..


Kaisar Xin masuk kedalam penginapan untuk sekedar beristirahat karna lelah seharian berkuda..


.


.


.


.


Sementara Moza tengah memainkan Guzheng, di temani Yuan yang selalu berada di sisinya.



.


Moza memetik Guzheng begitu lihai dan sangat merdu, semua orang terbawa suasana romantis ketika mendengar alunan musik yang Moza mainkan..


Para dayang begitu terpesona melihat kecantikan Permaisuri nya, yang sedang memainkan musik bak dewi yang turun langsung dari kayangan..


Mereka sangat iri melihat betapa sempurnanya kehidupan seorang permaisuri, mereka selalu berandai andai jika saja posisi permaisuri adalah mereka?! namun itu semua hanya hayalan mereka..


Sedangkan Shuwan dan sang ibu Molian, tengah menyusun rencana agar sang anak bisa tinggal di istana belakang.. Mereka saling melirik dan tersenyum saat rencananya sudah tersusun rapih..


.

__ADS_1


.


...SEE YOU IN THE NEXT CHAPTER ZIYENG LIKE.KOMEN.VOTE JANGAN LUPA YAA...


__ADS_2