
...🐉Happy reading ziyeng 🐉...
.
Moza menatap Alicia yang cantik dengan balutan hanfu berwarna biru cerah. ''Duduklah.'' ucap Moza yang langsung di angguki oleh Alicia.
''Tante, eh permaisuri. saya mohon jangan hukum saya. Karna saya sendiri pun tidak tau mengapa saya berada di kediaman laki-laki itu.'' ucap Alicia menjelaskan.
''Aku tau kau bukan dari dunia ini, Tapi itu tidak penting bagiku sekarang. Yang aku ingin adalah melihat isi di dalam tas mu. Apakah ada makanan dari jaman modern.? tanya Moza antusiasi melihat tas milik Alicia yang penuh namun ia tidak tau isinya apa.
Alicia melihat Moza lalu melihat tas yang ada di pangkuan nya. ''Iniii, bagaimana anda tau bahwa saya membawa makanan di dalam tasku.? Alicia merasa heran.
Moza menghela nafas lalu berbisik sesuatu dan menceritakan bahwa dia juga bukan berasal dari dunia jaman kuno, melainkan dari jaman modern yang mana membuat Alicia melotot tak percaya.
''Benarkah itu.? tanya Alicia seakan tak percaya dengan apa yang dia dengar..
Moza mengangguk, namun matanya lebih fokus ke arah tas yang masih ada di pangkuan Alicia..
''Ja_ jadi aku tidak bisa kembali ke jaman modern.? Alicia begitu shock dan merasakan pusing tiba-tiba..
''Sudahlah, lambat laun kau akan terbiasa hidup di dunia ini. Apa lagi hidup di istana milikku. ''Ucap Moza merebut tas Alicia dengan paksa..
''Apa aku boleh membukanya.? tanya Moza
''Haaaaah bukalah tante, toh tidak ada gunanya menyimpan itu jika aku terjebak di sini.'' tutur Alicia merasakan sedikit kecewa
Moza yang antusiasi membuka dan melotot saat melihat makanan jaman modern berada di depan matanya. Ia melihat berbagai macam cemilan yang sangat aneh aneh dan baru melihatnya..
''Apakah ini enak.?
''Ini..
''Ini..
''Woahhh semua nya pasti enak.''
Moza membuka satu cemilan terbuat dari kentang, ia langsung melotot dan memakan semuanya dengan gembira dan rakus..
Alicia melihat Moza yang begitu semangat membuka ranselnya dan memakan semua cemilan itu hanya pasrah dan terserah saja..
.
__ADS_1
.
Sedangkan disisi lain Han Yi sedang berkeliling di belakang istana, selama perjalanan Han Yi selalu tebar pesona bahkan dia tidak sungkan untuk mencolek dagu para pelayan atau dayang yang tidak sengaja berpapasan dengannya..
''Hallo cantik.
''Hallo manis.
''Sungguh ciptaan tuhan yang sempurna.''
Clik.
Mata pangeran Han Yi berkedip sesekali, yang mana membuat para gadis berteriak histeris..
Namun Han Yi tidak menyadari jika sedari tadi, aksinya itu telah di lihat oleh sepasang mata yang menatapnya dengan malas. Sungguh dia sangat jengah melihat kelakukan Pangeran Han Yi yang caper alias cari perhatian dan tebar pesona seperti itu..
''Putri, apakah Putri akan menikah dengan pangeran itu.? tanya sang dayang.
Xian Su diam tanpa kata, lalu menghela nafas dengan kasar.
''Ayo kita pergi dari sini.'' Xian Su berdiri dan melangkah pergi dari kolam ikan..
Namun tidak di sangka, jika mereka berpapasan dan berhenti melangkah, Putri Xian Su memutar matanya malas dan tidak ingin bertatap muka dengan Pangeran pertama yang terkenal pecicilan..
''Selamat siang calon istriku.'' Sapa Pangeran Han Yi dengan senyuman manis, dan berharap jika calon istrinya terpesona akan ketampanannya. Namun Han Yi salah besar jika mengira Xian Su akan jatuh hati padanya, terbukti Xian Su tidak tertarik dengan sapaan yang ramah..
Xian Su membungkuk. ''Salam pangeran.'' jawab Xian Su lalu melangkah pergi dan tidak menghiraukan calon suaminya itu. Namun Xian Su berhenti melangkah ketika Han Yi bersuara..
''An'er, apa kau punya waktu untuk berjalan-jalan dengan pangeran ini.?
Xian Su menghela nafas lalu berbalik dan mengangguk. ''Tuntu saja Pangeran.'' Jawab Xian Su walau hatinya enggan, namun dia bisa apa..
Sepasang calon pengantin pun berjalan besamaan, menuju tempat yang Han Yi katakan. Mereka mengobrol dan bercerita satu sama lain, walau sebenarnya Han Yi yang kebanyakan bicara..
.
...........
Malam hari.#
.
__ADS_1
Han Mo yang masih penasaran dengan Alicia, ia pun berganti hanfu dan memakai cadar lalu keluar dari kediaman nya dan akan mencari tahu sendiri dari mana asal usulnya Alicia..
Han Mo pun melesat seperti bayangan menuju kamar Alicia..
Thak..
Han Mo duduk di atap dan melihat kanan kiri, memeriksa apakah aman atau tidak..
KRAAK__
Pintu terbuka dengan perlahan bersamaan Han Mo masuk kedalam dan menutup pintu dengan hati hati..
Han Mo melihat kanan kiri dan melihat tempat tidur yang sudah di tutupi kelambu. Han Mo membuka kelambu itu secara perlahan dan melihat Alicia yang tidurnya sangat bar-bar dan berantakkan..
Han Mo berdiri di depan Alicia dan berjongkok, Ia menatap lekat wajah cantik Alicia yang sedang mengingau sesekali tertawa membuat Han Mo heran..
''Abaaaanggg, godain kucing kitaaa dong heheh.. khoooooookk.'' Alicia mendengkur keras..
Entah mengapa, Han Mo ingin sekali mengusap pipi Alicia. Namun sebelum tangan nya menyentuh, tiba-tiba Alicia berbalik dan memeluk paha Han Mo dengan erat dan menggesek-gesekan buah semangka miliknya yang hanya seukuran lemon..
Han Mo membeku dan terkejut dengan apa yang barusan terjadi. Dia melihat Alicia dan mencoba melepaskan tangan yang ada di padanya. .
Namun tanpa di duga Alicia malah memegang burung seiprit milik Han Mo..
"What the f*** apa yang sedang dia lakukan. Oh ini tidak bisa di biarkan." gumam Han Mo dalam hati..
Han Mo secara perlahan melepasakan tangan Alicia, namun karna Alicia tak bisa diam sehingga membuat Pangeran Han Mo terjatuh tepat di kedua belahan semangka yang menghempit wajahnya. Membuat wajah Han Mo bertemu merah dan malu-malu marmut, eh salah malu-malu kucing..
Tak menyerah sampai di situ, Pangeran Han Mo bangkit dan melepasakn pelukan Alicia walau agak sedikit susah namun akhirnya bisa juga..
Pangeran Han Mo pun melangkah pergi dari kamar milik Alicia dan langsung melesat seperti bayangan menuju kamarnya..
.
.
.
...***Maaf ziyeng baru uppp...
...Jangan lupa Like Like Like LIKE.KOMEN.VOTE ...
__ADS_1
...❤❤❤...
...Jangan bosan menunggu boncap nya yaaa***.....