
Hari ini pengumuman lomba mewarnai yang sempat diikuti Varrel. Seluruh keluarga besar Alka hadir kecuali Sudiro untuk menyaksikan Varrel menerima penghargaan. Karena panitia mengabarkan jika putra pertamanya Rani merupakan salah satu pemenang lomba.
Rani duduk bersebelahan dengan diapit kedua anaknya yaitu Raline dan Varrel.
Dan akhirnya panitia mengumumkan pemenang lomba juara pertama jatuh kepada Varrel. Sontak seluruh keluarga bertepuk tangan begitu bahagia.
Varrel berjalan menaiki panggung, ia memegang piala dan sebuah amplop berisi uang tunai. Bocah laki-laki itu tersenyum senang.
Rani juga ikut turut senang karena selama ia berpisah dengan Alka, ia baru menyempatkan waktunya untuk menemani buah hatinya.
Padahal ketika mereka masih bersama, Rani sangat begitu cuek sehingga Alka yang mengambil alih mengurus anak-anaknya.
Kesalahan besar darinya yaitu tak pernah memahami ketulusan hati seorang pria yang begitu mencintai dan menyayanginya.
Ada 3 pria yang begitu mencintainya namun ia sia-siakan.
Alka, mantan suaminya yang begitu sabar dan sangat pengertian walaupun pria itu tak bisa memberikan apa yang diinginkannya namun sangat setia.
Andri, cinta pertamanya sebelum menikah dengan Alka ia berusaha memberikan apa yang diinginkan dirinya meskipun pernah mengkhianati pernikahan tapi Andri tetap kembali dan berusaha menjadi suami yang baik. Namun, karena tergoda dengan kemewahan yang diberikan pria lain. Rani goyah dan membelokkan hatinya.
Dion, pria yang diam-diam mencintainya sejak dahulu sebelum Rani menikah. Ia tetap sabar menunggu hingga wanita itu menjanda untuk kedua kalinya. Dion akhirnya mengungkapkan perasaannya selama ini namun Rani menolaknya karena hanya menganggap pria itu sebagai kakaknya. Kecewa, tentunya apalagi bertahun-tahun memendam perasaan. Dion memilih pindah ke pulau lain agar ia bisa melupakan wanita yang ia sukai dan menerima dijodohkan orang tuanya.
__ADS_1
"Bu, ayo kita foto!" ajak Varrel ketika bocah itu turun dari panggung.
"Iya, Nak." Rani tersenyum menghampiri putranya.
Rani berfoto bersama ketiga buah hatinya dan mengambil alih menjadi fotografer adalah Shila.
Selesai berfoto mereka melanjutkan makan siang bersama di sebuah restoran yang ada di Mall tersebut.
"Apa benar kamu akan pindah ke Kalimantan?" tanya Alka pada mantan istrinya.
"Dari mana Mas Alka tahu?"
"Dari Papa Andi, kemarin ia datang berkunjung ke rumah."
"Dia kebetulan lewat dan tidak berlama-lama," jelas Alka.
"Oh."
"Ibu kenapa pindah ke sana?" tanya Varrel.
"Karena ada tugas dari kantor, Nak."
__ADS_1
"Apa Ibu akan kembali lagi ke sini?" tanya Varrel.
"Ya, Ibu akan mengunjungi kalian. Tapi, tidak setiap bulan. Jika ada libur panjang dari kantor, Ibu akan datang ke sini," jawab Rani.
"Ibu, aku akan merindukanmu!" Varrel memeluk tubuh wanita yang melahirkannya.
Orang-orang yang berada di meja yang sama ibu dan anak itu, terdiam menyaksikan pemandangan mengharukan.
Mata Rani berkaca-kaca, ia mengecup kepala putranya.
Raline turut memeluk Rani, "Aku juga akan merindukanmu, Bu!"
Rani tersenyum tipis ia lalu mengecup pipi putrinya. "Jadi kakak yang baik untuk kedua adikmu, ya!"
"Iya, Bu."
"Kamu juga, Varrel. Jadi kakak yang baik untuk adik-adikmu. Sayangi Mama Shireen seperti kamu menyayangi Ibu. Maaf jika selama ini Ibu belum bisa menjadi Ibu yang baik untuk kalian!" Rani tersenyum dibalik rasa sedihnya.
"Iya, Bu. Aku janji!"
Rani kembali tersenyum.
__ADS_1
Sementara itu, Shila, Lilis dan Shireen berusaha menyeka air matanya yang hampir jatuh.