
Kedua orang itu saling pandang dan sangat kesal menatap Risma, "Saat itu kami merasakan jika milikmu itu masih suci. Kan katanya kamu masih perawan Risma! Gimana sih?" sungut gas Bumi dan diangguki oleh Andi.
"Hahahahaha.." Risma tertawa terbahak mendengar ucapan kedua lelaki itu.
Arta mengernyitkan dahinya melihat risma tertawa seperti itu.Begitu pun dengan Dilla dan Yanti. Kedua orang itu mengerjab melihat risma yang masih saja terus tertawa.
"Hahaha.. Yakin, itu aku?? Hah? Hahahaha..."
Gas bumi dan Andi saling pandang. Keduanya mengangguk. "Yakinlah! Kalau nggak yakin untuk apa kami kesini ingin menemui mu dan juga ingin mengambil yang menjadi hak kami!" ketusnya semakin kesal saat melihat Risma tertawa.
Risma mengatupkan bibirnya saat mendengar ucapan kedua lelaki itu. Ia menatap tajam dan begitu menghunus kepada kedua lelaki itu.
Wajah Risma menjadi serius seketika dengan tatapannya seakan ingin menguliti kedua lelaki itu. Kedua lelaki itu menatap lekat pada Risma.
Arta geram melihat itu. Ia sengaja berdehem untuk mengalihkan perhatian kedua lelaki sialan itu.
Tetap saja keduanya tidak peduli. Bagi mereka Risma objek yang sangat menyenangkan untuk mereka lihat saat ini.
"Kalian beneran yakin, itu aku?" tanya Risma sekali lagi
Dan diangguki keduanya.
__ADS_1
"Baik, jika memang itu aku. Coba kalian berdua pikirkan ini. Bagaimana bisa seorang wanita yang sudah digauli oleh orang lain itu masih suci saat ia digauli oleh pemuda lain?"
Deg!
Keduanya mematung menatap Risma.
"Apa bisa seorang wanita yang sudah tidak suci saat bergaul dengan pria lain ia tetap suci?? Sementara tubuhnya itu sudah tidak suci. Dengan kata lain sudah tidak perawan. Lah kalian berdua. kalian merasa jika itu saya dan pada saat itu saya masih perawan untuk kalian berdua?"
Keduanya mengangguk lagi.
"Ini aneh menurut saya! Gimana ceritanya saya bisa perawan dua kali sedang perawan saya cuma satu kali. Dan itu pun suami saya yang merenggutnya. Sedang kalian?" Risma menatap keduanya yang kini lagi dan lagi tertegun mendengar ucapan Risma.
Bisa, tetapi ia harus melakukan operasi kecil dulu. Dan itu pun butuh waktu yang tidak sedikit untuk penyembuhan terhadap selaput dara itu.
Lah ini?
Bagaimana ceritanya Risma bisa perawan dua kali, bukan! Bukan dua kali. Tapi tiga kali dalam waktu satu malam. Kan aneh jadinya?
Kedua orang itu berpikir dengan tatapan masih tertuju pada Risma.
"Bagaimana? Aneh tidak? Menurut saya ini beneran aneh! Saya tidak mungkin perawan tiga kali dalam waktu satu malam! Bagaimana ceritanya coba? Iya kan Bang?" tanya Risma pada Arta yang diangguki oleh nya.
__ADS_1
"Benar itu! Sudah saya katakan berulang kali. Bahwa janin itu milik saya! Saya bapak nya!" ketus Arta tetapi tegas sekali.
Ia menekan pada keduanya bahwa janin yang ada di perut Risma itu memanglah anaknya. Walau sebenarnya iya.
Tetapi bagi kedua lelaki yang kini salah paham itu?
"Nggak! Kami nggak percaya! Anak itu tetap anak kami berdua! Dan kami akan mengambilnya saat ia lahir! Kami tidak peduli malam itu Risma gadis ataupun tidak! Yang kami mau, janin yang ada di perut Risma itu milik kami! Titik!" tegas gas bumi yang membuat Arta dan Risma mendengus kesal karena keras kepala keduanya.
"Nggak! Saya nggak setuju! Kalian tidak berhak terhadap anak itu! Itu darah daging saya! Enak saja kalian mengakuinya!"
"Kami tidak peduli! Pokoknya anak yang ada di rahim Risma merupakan anak kami. Kami tidak peduli dengan ucapan Anda dokter Artafaris!!" serunya dengan suara menggelegar di ruangan itu yang membuat Arta naik pitam.
"Kau-,"
"Diaaaaammm!!!!" pekik Risma sekuat tenaga kepada kedua orang itu yang saat ini berdebat dihadapannya karena ingin memiliki darah dagingnya bersama Arta.
"DENGAR KALIAN! SAYA RISMA, TIDAK AKAN PERNAH MEMBERIKAN ANAK SAYA INI KEPADA KALIAN BERDUA! KALIAN INGIN BAWA KASUS INI KE JALUR HUKUM UNTUK MENGHUKUM PENIPU ITU? SILAHKAN! TETAPI TIDAK DENGAN MENGAMBIL ANAK SAYA! BERANI KALIAN MENGAMBILNYA.." Risma menatap nyalang pada kedua orang itu yang kini terkejut melihat sikap garang Risma.
"BERANI KALIAN MENGUSIK DAN MENGAMBIL APA YANG MENJADI MILIK SAYA.. MAKA BURUNG KALIAN ITU AKAN LEPAS DARI SANGKARNYA! DAN SAYA SENDIRI YANG AKAN MELEPASKANNYA!"
DDdduuuaaaarr!!!
__ADS_1