ROMANSA Sang PLAYBOY

ROMANSA Sang PLAYBOY
R#Pakaian Dalam


__ADS_3

" Ya kuliah.. Gue rencana mau kuliah lagi.. Lanjut S3.."


" Ngapain sih Put.. Kalo udah nikah mending kamu diem aja di rumah ngurus suami sama anak.."Elang seperti tidak senang dengan keputusan yang di ambil Putri.


" Hmm.. Gue di rumah terus Lo bebas wara-wiri nyari cewek lain gitu maksudnya.."


"Idih.. Ko sewot sih.." Elang mencubit pipi Putri pelan.


" Apaan sihh.. Gue serius Lang.."


" Gue juga serius.. Kata siapa Lo ngambil keputusan gak seizin gue.."


" Kenapa harus minta izin dulu.. Biasanya juga gak.."


Elang tak tahan dengan watak keras kepala Putri, ia menghentikan mobilnya di bahu jalan.


" Inget ya Put.. Lo itu calon istri gue dan gue berhak ngatur Lo.. Walopun Lo gak suka.." Tatapan Elang sangat menakutkan seperti ingin menerkam.


"Gue kan cuma kuliah hari jumat sama sabtu doang Lang.."


" Pokonya gak ya gak.. Denger gak sih.." Elang tetap pada keputusannya.


" Gue gak bisa lagi berdebat dengan Elang saat ini.. Dia bukan lawan debat gue.. Biarin gue yang ngalah.."


" Iya deh.. Gue nurutin Lo.. Tapi kalo boleh tau napa larang gue kuliah lagi?."


"Akhir pekan waktu Lo buat gue.. Nanti kalo Lo kuliah kapan Lo ada waktu buat gue.."


Putri terkekeh mendengar penuturan Elang yang terkesan belibet.


" Iya .. Iya udah..."


*****


" Put.. "Elang memeluk Putri dari arah belakang.. Mencium tengkuknya dengan penuh perasaan.. Putri yang tengah membuatkan kopi hitam untuk Elang berbalik seketika.


"Lo sexy kalo pake kaya ginian."Elang memuji Putri yang mengenakan mini dress tanpa leher berwarna merah menyala.. Membuat gairah Elang bangkit lagi. Kaki jenjang Putri menambah kesan sexy tubuhnya..


" Lagi yuk..."Rengek Elang menciumi wajah Putri bertubi-tubi.


"Nanti kan lagi bikinin kopi dulu.. Airnya belum mateng.."


" Udah itu ntar aja.. Lo tau kan gue hyper.."


Mendengar Elang mengucapkan kata hyper membuat dada Putri bergejolak.. Bagaimana tidak Elang terkenal dengan beberapa teman wanitanya. Dia tidak akan bisa hidup tanpa seorang wanita di sisinya.


Elang yang menangkap wajah Putri yang seketika terdiam.

__ADS_1


"Kenapa?." Elang mengangkat dagu Putri.


"Gue gak mau Lo lakuin hal gitu lagi ke cewek lain.."


" Maksud Lo ML sama cewek laen gitu?."


Putri mengangguk..


" Hahahaha.. Ya gak lah Put.. Kan sekarang gue milik Lo. Tenang aja.. Gue cuma laki normal yang butuh pelampiasan adek gue ini aja.." Elang melirik ke arah bawah celananya..


"Dasar.."Putri mengibaskan tangannya perlahan ke celana Elang.


"Ih.. Sakit tau.."


Beberapa menit kemudian..


"Terus Put.. Bentar lagi.. Aahh...." Elang terkulai lemas di atas tubuh Putri yang bersamaan dengan erangan Putri yang sama-sama melepaskan kenikmatan tiada tara itu.


Putri mengambil handuk dan bergegas mandi, membersihkan semua sisa-sisa kenikmatan yang dilakukannya dengan Elang.


" Put.. Cepet dong.." Elang yang sudah selesai mandi dan bersiap-siap untuk pergi itu menyuruh Putri mempercepat kegiatannya di kamar mandi.


Putri keluar dari kamar mandi yang hanya memakai handuk putih menutupi tubuhnya.


Elang kembali menghujani Putri dengan ciuman bertubi-tubi di bibirnya.


" Iya iya.. Siapa suruh cuma pake handukan doang.. Bikin adek gue bangun lagi Lo mah.."


" Siapa suruh dikamar.. Tungguin di luar gih.."


" Udah ah.. Cepetan pake baju!!."


" Emang Kita mau kemana?."Putri melihat Elang yang sudah terlihat rapi mengenakan kaos putih polos dengan kemeja luaran dan juga celana jeans terlihat santai.


"Kita jalan-jalan .."


Pusat perbelanjaan..


" Maksudnya kita nge mall gitu?."


"Hmm.."Elang menunjukan ekspresi bahagianya siang itu.. Bergandengan tangan ketika menyusuri pertokoan yang berjejer di dalam Mall.


" Lo tau gak Put.. Ini kali pertama bagi gue jalan sama cewek seperti ini.."


Putri menengok ke arah Elang yang berada di sebelahnya seolah tak percaya..


"Beneran.." Elang menegaskan tatapan Putri padanya.

__ADS_1


" Lo tau kan kalo gue kencan sama cewe itu dimana.. Bukan di tempat rame. Hotel ato apartemen palingan gitu. Makanya gue pengen coba rasanya kaya pasangan normal lain.. Seru juga ya.."


Tanpa di sangka seorang Elang memimpikan hal sederhana yang sering dilakukan oleh semua orang hanya berjalan-jalan dengan pasangannya di tempat umum..


Dan tempat pertama yang mereka berdua kunjungi adalah toko pakaian dalam khusus wanita.


"Loh.. Ngapain??." Bisik Putri seolah tak percaya Elang mengajaknya memilih-milih pakaian dalam. Dengan terpaksa Putri menuruti keinginan Elang karena merasa tidak enak dengan senyuman manis para penjaga counter pakaian dalam wanita itu.


Elang tak sedikitpun malu tak kala ia memilihkan beberapa model celana dalam yang terbilang sexy untuk Putri.. Lingerie-lingerie sexy dan juga beberapa pakaian dalam transparan lainnya.


"Lo gak malu milihin kaya ginian?."


"Kenapa mesti malu.. Gue kan disini beli." Jawab Elang cuek.


dua diantara penjaga counter pakaian dalam itu malah ada yang berbisik-bisik sambil sesekali tersenyum.. Mungkin baru pertama kali ada seorang lelaki tampan yang tanpa urat malu memilihkan beberapa pakaian dalam untuk wanitanya.


" Nih.. Gue udah pilihin.. Semuanya cocok buat Lo.." Elang menyerahkan segunduk pakaian dalam yang akan dibelinya.


" Ini banyak amat Lang.. Pakaian dalem gue juga masih pada bagus.."


" Iya bagus.. Tapi kurang sexy tau.. Lo mau ambil ini terus beli ato gak gue kayaknya bakalan cari cewek laen deh soalnya cewek gue gak mau nurut." Elang mencoba mengancam Putri.


"Lo ngancem gue.." Putri melotot.


" Udah.. Jangan berantem di sini.. malu mereka liatin cepet bayar... !!."


Putri mendengus kesal dan membawa barang yang akan dibelinya ke kasir.


Selesai dari toko pakaian dalam Elang membawa Putri ke sebuah toko perhiasan.. Membeli beberapa pasang perhiasan yang terlihat mewah.


" Lang.. "


" Apa lagi Put.. Mau protes karena beliin Lo perhiasan?."


" Iya.. Lo boros tau.."


"Gue kan boros juga buat Lo.. Harusnya Lo seneng kalo cewek laen bakalan kegirangan dibeliin barang-barang kaya ginian. Put.. Gue punya cara sendiri buat nyenengin pasangan gue.. Mumpung gue bisa beli dan mampu Lo jangan banyak protes.. "


Jawaban telak yang meluncur dari mulut Elang tak mampu membuat Putri berkata-kata lagi, selain menuruti semua keinginan Elang saat itu.


" Kita kemana lagi?." Tanya Putri selesai dari toko perhiasan.


" Ke supermarketnya.. Beli bahan-bahan masakan.. "


Seperti kerbau di cocok hidungnya, Putri menuruti langkah Elang.


Memilih-milih beberapa sayuran hijau segar, buah-buahan, bumbu dapur dan beberapa makanan olahan daging. Tak lupa memilih beberapa camilan sehat untuk persediaannya di apartemen. Elang memang terkenal dengan gaya hidup sehatnya, makanan sehat dan juga berolahraga dengan rutin setiap minggunya.

__ADS_1


__ADS_2