ROMANSA Sang PLAYBOY

ROMANSA Sang PLAYBOY
Bertemu Lagi


__ADS_3

Tiga hari setelah kepulangan bulan madu dari Bali mereka kembali disibukan dengan urusan pekerjaan di kantor. Urusan pekerjaan yang sempat ditunda beberapa hari, urusan dengan klien, peninjauan pabrik tidak semua bisa di handle Bima sendirian, dikarenakan ada beberapa pihak ingin Elang sebagai pimpinan perusahaan menghandle secara langsung. Awalnya Elang ingin libur sehari lagi tapi karena Bima mengganggu dengan menghubunginya terus menerus akhirnya Elang dan Putri memutuskan kembali bekerja.


" Sorry.. bukan gue ganggu libur lo tapi ada pihak tender yang tidak bisa ditunda lagi butuh penanganan lo Lang.."


" Gak masalah.. Tapi minggu depan gue minta libur lagi ya Bim.." Canda Elang sampai membuat Bima mendelik. Kerjaan kantor lagi banyak-banyaknya Elang malah minta nambah jatah libur.


" Lo juga harus cepet ganti sekretaris Lang.."


" Emang Mona kenapa?." Masih dengan mapnya tanpa menoleh sedikitpun pada Bima yang sedang berdiri di depannya.


" Mona rencananya mau resign, katanya dia bentar lagi mau nikah dan tidak berencana bekerja lagi." Jelas Bima sedikit senang karena sebenarnya performa Mona semenjak Elang menikah sedikit banyak telah menurun, efek sakit hati ditinggal Elang nikah.


" Lo tinggal cari yang masih muda dan cekatan." Usulan Elang disambut acungan jempol dari Bima.


Hari ini pekerjaan Elang cukup banyak, setelah makan siang ia ada pertemuan dengan koleganya dan setelah itu harus meninjau pekerjaan di lapangan sampai waktunya dengan Putri hampir tidak ada.


Ponsel Putri berdering, Elang menyuruhnya untuk naik ke ruangannya.


" Bim.. " Sapa Putri disertai anggukan pertanda akan masuk ke ruangan CEO.


" Masuk aja.. Gak ada siapa-siapa ko."


" Loh.. Sekretarisnya gak masuk?."


" Lagi cuti dan kemungkinan mau resign.."

__ADS_1


" Mona mau resign? Kenapa?."


" Katanya mau nikah.." Timpal Bima. Putri segera masuk ke dalam ruangan suaminya karena sedari tadi Elang sudah tidak sabaran meminta untuk menemuinya segera.


" Ada apa?." Tanya Putri heran melihat suaminya sedang tersenyum manis menyambut kedatangannya.


" Emang ada alasan buat ketemu kamu?." Elang bermanja- manja pada wanita yang baru dinikahinya itu.


" Kirain ada yang penting pak CEO ku.." Putri menyebikkan bibirnya.


" Malam ini aku pulang telat mau ninjau pabrik sama Bima. Kamu pulang dianter sopir kantor ya.." Elang melingkarkan pelukannya dipinggang langsing Putri.


" Iya.. gak papa, kalo gitu kita makan siang bareng ya.. " Pinta Putri segera diiyakan suaminya.


Mereka berpisah saat Elang mengantarkan Putri kembali ke kantor terlebih dahulu setelah makan siang bertiga dengan Bima.


" Loh.. Ko bisa sih?." Tanya Elang terheran-heran.


" Tadinya kakaku Lang yang harusnya bertemu di sini tapi karena lagi sakit jadi aku yang gantiin. Maklum perusahaan keluarga." Imbuh Agnes masih dengan tatapan Elang yang tak percaya bisa kembali dengannya di Jakarta.


" Oke tidak masalah karena dengan kamu jadi tidak terlalu sungkan." Tak terasa biasanya pertemuan dengan klien pemenang tender ataupun kolega hanya berlangsung paling lama dua jam tapi kali ini berlangsung sampai jam 4 sore, sampai harus kembali diingatkan Bima karena harus mengecek pabrik.


" Kalo gitu, kita ketemu lagi nanti ya.. Dan kalo ada apa-apa kamu bisa hubungi aku langsung atau Bima assistenku.."


" Oke Lang.. Makasih ya. Aku harap kerjasama kita kali ini bisa berlanjut untuk kedepannya."

__ADS_1


*****


Badan Elang terasa pegal karena setengah hari ini harus pergi ke lapangan mengecek pabrik. Ada beberapa kendala yang harus diselesaikan sampai Elang dan Bima baru kembali sekitar jam 10 malam.


Mereka masih berada di rumah orang tuanya Putri dan rencanannya akhir minggu ini baru akan pindah ke apartemen mewah milik Elang, tempat yang sama saat mereka belum menikah.


Papa mama Putri sudah tidur dan rumah tampak sepi, begitupun Putri. Tapi karena suara decitan pintu kamar terbuka membuat Putri menggeliat bangun.


Dilihatnya wajah lelah suaminya sedang duduk di sofa kamar sembari menyenderkan badannya. Putri bangun mengucek matanya dan menghampiri suaminya.


" Malem banget datengnya?."


" Iya.. Ada masalah sedikit jadi diselesein dulu." Jawab Elang.


" Udah makan?."


" Udah tadi pas jalan pulang.."


" Ya udah aku siapin air hangat buat kamu mandi ya.. Biar tidurnya enakan." Saat akan beranjak Elang menarik tangan istrinya dan menahannya sesaat.


" Mandiin.. " Ucapnya manja.


" Manja banget sih.. Mandi doang tapi!."


" Iyah.. Mandi doang!." Sahutnya dengan senyum licik.

__ADS_1


*****


Haii guys berikan cinta kalian dengan memberikan dukungannya dengan cara menambahkan komen, like dan votenya.. Makasih😍


__ADS_2