
Semakin hari seiring berjalannya waktu perasaan Putri sedikit demi sedikit sudah mulai membaik pasca kepergian papanya. Genap 6 bulan kini Putri sudah memimpin perusahaan meneruskan kepemimpinan papanya dan mengharuskannya mundur dari jabatan wakil manager di perusahaan Elang. Dengan bantuan Elang dan juga orang-orang kepercayaan papanya dulu, Putri tampak percaya diri bahwa apa yang ada dipikiranya dulu ditepisnya perlahan. Tidak ada yang tidak mungkin dan tidak ada pelajaran instan bila kita mau berusaha dan mencoba, akhirnya perusahaan yang sedikit goyah sejak papanya meninggal kini mulai naik kembali.
Tidak ada kehidupan yang berjalan selalu mulus seperti halnya pantat bayi, tapi kita justru bisa belajar dari setiap peristiwa yang kita alami.
Permasalahan mulai berdatangan sedikit demi sedikit menerpa kehidupan rumah tangga Elang dan Putri, berawal dari kesalahpahaman dan juga pemanfaatan.
Malam ini Elang beserta kawan-kawan lamanya selepas pulang kantor pergi ke sebuah club langganan mereka. Berniat hanya sedikit minum saja karena Putri sudah mewanti-wanti untuk tidak terlalu banyak minum alkohol.
__ADS_1
Karena paksaan kawan-kawannya Elang tidak bisa menolak sebagai tanda penyambutan atas kedatangan salah satu temannya dari luar negeri. Elang mabuk parah dan tidak sadarkan diri. Dan ketika ia bangun sudah berada di sebuah kamar hotel mewah tanpa mengenakan sehelai kainpun dan yang lebih anehnya disampingnya ada seorang wanita cantik berambut coklat yang juga sama tidak mengenakan pakaian. Tubuh mereka berdua tertutupi oleh satu selimut yang sama.
Elang merasakan kepalanya sangat pusing efek alkohol yang semalam ia minum, kepalanya serasa berdenyut sakit.
" Siapa kamu? Dan kenapa aku ada di sini?." Tanya Elang mengerutkan keningnya dan menunjukan wajah ketidaksukaannya.
Elang tidak bisa berkata apa-apa selain nyeri yang ia rasakan. Tak lama pintu kamar hotel ada yang mengetuk, seperti telah dipersiapkan wanita berambut coklat itu menyuruh orang yang mengetuk pintu dari luar untuk masuk sendiri. Wanita berambut coklat segera menempelkan kepalanya di pundak Elang yang tengah berbaring sambil memijit pelipisnya. Elang sangat tidak nyaman dan menepisnya tapi wanita berambut coklat itu menahannya agar Elang diam saja dan menurut.
__ADS_1
Seseorang yang mengetuk pintu dari luar awalnya ragu untuk masuk ke dalam kamar hotel yang sebenarnya ia juga ragu karena tidak mengenalnya jika bukan karena terpaksa. Perlahan membuka handle pintu dan masuk seraya meminta izin untuk masuk pada orang yang ada di dalam kamar.
Tapi ternyata wanita berambut coklat itu juga merasa aneh kenapa suara yang ia persilahkan masuk bukan suara laki-laki melainkan suara wanita. Elang berpikir kalau yang dipersilahkan masuk adalah seorang housekeeping.
" Maaf ya apa anda suruhan pak Mike? Maaf saya pusing banget jadi menyuruh anda untuk masuk sendiri dan mengambil berkas itu di atas meja cermin." Ucap wanita berambut coklat itu. Sebenarnya wanita yang masuk itu sangat malu melihat ke arah pasangan yang tengah berbaring di atas tempat tidur, tapi pikirnya masa ia tidak melihat sama sekali saat selesai mengambil berkas dan pamit keluar.
Dan bagaikan petir di siang bolong tak kala yang masuk ke kamar itu adalah Putri, dan ia memergoki suaminya sedang berduaan di ranjang dengan seorang wanita lain. Hidupnya hancur seketika ia merasa tubuhnya akan roboh di sana. Elang tidak menyadari karena ia sedang memejamkan matanya tapi ketika namanya di sebut diantara tangisnya wanita itu, ia terkejut kepalang ajar mengetahui bahwa istrinyalah yang masuk ke dalam kamar.
__ADS_1