ROMANSA Sang PLAYBOY

ROMANSA Sang PLAYBOY
Mari Berpisah


__ADS_3

Putri tertunduk lesu dan menangis meratapi nasib rumah tangganya yang entah akan seperti apa jadinya.


" Mari kita berpisah." Kata-kata itu meluncur begitu saja dari bibir mungil Putri sehingga membuat mama Rita dan Elang terperanjat mendengarnya.


" Putri, kamu jangan gegabah nak. Segala sesuatu harus dipikirkan terlebih dahulu." Mama Rita mulai panik.


" Iya sayang, kamu jangan termakan pengaruh wanita itu. Aku akan membuktikan padamu secepatnya. Aku mohon!." Suaminya bersimpuh dengan memeluk kaki Putri menyesali semua yang telah terjadi menimpa rumah tangganya.


" Maaf.. Aku tidak bisa!." Putri mengempaskan kakinya agar terlepas dari cengkaraman Elang dan segera pergi meninggalkan mereka berdua.


Kini giliran mama Rita yang terpukul hebat, memikirkan nasib rumah tangga putranya kelak.


Tidak habis pikir kenapa di dunia ini ada wanita licik seperti itu, apa yang sudah Elang lakukan hingga membuat wanita hina itu tega memfitnahnya.


***


Mike mencari-cari keberadaan Putri di kamar hotelnya dan staffnya bilang kalau Putri sedang keluar sekitar dua jam yang lalu..


" Aneh.. Dia kemana? kenapa ponselnya tidak dapat dihubungi."


Hanya beberapa detik setelah Mike mencoba menghubunginya kini giliran Putri menghubungi ponsel Mike.


" Kamu dimana?." Mike langsung menanyakan keberadaan Putri setengah khawatir.


" Aku di jalan kak, mungkin baru malam akan pulang ke hotel."

__ADS_1


" Mau kemana dulu?."


" Aku ada urusan kak.. Jangan khawatirkan aku!." Ucapnya sambil menutup percakapan telepon.


Mike terdiam sejenak, ia berjanji akan membantu menyelesaikan masalahnya dengan Sonya. Karena ia merasa ada yang janggal saat Sonya memintanya datang ke kamar hotel.


Mike pun lalu pergi saat itu juga tidak ingin menunggu lagi untuk mendatangi rumah Sonya.


Sonya tidak menyangka Mike akan menemuinya. Padahal sejak rencananya menjebak Mike gagal, ia sendiri sudah tidak mengharap lebih lagi pada laki-laki tambatan hatinya itu.


Sonya menyambut kedatangan Mike dengan senang hati, menggandeng tangan Mike dan menyuruhnya masuk ke dalam rumah. Tapi seketika Mike mengempaskan tangan Sonya dari dirinya. Mike tidak mau Sonya berharap lebih lagi dengan semua kebaikan yang ia berikan padanya.


" Sayang, aku tau kamu akan datang." Sonya menggelayut manja di dada bidang Mike seolah tidak peduli dengan sikap dingin yang ditampakan laki-laki itu padanya.


" Katakan apa maumu?." Ucap Mike langsung pada intinya.


" Kamu pura-pura lupa apa pura-pura bodoh?." Tatap Mike dengan sorot mata yang tajam.


Sonya tersenyum sarkas.


" Kamu mengusik rumah tangga orang lain apa kamu sadar itu?."


" Aku tidak mengusik rumah tangga orang lain, kita saling suka apa itu salah?."


" Saling suka tapi tidak kenal? Apakah terdengar cukup lucu!." Ejek Mike. Sonya mendengus kesal, ternyata Mike sudah tahu yang sebenarnya.

__ADS_1


" Rupanya wanita yang masuk ke kamarku itu cukup dekat denganmu ya, bukannya lelaki yang bersamaku adalah suaminya tapi kenapa kamu sangat perhatian sekali padanya? Atau jangan-jangan-."


" Cukup!!." Mike menyela tidak ingin Sonya melanjutkan kata-katanya.


" Waah.. Hebat ternyata benar kamu menyukainya. Jadi wanita yang selama ini yang sering membuatmu rindu pulang adalah wanita itu? Yang selalu ada dihatimu sedari dulu adalah wanita itu. Aku tidak terkejut!." Teriak Sonya semakin keras.


" Aku datang kemari untuk memperingatkanmu agar menjauh dari kehidupan mereka karena masalahmu adalah denganku." Ancam Mike.


" Oh.. Aku takut hahaha." Ejek Sonya hingga membuat Mike jengkel lantas mengenggam pergelangan tangan Sonya sampai terlihat memerah.


" Aku tidak main-main Sonya! Aku tidak segan menghancurkan hidupmu jika kamu tidak mendengar perkataanku!." Sonya mengerang merasakan sakit pada pergelangan tangannya, meminta Mike untuk melepaskannya saat ini juga.


Secara kasar Mike melepaskan tangannya dari pergelangan tangan Sonya, sampai wanita itu terdorong sedikit dari tempatnya. Sonya meringis, Mike memamg selalu serius dan tidak suka becanda disaat-saat serius seperti ini.


" Oke, aku tidak akan mengusik kehidupan mereka tapi dengan satu syarat."


" Kamu sedang bernegosiasi denganku?."


" Ya.. Aku tidak ingin rugi. Kamu juga tidak ingin rugi kan?."


" Katakan apa maumu?." Ujar Mike sinis.


" Kembalilah padaku."


Jangan mimpi!." Tolak Mike membalikan badannya kemudian pergi dari rumah Sonya dengan penuh emosi di dadanya.

__ADS_1


*****


Hallo readers.. Masih pada setia kan? Ayo dong bantu author ya kasih komen dan likenya.. 🙏


__ADS_2