
" Jangan harap kamu bisa mendapatkanku kembali dengan memanfaatkan ibuku!." Bunyi pesan teks Mike yang dikirimkan pada Sonya seusai wanita itu pergi dari hadapannya.
Mike tidak habis pikir apa yang diharapkan Sonya dari memecah belah hubungan Putri dan suaminya, bukankah yang diinginkan dirinya adalah Mike. Bahkan hubungan mereka akan hampir berakhir.
" Aku tidak seharusnya masuk ke dalam hubungan mereka. Aku hanyalah orang lain, setidaknya aku bisa bahagia dengan melihat orang yang kusayangi bahagia." Batin Mike. Ia sudah tidak punya kesempatan lagi untuk mengejar cintanya, sebenarnya ia bisa melihat ketulusan hati kedua pasangan Putri dan Elang, mereka berdua saling mencinta dan tidak sepatutnya ia masuk memanfaatkan situasi ini.
Di lain tempat Elang tidak patah arang mendapatkan cintanya kembali, ia mendatangi sahabat Putri, yaitu Susan untuk membantu misinya kali ini.
"Pak Elang!." Pekik Susan saat Elang berada di halaman rumahnya malam-malam. Elang tersenyum saat Susan menyambut kedatangannya, tentu saja Susan akan menyambut kedatangan Elang dengan sangat baik.
"Bapak duduk dulu ya! Saya akan buatkan minuman dulu."
"Gak usah San!." Sergah Elang menahan Susan.
"Loh pak, saya jadi tidak enak. Kalau begitu masuk ngobrolnya di dalem ya pak!."
"Gak usah San, aku di sini mau minta tolong sama kamu." Susan membelakan matanya, ada angin dari mana bosnya sampai ingin meminta tolong padanya segala.
"Kenapa pak? Masalah Putri ya?." Elang mengangguk pelan.
"Boleh saya tau ceritanya gimana pak?."
Elang mulai menceritakan inti permasalahannya dengan Putri yang menurutnya Putri hanya salah paham.
"Cukup pelik ya pak." Susan menghembuskan nafasnya pelan sambil membetulkan posisi kacamatanya.
__ADS_1
" Itulah San, aku juga tidak mengerti kondisiku saat ini. Dia sudah tidak mau dengerin aku setidaknya sekali saja."
" Masalahnya ada pada wanita itu pak. Bapak selesein dulu masalahnya sama wanita itu, kenapa dan bagaimana menyelesaikannya."
Elang setuju dengan pendapat Susan tapi itu tidak semudah yang dibayangkannya, wanita itu cukup licik dan tidak mudah ditebak apa maunya.
" Kalau urusanku dengan wanita itu sudah selesai aku mau kamu bantu buat ketemu dengan Putri ya San, aku mau ketemu sama dia. Setidaknya dia mendengarkan isi hatiku yang sebenarnya, walaupun dia sudah tau tapi aku ingin dia tau dan tau bahwa tidak ada yang lain." Elang sudah mulai putus asa tapi semangatnya tidak pernah lepas dari penglihatan.
"Bapak tenang aja, saya bakalan bantuin ko. Nanti bapak bilang saja kapan waktunya." Susan tahu perjuangan cinta mereka jauh sebelum pernikahan.
" Iya San, nanti aku kabarin kamu lagi ya kapan harus bawa Putri ketemuan." Susan mengangguk semangat, senang kalau sampai terlibat dan berhasil membawa hubungan mereka membaik.
***
Mike mengetuk pintu kamar hotel Putri tapi sepertinya tidak nampak ada seseorang di dalamnya. Benar saja tidak lama muncul sosok Putri di koridor kamar hotel.
Mike menengok ke arah suara di sampingnya, wanita cantik ini sungguh sangat terlihat cantik malam ini.
"Kamu sudah dari mana Put baru kembali?."
"Oh itu, aku udah jalan-jalan kak. Abis nonton di bioskop terus makan-makan sama temen-temen lama." Jawab Putri menampakan senyuman di bibirnya.
"Oh lupa, masuk kak masa ngobrol di sini nanti ada yang lewat gimana.. Haha." Putri membuka pintu kamar hotelnya. Mempersilahkan Mike untuk duduk dan seperti biasa lebih memilih pintu kamar terbuka.
"Put, ada yang mau aku bicarakan sama kamu."
__ADS_1
"Apa kak!."
"Kamu cantik Put.." Wajah Putri bersemu merah mendengar penuturan pria yang sedang bersamanya.
"Jadi aku dari dulu gak cantik gitu kak." Canda Putri.
"Serius Put, itu sebabnya aku suka sama kamu."Seketika bibir Putri berhenti tersenyum.
"Maksud kak Mike apa?."
"Aku suka sama kamu Put, maaf bukan maksudku menambah beban hati kamu. Aku hanya mengungkapkan perasaanku padamu saja. Kalau aku sudah lama menaruh hati padamu." Ucap Mike dengan sangat serius.
Mereka saling terdiam cukup lama yang ada hanya keheningan.
"Kak, kakak tidak salah ko. Perasaan tidak bisa disalahkan, kita tidak tau perasaan kita untuk siapa atau di stir untuk siapa. Tapi tidak ada salahnya bila perasaan kak Mike untuk aku yang sudah menikah dan memiliki pasangan dan aku tidak menyalahkan itu." Putri kembali membuka pembicaraan diantara mereka berdua.
"Aku dulu sangat menyukaimu tapi aku coba yakinkan hatiku kalau itu hanya perasaan suka karena kamu adik sahabatku, setelah aku lama tinggal di luar negeri perasaanku semakin berkecamuk di hati hingga dua bulan yang lalu sepekan kepergian papa kamu aku dapat kabar kalau kamu ternyata udah nikah. Maaf Put, jangan terbebani dengan pernyataanku ini. Aku hanya mengukapkan apa yang aku rasakan saja. Ternyata takdir tidak berpihak padaku untuk mempertahankanmu dulu. Semoga kamu bahagia bersamanya." Jelas Mike.
Putri menundukan kepalanya tidak tahu apa yang harus ia katakan lagi pada pria ini.
"Kamu ingin mempertahankan hubungan pernikahanmu? Katakan dengan jujur Put?."
"Iya kak, sebenarnya aku ingin mempertahankan pernikahanku." Isak Putri kembali mengingat sosok suaminya.
Mike tersenyum menyembunyikan rasa kecewanya. Kemudian Mike menarik tubuh Putri agar mendekat padanya, tanpa disangka Mike mendekap tubuh Putri dan menelungkupkan kepala Putri di dadanya.
__ADS_1
"Aku akan membantumu memperbaiki pernikahanmu Put dan tarik ucapanmu untuk berpisah!."
Secara bersamaan Elang yang sudah tidak sabar ingin bertemu dengan Putri sekembalinya dari rumah Susan dibuat sangat terkejut dengan adegan Putri dalam pelukan Mike.