RUNTUH

RUNTUH
Sense Diana


__ADS_3

"Apa!!"


Bentak Diana setelah Zee menyelesaikan seluruh rangkaian kisah percintaannya yang rumit dengan Arkhan.


"Huh..,gitu lah ma. Zee bingung sekarang,antara terus jalanin hubungan sama Ar,atau relain Ar buat Kimberlly. Jujur Zee gak suka sebuah hubungan di jadiin persaingan apalagi ajang rebutan. Menurut mama Zee harus gimana?" Tanya Zee dengan nada cukup frustasi.


Diana menatap putrinya itu dengan pandangan iba.


"Zee anak tiri mama. Mau dengerin saran dari mama?" Tanya Diana dengan ekspresi sungguh-sungguh.


Dengan senyum sedikit di paksakan Zee mengangguk. "Boleh mama tirinya Zee,sampain aja sarannya." Jawab Zee meniru ucapan Diana barusan.


"Zee,mama tau kamu pasti kecewa banget sama Arkhan dan bunda setelah kejadian sore tadi. Mama juga gak membenarkan sikap mereka sama kamu karena biar


bagaimanapun sikap mereka salah. Oke lah gara-gara kesiram air panas Kim pingsan dan wajar aja kalau mereka panik karena kejadian itu terjadinya di rumah mereka dan memang mereka merasa harus bertanggung jawab tapi kesalahannya di mereka,kenapa paniknya mereka cuma fokus ke Kim itu sementara kamu juga terluka. iyakan?"


Zee mengangguk.


"Di bagian sini emang mereka gak adil banget sama kamu. Tapi walaupun gitu mama gak setuju kalau kamu ngelepas Arkhan buat Kimberlly,kamu tau kenapa? Karena Arkhan itu sedari awal memang milik kamu dan hak kamu. Jangan biarin orang lain ngambil yang bukan hak mereka segampang itu dong. Ngerti kan maksud mama?"


Kini Zee tampang menggelengkan kepalanya.


Dia mencubit pipi Zee dengan gemas.


"Ya ampun Zee anak tiri mama yang begonya mendarah daging. Sekarang mama tanya sama Zee,Zee sayang gak sama Arkhan? Jawab yang jujur!!"


"Sayang." Jawab Zee cepat tanpa ada sedikitpun keraguan.


"Dari dalam lubuk hati Zee yang paling dalam,Zee rela gak kalau Arkhan di milikin orang lain?"


"Gak lah,gila! Zee liat Ar di deketin Kim aja panasnya udah bukan main." Batin Zee.


"Gak." hanya kalimat itu yang berhasil Zee keluarkan.


"Terus kalau Zee masih sayang dan gak rela Arkhan di milikin orang lain,kenapa Zee bilang Zee mau ngelepasin Arkhan buat si Kikim itu? Emang siap patah hati berkelanjutan? Ingat loh Zee,sakit karena penyakit bpjs itu ada dokternya tapi kalau sakit karena putus cinta itu efeknya gede,bisa sampai masuk rumah sakit jiwa. Kamu mau emang?"


"Gak." Jawab Zee seceparnya.

__ADS_1


"Tapi,terus Zee harus gimana? Maafin Arkhan semudah beli terasi di warung depan gang?" Batin Zee lagi.


"Terus Zee harus apa?" Ini adalah kalimat yang keluar dari bibir Zee.


"Gini Zee,ini saran dari mama. Kalau nanti Arkhan datang buat minta maaf sama kamu,jangan kasih maaf. Ngambek aja dulu." Ujar Diana dengan raut wajah sangat serius.


Bahu Zee seketika merosot ke rusuk mendengar saran nyeleneh tersebut.


"Ya terus,kalau gitu kapan ada kemajuannya jubedah!!" Batin Zee dengan gigi gemeretak seolah ingin megunyah daging manusia berusia dua puluh sembilan tahun yang merupakan ibu tirinya itu.


"Habis ngambek?" Nyatanya Zee tetap merespon ucapan Diana walau dengan setengah hati.


"Ya jangan di habisin dulu dong ngambeknya,gini aja. Kamu kan besok ada proyek tuh ke Malaysia,nah selama di sana jangan kabarin Arkhan ataupun respon komunikasi dari dia. Biarin aja dia frustasi karena gak bisa ngehubungin kamu,mama yakin dengan begitu dia pasti bakalan cuncang-cincong deh mikirin gimana caranya biar bisa dapat maaf dari kamu.


Nah nanti,setelah kamu balik lagi ke sini. Terus dia masih berusaha minta maaf sama kamu,kamu kasih dia syarat-syarat sulit yang bikin dia mikir dua kali lagi kalau mau ngulangin kesalahan yang sama.


Kalau perlu kamu minta dia pindah tempat tinggal biar gak ketemu sama si Kikim-kikim itu,sekalian kamu suruh dia cari tempat kerja baru atau bila perlu suruh aja dia kerja di toko kue mama biar mama yang awasin dia langsung. Biar nyahok dianya.


Terus sikap kamu ke dia juga harus dingin sedingin dinginnya sampe sebulan ke depan, buat dia bertekuk lutut sama kamu. Mama yakin kalau dia emang cinta sama kamu,dia pasti bakalan ngelakuin apapun buat dapat maaf dari kamu,hubungan kamu sama dia kan bukan baru sehari dua hari Zee. Udah lama banget."


Diana benar-benar berapi-api menjelaskan rencana pembalasannya pada sang calon menantu durhaka Arkhan Ivander.


Penjelasan Diana nyaris membuar otak Zee meledak saking takjubnya.


"Tapi mama yakin itu bakalan berhasil? Kalau gak ada reaksi apapun dari Arkhan gimana?" Tanya Zee sedikit ragu.


Diana mengangkat satu tangannya dan membur gerakan "Lo gue end"


"Serahin foto Arkhan sama mama. Biar mama kasih ke orang pinter. Kalau sampe si Arkhan itu gak ada reaksi apapun berati saatnya bermain halus bersama makhluk halus. Enak banget dia nyakitin anak mama tanpa dapat karma. Huh,dia belum tau Diana."


Diana menunjukkan kedua lengannya yang sama sekali tidak berotot dengan arogannya membuat Zee nyaris mengumpati wanita satu itu.


"Ya udah deh ma. Terserah mama aja,makasih juga sarannya. Zee bakalan terapin mulai malam ini dan seterusnya,sekarang giliran Zee yang punya saran buat mama." Kali ini raut Zee yang tampak serius.


Diana menatap putrinya itu dengan raut penasaran.


"Saran apa tuh?"

__ADS_1


"Mama sekarang balik ke kamar,Zee mau istirahat. Udah pindah hari soalnya." Zee berujar tak tau diri membuatnya mendapat capitan kuat dari Diana.


"Dasar anak tiri durhaka. Mama kutuk jadi mangkok kamu!!" Geram Diana sambil terus mencapit Zee.


Zee terus mengaduh sambil berusaha menhindari capitan dari jemari mamanya itu.


"Ma,ma!! Di depan pintu ada papa lagi nyariin mama!" Tunjuk Zee ke arah belakang Diana.


Buru-buru Diana menghentikan kegiatan mencapitnya dan menoleh ke belakang.


"Mana papa?" Tanya Diana celingak-celinguk karena tak melihat keberadaan suaminya di manapun.


"Zee mana papanya?" Tanya Diana lagi sambil mengembalikan pandangan ke arah Zee. Namun sialnya Zee sudah tidak ada.


Dari dalam kamar mandi terdengar suara Zee meledek Diana.


"Kamu nayeeeaakk,papa aku ada dimana? Biar aku kasih tau ya!! Papa ya di kamar lah!! Makanya mama juga balik sana! Kasian papa sendirian!! Butuh kehangatan!!" Teriak Zee dengan kurang ajarnya.


"Anak durhakan mama doain kamu keselek air shower!!"


"Uhuk...uhuk..."


Dan doa seorang ibu yang terdzolimi pun di kabulkan dalam waktu kurang dari 0,1 detik.


♡♡♡


Receh banget ya??


Ya??


Makhlum guys!! Aku ngetik cerita RUNTUH inj tuh sistem kebut secepatnya...


Soalnya aku masih sibuk sama cerita baru aku si Dilara jadi seadanya dulu ygy...


Maaf...


Jangan lupa jempolnya...

__ADS_1


__ADS_2