
"Paketan dari siapa?"
Tanya Diana saat melihat Zee masuk ke dalam rumah sambil membawa satu kotak kardus ukuran besar yang masih di balut isolasi kuning.
Zee mengangkat kedua bahunya. "Gak tau." Jawab Zee seadanya.
Ia pun mendudukkan tubuhnya di samping Diana,dan mulai melakukan unboxing paket misterius tersebut.
Begitu kardusnya selesai di buka. Di dalam sana tampak ada satu amplop berwarna biru bermotif doraemon yang juga terikat pita biru.
Zee membuka isi amplop tersebut dan menemukan foto dirinya di sana. Disamping foto tersebut ada sebuah stiker bertuliskan. "I LOVE U"
Zee mendengus saat membacanya. Ia sudah mendapat gambaran tentang siapa pengirim kotak tersebut.
"Pasti dari Arkhan.."
Suara Diana terdengar mewakili isi hati Zee.
Zee mencebikkan bibirnya sambil kembali mengobrak-abrik isi kotak tersebut.
Selain amplop,masih ada gantungan kunci,foto polaroid doraemon dan juga sebuah surat yang di tulis di di atas kertas warna biru yang di lipat seperti bentuk perahu.
Karena penasaran dengan isi surat tersebut. Zee langsung membuka bentukan perahu itu dan membaca isi surat tersebut.
...Isi surat :...
...Dear Azellea......
...Selamat pagi cantik......
...Selamat pagi calon masa depannya bang Ar.....
...Hari ini mau ngapain aja?...
...Ngantor gak?...
...Sebelum beraktifitas,jangan lupa sarapan ya.....
...Jangan lupa ganti perban kakinya juga.....
...Terus kalau udah jam istirahat nanti,harus makan siang juga.....
__ADS_1
...Jangan lembur......
...Jangan terlalu di forsir tenaganya.....
...Aku gak mau kamu sakit......
...Hari ini aja,sebenarnya aku mau ngantar kamu ke kantor......
...Cuma sayangnya aku lagi gak bisaa......
...Aku harus periksa lahan proyek.....
...Harus cek renovasi ruko.....
...Jadinya cuma bisa kirim surat ini buat kamu......
...Awalnya sih tadi pengen ngasih ini semua secara langsung.....
...Tapi aku sadar kalau kamu pasti bakalan keganggu sama kehadiran aku.....
...So,aku kirim lewat kang paket aja.....
...Semoga dengan begini kamu gak ngerasa kenganggu karena gak ketemu langsung sama aku......
...Calon masa depannya bang Ar.....
...Segini dulu ya surat dari bang Arnya.....
...Aku harus kerja..,buat masa depan kita.....
...Jiakkkh......
...Bye Zee......
...I LOVE U...
...Gue sayang sama lo.....
♡♡♡
Zee melipat asal surat pemberian Arkhan barusan dengan rapi dan memasukkan ke dalam saku dengan cepat.
__ADS_1
Pipinya tampak memerah setelah membaca isi surat barusan.
Diana yang berada di samping Zee tampak melongo curiga melihat gelagat aneh Zee.
"Kenapa kamu??" Tanyanya curiga.
"Gak papa."
Zee beranjak dari duduknya untuk menyembunyikan rona di kedua pipinya.
Buru-buru ia meraih tangan Diana untuk di salami.
"Mam,kayaknya Zee sarapan di luar deh pagi ini. Mama sama papa sarapan berdua aja ya. Soalnya Zee lagi buru-buru. Ada meeting pagi."
Zee berkata dengan nada terburu-buru.
Setelah berpamitan,Zee buru-buru naik ke atas untuk mengambil,tas,handphone,dompet dan kunci mobil. Dan setelahnya,tanpa berpamitan lagi,Zee melesat berangkat ke kantor.
♡♡♡
Perjalanan ke kantor Zee yang seharusnya ditempuh dalam waktu tiga puluh menit berubah lebih cepat,jadi lima belas menit karena Zee memacu mobilnya dengan kecepatan tinggi.
Setelah memarkirkan mobil dengan benar dan membunyikan central lock,Zee pun berjalan hendak memasuki lobi kantornya.
Baru beberapa langkah ia berjalan,sebuah suara memanggil Zee dengan cukup keras.
"Azellea.."
Zee menoleh dan mendapati ada Kimberlly yang tengah berlari ke arahnya.
"Bisa kita bicara?" Tanya Kimberlly begitu sampai di depan Zee.
Zee tidak langsung menjawab,tapi melihat jam yang melingkar di tangannya sebentar.
"Berapa lama?" Tanya Zee setelahnya.
Kimberlly ikut melihat jam di pergelangan tangannya sebelum akhirnya menjawab pertanyaan Zee.
"Tiga puluh menit. Aku janji."
"Oke. Mari ikut masuk,kita bicara di ruangan ku saja. Aku tidak punya waktu untuk berbicara di luar."
__ADS_1
♡♡♡