RUNTUH

RUNTUH
Would You Be Mine?


__ADS_3

"Yes."


Sontak seluruh penonton di bioskop bersorak saat adegan selanjutnya di putar. Di mana tampak tiga sosok yang cukup mereka kenal.


Sementara itu di barisan terdepan,Zee membuka kedua mata dengan lebar.


"What it is?" Guman Zee dengan nada lirih tak percaya.


Pasalnya yang barusan muncul di layar adalah sosok papanya,mamanya dan juga Arkhan sendiri yang ternyata memerankan tokoh utama dalam film tersebut.


"Pertunjukkan apa ini?" Batin Zee sambil menatap ke sekeliling dimana seluruh penonton bioskop kini juga tengah menatap ke arahnya.


Adegan di layar kembali berlangsung,dimana Arkhan tampak berlutut di hadapan kedua orangtua Zee.


"Mr. Jerremy William,and Mrs. Diana,At this time, me. Arkhan Ivander, really said he wanted to ask your daughter. Well. To make a friend of life, I make a wife in happy or difficult, I will take care when it is healthy and sick, I will love and love well from now until later death separates. Can you believe me?"


(Saat ini,aku. Arkhan Ivander,dengan sungguh mengatakan ingin meminta putri kalian. secara baik-baik. untuk kujadikan teman hidup,kujadikan istri dalam senang maupun susah,akan ku jaga saat sehat maupun sakit,akan aku sayang dan cintai baik dari sekarang sampai nanti maut memisahkan. Bisakah kalian mempercayaiku?)


"Yes." (Ya) Diana yang menjawab pertanyaan Arkhan barusan.


Dan setelahnya tuan William juga tampak berbicara.


"Yes, we accept you. But before that, you must deliver this heirloom inheritance to him. There will be many obstacles that you have to pass to him, are you ready and want to deal with it?"


(Ya, Kami Menerima Mu. Tapi sebelum itu, kamu harus nyantarkan warisan pusaka ini padanya. Akan Ada Banyak Rintangan Yang Harus Kamu Lewati Sampai Padanya, Apakah Kamu Siap Dan Mau Menghadapinya?)


William berkata sambil menyodorkan sebuah kotak hitam ke atas tangan Arkhan.


Arkhan menerimanya dengan wajah kesatria.


"Yes, I'm ready!" (Aku siap.)


Kata Arkhan sambil memasukkan kotak ke dalam sakunya dan berbalik untuk menjalankan misi yang di berikan padanya.


Sungguh penampilan Arkhan di dalam layar lebar tersebut memberikan kesan konyol sekaligus rasa geli bagi yang menonton termasuk Zee yang sedari tadi menggigit kuku-kukunya menahan rasa geli yang menyeruak di sekitar perutnya.


Kembali pada adegan di layar lebar. Di sana,tampak Arkhan berjalan gagah bak ksatria. Memasang topeng robotnya dan melangkah ke sebuah ruangan lapang tanpa atap.


Setelah mengaktifkan topeng yang seolah menjadi sumber kekuatannya,Arkhan pun berubah menjadi sebuah robot transformer dan terbang mengintari kota.


"Yuhuuu...." Teriak Arkhan di dalam rekaman tersebut dan lagi-lagi memancing gelak penonton.


Arkhan terus terbang,hingga terdengar sebuah pemberitahuan dari sistem yang ia gunakan.


"You have arrived in your destination."


(Anda telah tiba di tujuan Anda)


Ujar sistem memberitahu pada Arkhan bahwa ia sudah tiba di lokasi tujuannya.


Arkhan pun menekan tombol topeng di samping pelipisnya dan perlahan sosok robot transformer yang berisi dirinya itu menukik turun dan berhenti di atas rooftop. Semua penonton tau jika tempat robot tersebut berdiri adalah rooftop mall ini. Zee sendiri bahkan yakin jika Arkhan pasti ada di dalam bioskop ini. Tepatnya dimana,Zee belum tau pasti.


Kembali pada adegan. Terlihat Arkhan berjalan mendekati kursi yang dimana,di sana ada sesosok bajak laut yang tengah duduk sambil menikmati pemandangan jalan raya yang ada di bawahnya.


Arkhan mendekat perlahan ke arah sosok tersebut dengan sikap waspada.


"Excuse me, Mr. Sagara, do you know where I can find a gemstone ring?" (Permisi tuan Sagara,apa anda tau di mana aku bisa menemukan cincin batu permata?)


Pria bajak laut itu berbalik dan lagi-lagi penonton di buat tertawa. Termasuk Arrel,karena ia mengenal betul siapa pria yang menjadi bajak laut itu. Dia adalah tuan Sagara,ayah angkat Arrel.


"Arkhan...,I knew you would come."(Arkhan,aku tau kau akan datang.) Pekik pria bajak laut itu dengan raut yang di buat senang namun terkesan seram.


Arkhan terlihat tidak gentar dan tetap maju mendekati pria itu. "I came here to be able to get a valuable jewel stone ring that I had to get to apply someone. Do you know where they saved it?" (Saya datang kemari untuk bisa mendapatkan cincin batu permata berharga yang harus saya dapatkan agar bisa melamar seseorang. Apa anda tau dimana mereka menyimpannya?)

__ADS_1


Lalu pria bajak laut tadi mengeluarkan sesuatu dari kantongnya dan menyerahkannya kepada Arkhan. Arkhan menerima kotak berwarna merah hati tadi dan membukanya,terlihat sepasang cincin berkilauan ada di dalam sana.


Arkhan pun tersenyum puas dan setelah mengucapkan terimakasih. Ia berniat pergi.


Namun baru saja ia berbalik,muncul segumpal besar cahaya terang yang menyilaukan mata dan dari dalam sana,keluar lima sosok lagi.


Ada Kaivano Anggara,King Of Dark Night.


Zergan Ivander yang menjadi rekan Kaivan.


Raynand Ghatama lalu Sky Aska Ghamata,dan yang terakhir,Nathan Aldebaran yang kini brrdiri membentuk barisan. Menghadang langkah Arkhan.


"Hey you !! Give the gemstone ring to me !!"


(Hei kau!! Berikan cincin batu permata itu padaku!!)


Teriak Raynand sambil mencoba mendekati Arkhan dan mencoba merebut cincinya dari tangan Arkhan.


Arkhan pun mengelak dan terjadilah perkelahian ala-ala sinetron SCTV diantara mereka berenam. Tepatnya,Arkhan seolah berkelahi dengan kelima orang itu.


"Raynand, i think that we not have a problem."


(Raynand, saya pikir kita tidak punya masalah.)


Teriak Arkhan di sela-sela adegan baku hantam ala-ala mereka.


Namun Raynand dan kawan-kawannya seolah tuli dan terus menghajar Arkhan. Arkhan pun mengerahkan seluruh kekuatan ala-alanya dan...


"Boommm..."


Sebuah ledakan dasyat seolah-olah membuat keempat sosok itu terpelanting dan mereka hilang di telan cahaya.


Tinggal Kaivan King Of Dark Night yang masih berdiri tegak.


"Feel this!!"(Rasakan ini!!) Teriak Kaivan dengan wajah datarnya dengan kedua tangan yang seolah mengluarkan api berwarna oren.


Melihat Kaivan mengeluarkan kekuatan kasat matanya,Arkhan pun melakukan hal yang sama. Seolah menjadi ultraman,Arkhan mengeluarkan sihir ala-ala dari telapak tangannya.


Dan seketika muncul cahaya yang lebih besar membuat Kaivan seolah terbanting dan kalah.


Belum selesai sampai di situ,sosok lain muncul melemparkan perisainya ke arah kepala Arkhan.


Dia adalah Davian yang menerankan sosok kapten Amerika.


Arkhan refleks menghindar sehingga perisai tersebut hanya mengenai ujung telinganya.


Dan seolah menjadi mesin pendeteksi,Arkhan pun melakukan pergerakan untuk mendeteksi sosok Davian.


"Analyze movement. "Detected. 'Davian Ardana William. Prospective brother-in-law'." (Menganalis gerakan. 'Terdeteksi. 'Davian Ardana William. Calon kakak ipar'.)


Ujar sistem pendeteksi memberi tahu Arkhan.


"I came here to test whether you deserve to side with Azellae, my sister! Opponents I first !!" (aku datang kemari untuk menguji apakah kau layak bersanding dengan Azellea,adikku! Lawanlah aku terlebih dahulu!!)


Teriak Davian sambil maju menyerang Arkhan.


Arkhan ikut maju sambil berteriak.


"I accept your challenge. I will fight until the end, defeat you and prove to you that I deserve to be side with your sister." (Aku menerima tantanganmu. Aku akan bertarung sampai akhir,mengalahkanmu dan membuktikan padamu bahwa aku layak bersanding dengan adikmu.)


"You're not a match for Arkhan!!" (Kau bukanlah tandinganku Arkhan!!)


Seru Davian lagi sambil menghantamkan pukulannya ke perut Arkhan membuat Arkhan terhempas jauh..

__ADS_1


"Give up Arkhan!!" (Menyerahlah Arkhan!!) Teriak Davian.


"I,m not giving up!!" (Aku tidak akan menyerah!!) Teriak Arkhan sambil mengeluarkan sihir terakhirnya yang membuat Davian terpelanting kalah.


Selesai sudah misi Arkhan. Ia pun meninggalkan ruangan rooftop tersebut dan berjalan memasuki sebuah ruangan gelap yang merupakan pintu untuk turun dari rooftop.


Arkhan berjalan melewati puluhan anak tangga hingga akhirnya sampai di hadapan seorang gadis yang tampak sedang menunggunya.


Wajah gadis itu pun di sorot dan berhasil membuat Zee yang menonton mengernyitkan keningnya.


"Kimberlly??" Gumam Zee.


Di layar tampak Kimberlly berbicara dengan Arkhan.


"Aren't you forgetting something?" (Kau yakin tidak melupakan sesuatu?" Tanya sosok Kimberlly tersebut.


Arkhan seketika tampak panik dan meraba-raba tubuhnya sendiri.


Saat itulah Kimberlly memberikan sebuket bunga lili berwarna putih kepada Arkhan,Arkhan pun mengambil buket bunga tersebut dengan ekspresi senang.


"Thanks..,Kimberlly." Ujarnya yang diangguki Kimberlly.


Lalu Arkhan kembali berjalan hingga menghilang di telan kegelapan.


Tepat saat itu,masing-masing pengunjung bioskop termasuk Arrel mengeluarkan kamera ponsel mereka dan merekan kejadian romantis yang akan berlangsung.


Alunan lagu "perpect" terdengar bersamaan dengan munculnya sosok Arkhan dari balik kursi paling belakang.


Arkhan yang saat itu mengenakan jas abu-abu tampak berjalan dengan langkah sempurna mendekati Zee.


Saat sudah sampai di hapadan Zee,ia pun berkata.


"Kepada Semua Saksi Mata Yang Ada Di Ruangan Ini!!"


"Hari ini,aku Arkhan Ivander. Dengan segenap hati dan kesungguhanku. Ingin seluruh dunia tau,bahwa saat ini. Di hadapanku ada satu sosok."


"Sosok gadis cantik,sosok kesayangan,dan sosok wanita,sosok kekasih yang ingin ku jadikan teman hidupku."


Arkhan kemudian berlutut di hadapan Zee yang kini sudah berdiri dari posisinya.


"Azellea William Michelle! Hari ini,aku Arkhan Ivander ingin menjadikan dirimu satu-satunya ratu di hatiku,mengisi kekosongan hidupku,menjadi pendamping,penolong dan pelengkap di dalam kekuranganku."


"Terlalu banyak waktu yang sudah kita lewati,terlalu banyak pelabuhan yang pernah aku singgahi,terlalu banyak sosok yang sudah aku temui,terlalu banyak pribadi yang sudah aku kunjungi,terlalu banyak hati yang pernah aku singgahi."


"Namun kini,setelah bertemu denganmu. Kutemukan sebuah pribadi sempurna,seseorang yang ingin ku jadikan labuhan akhir. Akankah kamu mau menjadi kita seperti doa yang selama ini aku panjatkan?"


"Maukah kamu memberikan kesempatan untukku mewujudkan impianku dalam membahagiakan dan melindungimu?"


"Hari ini,di sisa umurku,di setiap hembusan napasku,dan di hadapan seluruh dunia,Tuhan dan segenap keluargamu."


"Aku ingin mengungkapkan. Azellea William Michelle, WOULD YOU BE MINE AND MARRY ME?"


Seluruh penonton seketika bersorak meminta Zee menerima lamaran romantis tersebut.


Zee menatap ke sekelilingnya. Tampak ribuan lampu kamera merekam momen bahagia mereka dan di sudut ruangan ada keluarga besarnya,keluarga besar Arkhan,teman-temannya dari Dark Night dan juga sosok Kimberlly yang tampak tersenyum sembari mengangguk.


Zee pun menghela napasnya dengan panjang dan perlahan menjulurkan tangannya ke hadapan Arkhan yang sudah menyiapkan cincin.


"Yes,i want.."


Bisik Zee lirih yang membuat Arkhan langsung mengangkat tubuh mungil Zee dan mencium habis seluruh wajah Zee.


"Thanks Azellea William Michelle! I promise I will always make you happy." (Aku berjanji akan selalu membahagiakanmu!!)

__ADS_1


♡♡♡


Jangan lupa like vote komen...


__ADS_2