Sang malaikat kecilku

Sang malaikat kecilku
CHAPTER 10


__ADS_3

setelah membuat diary itu Lana menyimpannya di laci belajarnya dan dia pergi ke dapur untuk membuat makanan bila suaminya telah nanti. setelah makanan tata rapi di meja suaminya belum juga ada tanda-tanda pulang, karena kelamaan menunggu suaminya akhirnya Lana tertidur di meja makan.


...___________🌸🌸🌸🌸__________...


di tempat lain di sebuah klub malam dengan lampu kedap-kedip dan aroma alkohol yang kuat. Angga dan Joel sedang minum berdua di sana yang pasti yang mereka itu adalah alkohol. itulah kebiasaan mereka bila Joel dan Angga menghabiskan waktu pasti mereka menghabiskan waktu di klub malam minum minum yang memabukkan.


" baby, Apakah kamu tidak bosan apa melihat wanita mur**an itu selalu ada di dekatmu. " racau Joel dengan keadaan setengah mabuk.


"Tidak. " jawab angka santai sambil meresapi minumannya. melihat Hal itu membuat jadi kesal dia mengira bahwa Angga menyukai Lana.


" kok kamu nggak bosan sih, kamu suka ya sama dia!" kesel jel dengan nada yang agak tinggi.


" kamu jangan asal ngomong aja ya, Mana mungkin aku bosan melihat dia menderita." Bohong Angga dengan senyum yang sulit diartikan. Mendengar jawaban angka membuat jual menjadi lega, karena dia mengira bahwa Angga menyukai Lana.


" Oh... aku kira apa." Seru juga senang. Beberapa saat kemudian Angga pergi ke toilet. tanpa Angga sadari Joel memasukkan obat perangsang di dalam minuman Angga, karena Joel berharap supaya Angga bisa Menghabiskan malam dengannya dan supaya dia bisa menjadi nyonya Graham dan menguasai semua aset Angga.


Berselang lama agak kembali dari toilet, lalu angka langsung meminum minuman yang diberi obat perangsang oleh Joel. setelah meminum minuman itu Angga terasa panas dan hasratnya timbul tiba-tiba. Melihat reaksi Angga membuat Joel tersenyum licik.


" kamu Kenapa Baby? " tanya Joel seakan-akan dia tidak tahu apapun. tanpa menjawab pertanyaan Joel, angka langsung mengambil gawai ada menelepon sekretarisnya yang tidak lain ialah sekretaris Rian. melihat Angga menelepon Rian, berpikir keras supaya Angga bisa Menghabiskan malam dengannya.


" baby, Biar aku saja yang membantu kamu! " seru Joel dengan senyum menggoda dan meraba-raba dalam bidang Angga. Sedangkan Angga berusaha menahan hasratnya, karena dia tahu kalau yang memasukkan obat perangsang minuman yaitu Joel.


Sial! Ini pasti ulah Joel.


Umpat Angga menahan gejolak hasratnya.


Karena tidak mendapatkan respon apapun dari Angga membuat Joel kesal. Dan tanpa berpikir panjang Joel menanggalkan satu persatu pakaiannya, untuk ruangan yang dipesan oleh Angga adalah ruangan VVIP. Saat Joel mau melancarkan aksinya, Rian datang dan langsung mendorong Joel yang sedang mencumbui Angga.


"Sial lho! " Bentak Joel ke Rian, tapi Rian tidak menghiraukan bentakan Joel. Dia hanya fokus kepada Angga yang sudah mau menggila.


Tanpa berpikir panjang Rian langsung membawa Angga ke luar dari ruangan tersebut.

__ADS_1


"Sit! Sial! Awas aja lho ya Rian! Gue bakalan membuat rencana yang lainnya! Dan gue akan menjadi nyonya Graham dan menyingkirkan lho! " Teriak Joel. Setelah itu dia memungut dan memasang bajunya.


Didalam mobil Rian sudah uring uringan melihat kondisi Angga tersebut. Rian awalnya mau mengantarkan Angga ke dokter, tapi niatnya diurungkan saat mendengar Angga meracau pulang ke apartemennya.


"Ke tempat La-na", Racau Angga.


"Apa tuan? " Tanya Rian saat mendengar racauan Angga.


"Lana....... " Mendengar hal itu akhirnya Rian mengerti dan membawa Angga ke apartemen Angga.


Sesampai disana Rian memapah Angga menuju lift. Banyak orang orang yang melihat keadaan Angga itu, tetapi mereka masa bodo karena mereka sudab terbiasa melihat orang-orang mabuk disana.


Sesampai didepan pintu apartemen Angga, Rian menekan passwort apartemen Angga. Setelah pintu terbuka Rian memapah Angga ke dalam.


Lana bangun saat mendengar suara pintu apartemennya terbuka, Lana membulatkan matanya saat melihat kondisi suaminya itu.


"Mas Angga kenapa kak? " Khawatir Lana.


Sesampai dikamar mereka Rian meletakkan tubuh Angga dengan hati hati.


(Ps: Karena obat prangsangnya sangat kuat jadinya Angga tidak sadarkan diri saat Rian meletakkan tubuhnya.)


"Mas Angga kenapa kak? "


"Maaf nyonya saya tidak bisa memberi tahu nyonya. Biar tuan yang memberi tahu nyonya. " Setelah mengatakan itu Rian pamit undur diri. Dia sengaja pergi supaya Lana tidam menanyakan perihal Angga, karena dia tidak mau Lana sakit hati mendengar fakta sebenarnya.


Setelah kepergian Rian, Lana melepaskan baju dan sepatu Angga supaya tidur Angga nyaman. Tetapi, saat Lana mau melepaskan baju Angga, tiba-tiba Angga menarik tubuh Lana kekasur dan menindihnya.


"M-mas" Panggil Lana takut saat melihat tatapan penuh hastrat daru Angga.


"Bantu aku lan....." Mohon Angga tidak bersdaya. Melihat hal itu membuat Lana tidak tega dan menganggukkan kepala tanda setuju.

__ADS_1


Angga langsung mel**atkan b**ir Lana dengan hastrat. Dan mulailah mereka melakukan ritual suami istri. Yang dimana Angga melakukannya selama 3 jam.


...__________🌸🌸🌸🌸___________...


Hirup pikuk kicauan burung dan sinar matahari yang menembus tirai. Sepasang suami istri tidur dengan berpelukan setelah melakukan hubungan suami istri semalam. Angga terbangun dari tidurnya dan mendapatkan wajah sang istri tertidur pulas dalam dekapannya. Awalnya senyum cerah menghiasi wajah tanpannya itu, tapi senyum itu hilang saat mengingat wanita yang ada didekapannya adalah orang yang telah membuat adik kesayangannya meninggal. Dengan perasaan kesal Angga turun dari tempat tidurnya dan pergi ke kamar mandi.


B*go lho Angga! Kenapa lho bisa luluh dengantampangnya sok sucinya sih! Ingat Ga, dia adalah orang yang sudah membuat Anggita meninggal dan membuat nyokap lho harus berobat ke jerman!


Batin Angga sambil meninju dinding kamar mandi. Setelah selesai mandi Angga memasang baju kantornya dan pergi ke kantor tanpa memberi tahu Lana.


*


*


*


*


*


*


**Maaf ya gays dua hari ini aku gak up, soalnya moodku lagi tidak baik😔. Tolong dong kasih Semangat buat aku supaya mood ku baik lagi. Kalau ada tulisan yang typo mohon dimaafkan ya, author masih baru belajar.


See you next chapter 😘😘


Salam hangat dari author tukang typo ini


(づ ̄ ³ ̄)づ(´ε` )♡(●´з`)♡


(๑・ω-)~♥”(๑・ω-)~♥**”

__ADS_1


__ADS_2