Sang malaikat kecilku

Sang malaikat kecilku
CHAPTER 21# Mama dan papa


__ADS_3

"Nona Lana cuma hanya kelelahan saja, mungkin itu karena faktor kehamilan. " Ucap dokter itu.


"Ha-hamil dok? " Tanya Lana terbata - bata


"Iya nona. Setelah nona Lana kami tes urin dan hasilnya nona hamil kurang lebih satu bulan. " Lana terkejut mendengar perkataan dokter itu dan perasaanya campur aduk antara senang karen ada kehidupan dirahimnya dan sedih karena bayinya besar tanpa sosok seorang ayah.


(Ps: Bagi yang nanya kenapa tes urin Lana sekarang bisa cepat? Sedangkan dulu saat tes urin, Lana harus menunggu lama untuk mengetahui hasilnya? Nah itu karena dulu Lana pergi ke rumah sakit biasa dan Lana bukan siapa siapa disana. Sedangkan sekarang Lana di bawa ke rumah sakit milik orang tuanya, yang pastinya bakalan cepat mengingat mereka mengtes urin untuk anak pemilik rumah sakit itu.)


Melihat Lana sedih, tante Ele bertanya kepada Lana, apa yang menbuat dia sedih.


"Kamu kenapa sedih nak? "


"Tidak apa - apa kok tante. " Sambil tetap tersenyum walaupun dia tidak baik - baik saja.


"Kamu jangan bohong Lana. Tante tau kalau kamu tidaklah baik - baik saja. Apa yang membuat kamu sedih, cerita aja ke tante dan anggap tante dan om sebagai orang tuanya. "


Melihat tante Ele sangat tulus kepadanya, akhirnya Lana menceritakan apa yang terjadi kepadanya semenjak dia dan Angga bercerai hingga kebenaran yang membuat dia hancur. Mendengar itu membuat tante Ele tidak bisa membendung air matanya, dia menangis didalam pelukan om Lio. Lana hanya menatap bingung tante Ele yang sedang menangis.


"Tante kenapa menangis? " Tanya Lana bingung melihat tante Ele menangis. Lalu tante Ele menghampiri Lana dan langsung memeluk Lana, itu semakin membuat Lana bingung.


"Tante kenapa om? " Om Lio menghela nafas sebelum dia berbicara ke Lana.


"Jadi begini nak. Sejak kejadian 3 tahun yang lalu, om dan tante mencari tau siapa dirimu karena wajah kamu sangat mirip dengan istri om saat masih muda dulu. Dan setelah om dan istri om mencari tau identitas kamu, akhirnya kami menemukan kebenaran kalau kamu adalah anak kami. " Lana langsung terkejut mendengar perkataan om Lio tadi.


"Ja-jadi maksud om, saya bukan anak ayah dan ibu saya? " Tanya Lana dengan nada Lirih.


"Iya nak. Itulah kenyataan sebenarnya. " Tetapi itu tidaklah membuat Lana percaya.


"Tapi ayah dan ibuku tidak pernah bilang kalau aku bukan anak mereka. "


"Kalau kamu tidak percaya nak. kami akan memperlihatkan foto kamu, saat kamu berusia3 tahun. " Lalu Tante Ele memperlihatkan foto Lana bersama seorang anak laki - laki yang lebih besar 3 tahun dari Lana.

__ADS_1


"I-ini.. " Lana tidak menyangka kalau tante Lana mempunyai fotonya saat berusia 3 tahun.


"Iya nak. Ini foto kamu bersama abang kamu, kamu dan abang kamu hanya terpaut usia 3 tahun. Dan foto ini diambil 3 hari sebelum kami kehilangan kamu. " Tante Ele tidak bisa lagi menahana tangisnya saat mengingat kejadian disaat putri kesayangannya hilang dan juga sempat dinyatakan telah meninggal. Melihat istrinya menangis, om Lio langsung memeluk istrinya. Sedangkan Lana hanya terdiam, dia sungguh syok menerima kebenaran yang sebenarnya.


"Kapan kalian tau, kalau aku anak kalian? " Mendengar pertanyaan Lana membuat Om Lio angkat bicara, tapi sebelum om Lio bicara. Tante Ele terlebih dahulu menghentikannya.


"Biar aku saja yang menjelaskannya honey. " Lalu dianggukin oleh suaminya.


"Kami tau itu beberapa bulan setelah kita bertemu. "


"Tapi, kenapa baru sekarang kalian mencariku? " Entah kenapa ada rasa sedih didalam hatinya saat kedua orang tua kandungnya tidak langsung mencarinya.


"Karena perusahan papa dan mama memiliki masalah yang serius, dan itu harus membuat kami harus menyelesaikan itu. Tapi kami tidak menyangka kalau masalah itu butuh waktu hampir 3 tahun, tetapi kami bersyukur karena masalah itu sudah terselesaikan dan kami bisa bertemu dengan kamu walaupun kita bertemu dalam keadaan begini. Tapi itu tidak apa - apa karena sekarang kami akan melinndungimu. " Mendengar perkataan papa nya, membuat hati Lana tersentu.


"Papa.... Mama.. " Lana langsung memeluk papa dan mamanya.


"Oh... My princess.. " Lalu ibu dan anak itu menangis bersama sedangkan papa Lio hanya tersenyum melihat dua wanita yang dia cintai akhirnya kembali dipertemukan setelah sekian Lana berpisah.


...___________🌸🌸🌸🌸___________...


"Mmm, ma.. Pa. Aku mau memberi tau mama dan papa sesuatu. " Ucap Lana dengan gugup.


"Mau tanya apa nak? " Tanya mama Ele.


"Sebenarnya aku harus kembali ke kampung ibu dan ayah. Karena aku harus membayar hutang ibu dan ayah. " Jelas Lana sambil menundukkan kepalanya. Sedangkan Mama dan papa Lana hanya tersenyum mendengarnya.


"Emangnya hutang ibu dan ayah angkat kamu berapa nak? " Tanya Mama Ele yang masih memasang senyum diwajahnya.


"100 juta Ma. " Jawab Lana lirih.


"Nanti papa bayarin." Kata papa Lio. Dan itu membuat Lana senang.

__ADS_1


"Beneran pah mah"Lalu dianggukin oleh kedua orang tuanya. "Mmm, tapi mama dan papa tidak kesulitan kan. Soalnya uang 100 Juta itu sangat banyak mah pah? "


"Gak kok princess mama, semua itu tidaklah sebanding dengan apa yang mereka lakukan kepada kamu. Kalau seandainya tidak ada mereka, pasti kamu tidak akan bisa bertemu dengan kami. " Mendengar perkataan mamanya itu membuat Lana berkaca - kaca.


"Makasih mah. Muach" Lana langsung mencium pipi mamanya dan memeluk mamanya, lalu mama Ele dengan lembut membalas pelukan Lana.


"Cuma mama aja nih yang kamu peluk. " Ujar papa Lio pura - pura ngambek. Melihat hal itu membuat Lana cekikan.


"Makasih juga ya papa. Lana sayang sama papa muach. "Apa yang dilakukan oleh Lana itu membuat papa Lio senang dan dia membalas pelukan Lana dengan lembut.


"Sama - sama sayang. "


Melihat kebahagiaan tuan dan nyonyanya itu membuat supir pribadi papa Lio ikut tersenyum bahagia.


semoga tuan besar dan nyonya besar selalu bahagia. lalu tuan muda dan nona muda selalu sehat dan hidup bahagia. Amin~


Doa supir itu, yang merupakan orang kepercayaan Papa Lio yang telah bekerja sejak papa Lio remaja.


*


*


*


*


*


*


****Hai gays aku come back. Sorry ya lusa aku gak jadi up, ternyata mataku tidak memungkinkan gays buat nulis. Dan cerita ini sebentar lagi bakalan ada si balita manis, yaitu si embul Gara, pasti kalian penasarankan gimana tingkah Gara ke Mommy nya. Dan juga apakah dia bakalan senang atau enggak ya bertemu dengan Daddy nya🤔. Ditunggu aja ya 🙌, salam hangat dari author tukang typo ini.

__ADS_1


See you next chapter 😘😘


♪\(*^▽^*)/\(*^▽^*****)/


__ADS_2