
Setelah selesai Fitting baju, Angga, Ella, Gara dan Fana pergi belanja ke Mall karena Fana langsung merengek mau belanja di Mall setelah dia bangun dari tidurnya.
Hanya mereka berempat saja yang pergi ke mall. Mama Ele dan Mami Aluna langsung pergi setelah selesai menemani Angga dan Ella Fitting baju, kata mereka ada urusan yang mendesak.
Saat ini mereka berapa di pusat belanjaan makanan dan barang pokok, setelah Angga dan Ella menemani Fana beli mainan kesukaannya sekalian Gara juga Angga belikan walaupun Gara tidak memintanya, dan setelah itu mereka membeli pelengkapan sekolah Gara dan Fana yang memang akan masuk TK karena umur mereka mau masuk 5 tahun, itu bertepatan 3 bulan lagi
"Mommy! Mommy! Fana mau beli cnak! " ujar Fana sambil menunjuk salah satu snak yang bergambar kentang dan bungkusnya bewarna hijau.
"Ambil aja sayang, tapi secukupnya ya. Tidak baik banyak - banyak makan makanan ringan. " nasehat Ella dan Fana langsung mengangguk senang.
(Ps: Ella bukannya melarang Fana untuk belanja banyak, tapi yang namanya makanan ringan tidak baik di konsumsi terlalu banyak.)
"Siap Mommy! " hormat Fana sebelum dia berlari ke tempat yang akan dia tuju dan pastinya dia diikuti oleh Gara.
"Kamu kenapa harus belanja bulanan, bukannya ada pembantu yang bakalan mengurus ini? " tanya Angga sambil melihat - lihat rak yang diisi oleh minyak manis.
"Aku kepengen beli aja, sekalian menemani Fana dan Gara beli pelengkapan sekolah mereka. " ujar Ella sambil mengambil minyak manis.
"Mmm... Ella! " panggil Angga dengan nada pelan.
"Iya? Kenapa? " tanya Ella.
"Mmm.... Kamu beneran mau rujuk dengan aku lagi kan? Tanya Angga ragu - ragu. Mendengar pertanyaan yang dilontarkan oleh Angga membuat Ella mengerutkan dahinya.
"Maksud kamu apa? "
"Aku cuma gak nyangka aja, kamu bakalan menerima aku lagi, setelah apa yang telah aku lakukan di masa. Ini rasanya seperti mimpi bagiku, dan kalau ini mimpi rasanya aku tidak mau bangun dari mimpi ini. " penjelasan Angga panjang lebar.
Ella hanya terseyum mendengar apa yang Angga katakan. Lalu dia mencubit lengan Angga.
"Auch! Kenapa kamu cubit aku sayang? " tanya Angga sambil mengusap - usap lengannya.
__ADS_1
"Sakit kan? Kalau kamu merasakan sakit, berarti ini bukan mimpi. Ini nyata Angga, semua yang terjadi ini nyata. " jelas Ella.
"Huff.... Ini ternyata bukan mimpi, sepertinya aku terlalu takut jika kamu meninggalkan aku lagi. " ujar Angga sambil menatap Ella dengan tatapan sedu.
"Percayalah, aku tidak akan meninggalkanmu jika kamu tidak mengulang hal yang sama seperti dulu, dan juga jika maut memisahkan kita. " ujar Ella sambil mengusap - usap lengan Angga dengan lembut.
"Aku tidak akan mengulang kesalahan ity lagi. " kata Angga.
Lalu Angga menatap Ella dengan tatapan penuh cinta, lalu tangan kanan Angga terangkat untuk mengusap - usap pipi Ella. Tapi belum Angga menyentuh pipi Ella, teriakan Fana membuat aktifitas Angga terhenti.
"Mommy! Daddy! Fana beli ini! " teriak Fana dengan membawa banyak makanan ringan di dekapannya, dan Gara berjalan di belakang kembarannga dia hanya membawa dua makanan ringan.
"Ck! Berisik tau gak! " sentak Gara, dan langsung membuat Fana protes.
"Fana gak belicik Gala! Fana cuma manggil Mommy cama Daddy! " elak Fana, itu membuat Gara memutar matanya jenah.
"Eh? Kok malah berantem sih anak - anak Mommy? Gak baik nak, " tegur Ella dengan lembut.
"Maaf Mommy. " maaf mereka bersamaan.
"Ini gak banyak kok Mommy, ini cebenalnya macih kulang. Coalnya nanti Papa Leo ambil Cnak Fana. " Mendengar jawaban dari anaknya membuat Ella menggeleng - gelengkan kepalanya.
"Oke kalau itu mau nya Fana. Tapi ingat, satu hari hanya makan satu snak dan satu cokelat. Gak boleh lebih! " peringatan Ella.
"Okey Mommy! " Hormat Fana dengan mengangkat tangan kanannya seperti hormat orang sedang upacara.
Setelah selesai belanja dan membayar di kasir, mereka pergi ke lantai paling atas untuk makan.
"Daddy temanin ke toilet Dad? " pinta Gara ke Angga.
"Kamu mau ke toilet ya Boy? Oke Daddy temanin. " kata Angga sambil menggandeng tangan mungil Angga.
__ADS_1
"Aku pergi dulu ya Sayang, temanin Gara. " pamit Angga.
"Hati - hati ya "
"Iya. "
Ella menatap Angga dan Gara sampai menghilang di pandangannya.
"Oke sayang kita tunggu Daddy dan Gara dulu ya. Selagi menunggu, Fana mau pesan apa? " tanya Ella ke Fana yang sudah duduk manis di samping Ella.
"Fana mau pacta Mom. "
"Oke Fana mau pasta ya. " lalu Ella memanggil pelayan yang ada disana.
"Mbak, saya pesan pasta satu, Omelet satu, dan nasi goreng spesial dua. Terus minumannya jus Alpukat dua, es teh manis dua. " pesan Ella.
"Oke mbak, ditunggu ya mbak. " ujar pelayan itu dengan ramah.
"Oke, makasih mbak. " setelah Ella mengucapkan itu pelayan itu pergi setelah dia mengangguk dan terseyum ramah ke Ella.
Beberapa saat kemudian, tiba - tiba pundak Ella di tepuk oleh seseorang.
"Lana? Kamu Lana kan? " kata orang itu.
"Kamu..... "
*
*
*
__ADS_1
*
*