Sang malaikat kecilku

Sang malaikat kecilku
CHAPTER 8


__ADS_3

"Ayo lest go! " Dengan menggendeng tangan Lana dan Irwan. Melihat hal itu membuat Lana dan Irwan geleng geleng kepala.


Saat mau keluar, mereka didatangi oleh Edo.


"Hai Wan, hai Sil.... Hai kai. " Sapa Edo.


"Hai juga kak. Mmm, kakak ngapain ke kampus? Bukannya kakak udah lulus ya? " Tanya Sisil. Sedangkan Lana memasang senyum kaku, karena semenjak dia dikurung digudang pertama kali oleh suaminya, Lana memang menghindari untuk bertemu Edo, dia takut kalau suaminya marah lagi kepadanya. Yah, walaupun Angga masih marah ke Lana kalau Lana melakukan kesalahan kecil sekalipun.


"Saya ada urusan dengan Dekan tadi. Oh iya, selamat ya buat kalian karena sudah lulus.Dan juga selamat ya Kai, sudah lulus dengan predikat murib berprestasi. " Sambil menyalami mereka bertiga.


"Iya... Makasih kak. " Jawab Lana dengan canggung. Meliaht asmofirnya tidak bagus Sisil berusaha mencairkan suasana.


"Makasih ya kak. Dan juga kami pamit dulu ya kak, takut restorannya tutup. " Canda Sisil dan itu membuat mulut Irwan langsung berkomentar.


"Mana ada Restoran tutup dijam segini Sisilah. " Melihat Irwan tidak peka dengan keadaan membuat Sisil lagi lagi menginjak kaki Irwan. Dan itu sontak membuat Irwan mengadu kesakitan, saat Irwan mau protes Sisil menutup mulut Irwan dan membawanya keluar.


"He he he. Maaf ya kak, kami pergi dulu. Lihat nih Irwan sudab kumat sakitnya kalau makannya telat. " Dengan tawa yang dibuat buat.


"Hempt.. Hempt... "


"Baiklah, hati hati ya. "


"Permisi kak. " Pampit Sisil dan Lana. Lalu dianggukan oleh Edo.


Setelah mereka keluar, Sisil melepaskan tangannya dimulut Irwan.


"Kamp*et lho! Lho mau gue mati karena bau tangan lho hah! " Kesal Irwan sambil menglap mulutnya.


"Enak aja lho kalau ngomong! Tangan gue ini bau heandbody tau! " Kesal Sisil.


"Bau heandbody kepala lu. Nih coba lhu cium tangan lu! " Mendekatkan tangan Sisil ke hidung Sisil. Dan Sisil menghendus hendus tangannya.


"Benar ya Wan. Tangan gue kok busuk ya. " Lalu Sisil teringat sesuatu. " He he he. Maaf ya Wan, tadi itu... Gue tadi cebok lupa cuci tangan. He he he. " Nyengir Sisil. Mendengar hal itu membuat Irwan ingin muntah.


"Huek... Ban**at lho Sil! " Irwan berlari mencari air dan untuk mencuci mulutnya.


"Kamu Sil. " Ucap Lana sambil menggeleng gelengkan kepalanya.


"Hehehe. Sorry Lan, habisnya acaranya cepat banget mulainya, Jadinya gue lupa cuci tangan deh. " Dengan memamerkan senyum tanpa dosa.


"Lebih baik kamu cuci tangan dulu Sil! "


"He he he. Tapi, temanin ya! " Sambil memasang wajah memeras. melihat Sisil memasang wajah memeras, membuat Lana tidak tega untuk menolaknya.

__ADS_1


...___________🌸🌸🌸🌸__________...


Setelah kejadian itu Lana, Sisil dab Irwan pergi ke restoran seofood yang terpopuler karena keenakan makannya. Sampai disana mereka memesan meja dan mulai berbibara rencana mereka setelah lulus.


"Hai Lan. Lho habis ini rencananya ngapain? " Tanya Edo.


"Aku tidak punya rencana apa apa. Aku hanya mau jadi ibu rumah tangga saja, mengurua suami dan menjaga anak anakku nanti. " Ujar Lana tulus sambil membayangkan nantu dia dan Angga mempunyai anak.


"Mmm, Lan. Tapi, lho dapat surat untuk melanjutkan S2 di Landon dengan beasiswa full. Sayang lo Lan kalau engga diambil. Jarang jarang dapat kesempatan kuliah disana. " Mendengar kata Sisil tadi Lana hanya membalasnya dengan senyum tulus.


"Mau gimana lagi Sil. Sudah kotrat wanita untuk mengurus suaminya dan anak anaknya kalau sudah menikah. Tidak baik suami istri pisah rumah atau pisah negara bertahun tahun. Kan yang namanya menempuh pendidikan pasti bakalan lama. Dan gak mungkin aku pisab dengan suamiku selama itu. " Jelas Lana. Dan itu di iya-kan oleh Sisil dan Irwan.


"Makanya Sil, contoh Lana yang taat pada suami dan lemah lembut. Sedangkan elho, gue jadi kasihan sama calon suami lho nanti. " Ejek Irwan dan langsung dapat lemparan tisu oleh Sisil.


"Dasar lho! Yang ada ya, suami gue pasti bersyukur dapat istri kayak gue. Udah baik, pintar masak, sholat rajin dan rajin menabung. Yang ada istri lho yang kasihan dapat suami buaya darat kayak lho! " Balas Sisil sambil menunjuk nunjuk Irwan.


"Heh, gak akan kasihan istri gue nanti. Mana ada cewek yang nolak cowok seganteng, sekaya dan sesempurna gue. " Jawab Irwan narsis.


"Ada kok cewek yang nolak elho! " Jawab Sisil santai.


"Siapa emangnya? " Tanya Irwan penasaran.


"Dia adalah..... Gue dan Lana! " Mendengar jawaban dari Sisil membuat Irwan kesal.


"Ya iyalah lho gak suka gue karena mata lho itu katarak. Sedangkan Lana dia memang sudah cinta sama suaminya, mana bisa dia suka sama gue Sisilah! " Jawab Irwan gemasq


Setelah selesai makan, Lana pamit ke toilet. Setelah selesai menyelesaikan buang airnya, Lana kembali ke tempat sahabatnya. Saat ke tempat sahabatnya Lana melihat suaminya dengan mantan suaminya yaitu Joel lagi berciuman. Melihat hal itu membuat dada Lana seakan sesak dan mata Lana panas. Tanpa Lana dan Angga sadari Joel yang merencanakan ini semua saat melihat Lana ada di restoran ini.


Flashback on


Saat ini Angga sedang menyantap makan paginya. Tetapi, saat sedang menyantap makanannya Angga mendapatkan pesan bahwa kekasihnya Joel sudah kembali dari paris. Dan dia ingin menghabiskan waktu dengan Angga.


...Hai baby, aku sudah pulang nih....


...Jemput aku ya dibandara, dan aku ingin hari ini kita menghabiskan waktu bersama....


...See you....


...~ Joel kesayanganmu ~...


...Ok aku akan jemput kamu....


...~ From Angga ~...

__ADS_1


Dan saat itu juga Lana meminta Angga hadir untuk acara wisudanya. Tetapi, karena Angga sudah telanjur janji sam joel jadinya Angga mengatakan kalau dia akan bertemu dengan klien penting.


Dan seperti biasa Angga pergi tanpa pamit kepada Lana. Karena dia tidak mau Lana bahagia didalam pernikahan ini. Dan Angga meluncur ke Bandara Sukarno Hatta, tetapi sebelum itu Angga menelpon sekretaris yaitu Rian.


"Hallo Rian. Handle semua pekerjaan saya karena saya hari ini tidak masuk. " Perintah Angga dingin. Hubungan Angga dan Rian merenggang dikarenakan Rian tidak tega Angga memperlakukan Rian dengan kasar. Sedangkan Angga dia mengira Angga suka dengan Lana, itu dikarenakan karena Rian selalu ikut campur urusannya dengan Lana. Setelah mengatakan itu Angga pergi meluncur ke bandara.


Angga menunggu di kursi tunggu yang ada disana dengan memakai kaca mata hitam yang menambah ketampananya. Saat sedang memainkan handpone untuk mengcet emailnya. Seseorang memanggilnya.


"Hai baby! " Panggil Joel ke Angga dan langsung mereka berpelukan. Dan juga Joel tidak malu mencium pipi Angga.


"Kamu jangan asal cium aja Joel! Ingat ini indonesia bukan paris. Kalau ada klienku melihatnya bagaimana, bisa digosipkan aku pria tukang selingkuh. " Peringatan Angga. Dan itu membuat Joel kesal.


"Untuk apa kamu takut Ga. Kamu kan lebih berkuasa dan tidak akan adakan orang yang berani sama kamu. " Jawab Joel narsis.


"Walaupun aku berkuasa, yang namanya gosip itu bisa membuat perusahaanku anjlok! " karena melihat Angga kesal, Joel mengalah dan menyuruh Angga untuk makan di restoran seofood kesukaannya.


Sesampai disana mereka memesan ruangan VVIP.


"Ga, kapan kamu bercarai dengan cewek mura*an itu? "


"Tunggu aku puas menyiksanya. " Jawab Angga santai.


"Tapi sampai kapan Ga. Aku tidak mau ya punya hubungan tanpa status yang gak jelas ini! " Kesal Angga.


"Kamu bisa tenang gak sedikit. Kamu ngertiin kondisi aku dong, orang tua aku saja masih di jerman. Gak mungkin kita melangsungkan pernikahan tanpa orang tuaku!" Betak Angga. Karena Angga membentaknya membuat Joel bertambah kesal, saat mau menjawab makanan yang mereka pesan tiba. Lalu mereka menyantapnya.


Setelah selesai makan, Joel pamit ke toilet. Saat di toilet Joel melihat Lana dan teman temannya berbincang dan ternyata Lana juga ke toilet. Dan Joel mendapatkan ide yang licik, saat Lana keluar di toilet. Joel membuka pintu VVIP itu yang akan dilewati oleh Lana. Dan saat Lana mendekat, Joel pura pura terjatuh dipangkuan Angga. Yang seakan akan Angga dan joel berciuman, dan itu berhasil membuat Lana sakit hati. Setelah Lana pergi barulah Joel berdiri dari pangkuan Angga.


"Lain kali hati hati. " Peringatan Angga sambik membenarkan kemejanya. Sedangkan Joel hanya tersenyum licik


Flashback off


*


*


*


*


*


****Aku buat panjang nih. Maaf kalau ada tulisan yang typo. Karena author masih orang awan.

__ADS_1


See you next chapter 😘😘


♪\(*^▽^*)/\(*^▽^*****)/


__ADS_2