Sang malaikat kecilku

Sang malaikat kecilku
CHAPTER 50# Kembali ke Indonesia


__ADS_3

1 MINGGU KEMUDIAN


Seperti yang sudah direncanakan oleh Ella dan keluarganya bahwa mereka akan menetap di Indonesia.


Sekarang ini Ella, Leo, Mama Ele, Papa Lio dan tidak lupa juga si kecil Gara dan Fana. Mereka sedang berpelukan dengan Uncle Roy William Graham, Aunty Kristina Claire Mardika, sepupu - sepupu Ella yaitu Lisa anamila Graham, Kelvin Marc Graham, dan Mona La salvatore Graham.


"Hiks.. Kenapa kak Ella tidak tingga di London aja? " Isak tangis Mona. Ella hanya menanggapinya dengan senyum hangat.


"Kakak sebenarnya juga mau tinggal disini bersama kamu, Uncle, Aunty, Kak Lisa, dan Kelvin. Tapi kamu tau sendirikan, kalau urusanku di sini sudah selesai. Dan aku juga akan memulai kehidupanku di Indonesia lagi. " Jelas Ella sambil menepuk pundak Mona yang sedang bergetar karena tangis.


"Udah Mona, kamu jangan nangis lagi. Kan kita juga akan ketemu lagi saat Ella menikah lagi. " ujar Lisa sambil berusaha menenangkan adiknya.


"Aunty jangan cedih. Nanti kita bakalan ketemu lagi kok. " Cendel Fana sambil memeluk kaki Mona. Mona langsung mengendong Fana dan memeluknya erat.


"Gara tidak mau memeluk Aunty? " harap Mona bukannya mau Gara malah menolak dengan keras.


"Gak mau! "Tolak Gara sambil menyilangkan tangannya.


"Ya... Kok gak mau, padahal Aunty pengen peluk Gara loh. " lesu Mona.


"Nanti kalau Aunty peluk aku, malah gak mau lepas. Bila begitu nanti aku telat ketemu sama Daddy. " Mendengar penjelasan Gara itu membuat semua orang yang ada disana tertawa kecuali Mona yang cemberut karena jawaban menyebalkan Gara.


"Ya sudah, kami pamit dulu ya semuanya. " Pamit Mama Ele.


"Hati - hati ya Ele. " ujar Aunty Tina sambil memeluk Mama Ele dan lanjut dengan Ella dan lainnya.


Setelah berpamitan, mereka menaiki Jet pribadi yang dibeli khusus untuk keluarga Graham. Para wartawan tidak ada disana, sebab keluarga Graham sudah merahasiakan keberangkatan mereka demi kenyamanan Gara dan Fana.


Si kecil Gara dan Fana sangat senang kerena bisa ke Indonesia dan ketemu lagi dengan Daddy mereka. Tetapi yang paling heboh sejak tadi adalah Fana, dia tidak pernah berhenti berceloteh tentang Indonesia sejak tadi.


Karena terganggu dengan celotehan Fana, akhirnya Gara memberikan cokelat yang dia bawa khusus untuk Fana jika kembarannya itu membuat dia terusik.

__ADS_1


Dan benar saja, setelah memakan cokelat itu Fana tertidur dengan cokelat ditangannya.


Ella hanya bisa menggeleng - gelengkan kepalanya ssat melihat anaknya yang mudah tertidur saat memakan cokelat.


Ella mengambil cokelat ditangan Fana dan mengendong Fana menuju kamar yang ada di pesawat jet itu.


Dan Fana pasti bakalan tidak akan terbangun sampai pesawat itu mendarat di Indonesia, sebab Fana tidak tidur dari malam karena dia terlalu senang bisa ketemu lagi dengan Daddy nya.


...___________🌸🌸🌸🌸___________...


BANDARA SOEKARNO HATTA


Setelah menepuh perjalanan kurang lebih 16 jam 40 Menit, akhirnya keluarga Ella tiba di Indonesia. Fana sejak tadi merengek karena tidak terbiasa dengan udara panas di Indonesia, dan ditambah lagi Fana baru bangun dari tidur panjangnya.


Karena tadi prediksi Ella salah, ternyata Fana terbangun setelah 3 jam tertidur.. Lalu Fana tertidur lagi setelah menempuh perjalanan udara selama 13 Jam.


Dan pastinya Ella kewalahan mengendong Fana, sebab Fana tidak mau digendong oleh orang lain selain Ella. Jadinya Ella mengendong Fana sedangkan Gara digendong oleh Papa Lio, Mama Ele menenteng barang bawaannya. Jika bertanya Leo membawa apa, jawabannya Leo membawa semua barang bawaan Ella, Fana dan Gara, bisa dikatakan bahwa Leo menjadi babu😂.


"Loh? Kamu Angga? Kok malah kamu yang jemput, bukannya kami dijumput oleh orang suruhan Papa ya? "Tanya Mama Ele, karena pasalnya mereka seharusnya dijemput oleh pengawal mereka.


"Itu.... " perkataan Angga terpotong karena Leo lebih dulu menjawabnya.


"Tadi Angga yang bilang ke aku kalau dia yang bakalan jemput kita, jadinya aku suruh pengawal kita untuk tunggu di rumah. " Jelas Leo dan langsung mendapatkan jitakan dari Mama Ele.


"Kenapa kamu gak bilang tadi. " kesal Mama Ele.


"Maaf mah, Lupa. " sambil mengusap - usap kepalanya yang kena jitakan oleh Mamanya.


Angga yang melihat Ella kesusahan karena Fana sejak tadi menangis, akhirnya meminta izin ke Angga untuk mengendong Fana.


"Biar aku saja yang menggendong Fana. " Ella langsung memberikan Fana ke Angga. Angga menenangkan Fana sambil menunggu barang - barang keluarga Ella di angkat ke garasi mobil Angga.

__ADS_1


Oh iya, aku lupa memberitahu bahwa mobil yang dibawa oleh Angga ada dua mobil.


"Hus.. Hus... Anak Daddy kenapa nangis hmm? " tanya Angga sambil menggoyang - goyangkan dan menepuk pelan punggung Fana.


"Fana menangis karena tidak biasa dengan cuaca panas Indonesia. " jelas Ella. Lalu Angga mengangguk paham, lalu Angga memanggil sekretarisnya yang bernama Tommy.


"TOMMY! " Panggil Angga dan langsung sekretaris Angga yang bernama Tommy itu berjalan ke arah Angga sambil membawa dua kipas angin mini ditangannya.


TOMMY ALVARO JUANDRA adalah seorang pria berparas tampan, berbadan kekar, berkulit putih dan memiliki hidung yang mancung. Dia juga merupakan sekretaris dari Angga dan sekaligus orang kepercayaan Angga.


"Kamu kipaskan anak saya! " perintah Angga.


"Baik tuan. " setelah dikipas oleh Tommy akhirnya Fana tenang dalam gendongan Angga.


Saat semuanya sudah beres, mereka masuk ke dalam mobil dengan mobil pertama diisi oleh Leo, Mama Ele, Papa Lio dan supir pribadi Angga.


Sedangkan mobil yang kedua diisi oleh Angga, Ella, Gaar dan Fana yang dikemudi oleh Tommy.


Setelah semuanya sudah stand by di dalam mobil, mereka menjalankan mobilnya menuju rumah baru mereka.


Semua orang berbisik - bisik dan juga ada yang mengvidiokan interaksi Angga dan keluarga Ella itu. Karena bagaimanapun Angga merupakan pengusaha muda yang tersukses di Indonesia.


*


*


*


*


*

__ADS_1


__ADS_2