
Ella sejak tadi melamun memikirkan percakapan Angga dengan Rian tadi. Benar tebakan kalian, bahwa yang mendengar percakapan antara Angga dan rian tidak lain adalah Ella.
Sampai - sampai panggilan Fana tidak terdengar oleh Ella.
"MOMMY! " Teriak Fana sambil cemberut. Dan itu berhasil membuat Ella tersentak kaget.
"Eh, iya sayang. Ada apa? " Tanya Ella setelah keluar lamunannya.
"Mommy cih. Cejak tadi Fana panggil - panggil gak dijawab. " Ngambek Fana sambil melipatkan kedua tangannya. Melihat hal itu membuat orang yang ada disana terkekeh geli. Tidak ada Angga disana, sebab Angga masih di kamarnya untuk menyelesaikan pekerjaannya.
"Maaffin Mommy ya sayang. Jangan ngambek lagi dong, " Bujuk Ella. Tetapi tetap saja Fana masih ngembek.
"Mmm. Kalau gitu, sebagai permintaan maaf Mommy. Mommy bakalan beliin boneka yang cantik untuk Fana. " Tawar Ella. Tapi bukannya senang Fana malah menggeleng kuat hingga membuat pipinya yang seperti bakpou itu ikut bergerak.
"Loh! Kenapa gak mau sayang, ini boneka loh? Boneka yang imut, lucu, malahan lebih lucu deh dari pada boneka yang ada di kamar Fana? " Tanya Ella bingung.
"Fana gak mau boneka. Fana maunya pictol! " Ucap Fans yang berhasil membuat orang yang ada disana kaget bukan main.
"Cucu Grandma yang cantik dan lucu, kamu tau dari mana pistol itu sayang? " Tanya Mama Ele dengan nada lembut.
__ADS_1
"Tau dali Papa Leo Glandma. Kemalin Papa Leo kasih aku hadiah pictol, kata Papa cupaya nanti aku bica melawan olang jahat. " Mendengar namanya disebut, Leo langsung mengambil ancang - ancang untuk mrlarikan diri, tapi naas kakinya tersandung dengan kaki orang lain. Dan orang itu tidak lain adalah Kelvin sepupu sekaligus musuh Leo.
BUGH
"Sial! " Umpat Leo dengan posisi tengkurap. Lalu Leo berdiri dan menatap Kelvin dengan tatapan tajam, sedangkan yang ditatap malah santai sambil menyantap makanannya seakan tidak terjadi apapun.
"Hei! Lo.... " Bentak Leo. Tapi sebelum Leo menyelesaikan perkataannya, telinga Leo sudah ditarik oleh Mama Ele dan sontak itu membuat Gara dan Fana tertawa senang sambil menyemangati Grandma nya.
"Ayo Glandma! Talik yang kencang - kencang! " Teriak Fana
"Hahhaha, telinga Papa ditarik! " Tambah Gara sambil menepuk - nepuk tangannya dengan senang.
"Aduh! Duh... Mamah! Udah dong mah! Malu dilihatin sama Gara dan Fana! " Melas Leo sambil berusaha melepaskan jeweran Mamanya.
"Tapi itukan juga demi Fana, supaya nanti Fana bisa membela dirinya dari orang jahat. " Kilah Leo.
"Kamu.. " Kesal Mama Ele.
"Eh, Mama. Lihat deh disana, ada yang mencuri tanaman Mama " bohong Leo. Dan dengan bodohnya Mama Ele percaya lalu menengok ke arah luar, saat melihat Mamanya lengah Leo melepaskan diri dari Mamanya. Setelah lepas, Leo melarikan diri.
__ADS_1
"Tapi boong! By Mama sayang. " Ejek Leo, sebelum sendal Mamanya melayang, Leo sudah menghilang dari sana.
"LEO! Dasar anak itu. " umpat Mama Ele.
*
*
*
*
*
**Maaf ya semua, segini dulu. Perutku lagi sakit sejak kemarin, besok insyaallah aku bakalan up doubel.
Jangan lupa tinggal kan like dan comen untuk Si Embul Gara dan Si manis Fana ya.
Oh iya, kalian mau banyakin scan Fana Gara/Leo/Ella Angga? Silahkan di jawab di kolom komentar ya.
__ADS_1
...See you next chapter😘😘...
...♪\(*^▽^*)/\(*^▽^*)/...