Sang malaikat kecilku

Sang malaikat kecilku
CHAPTER 55# Fitting baju


__ADS_3

Seminggu setelah acara lamaran, Angga dan Ella melakukan fitting baju. Mereka bukan hanya berdua saja si kecil Gara dan Fana juga ikut bersama Mama Ele dan Mami Aluna.


Mereka sampai di butik yang sudah pastinya nama butik tersebut sudah ternama.


Saat mereka memasuki butik, mereka sudah disambut oleh pria yang berparas tampan, berbadan tinggi dan kokoh, berahang keras, dan berkulit putih. Dia adalah pemilik butik tersebut. Yang tidak lain adalah teman Angga juga.


"Wow! Ada calon pengantin nih " Ledek teman Angga lalu mereka salam persahabatan layaknya pria.


"Dasar lo, selalu aja ledek gue! "Ujar Angga.


"Halo tante ku yang cantik, apa kabar tante? " tanya teman Angga itu sambil menyalami tangan Mami Aluna.


"Kabar tante baik Hasan. " balas Mami Aluna ke teman Angga yang bernama Hasan.


Setelah menyalami Mami Aluna, Hasan beralih menatap Mama Ele.


"Dan tante yang seperti orang turky ini, pasti calon mertua Angga ya? " tebak Hasan. Dan dibalas dengan senyuman oleh Mama Ele.


"Salam kenal tante. Namaku Muhammad Hasan Delvin, tante bisa panggil aku Hasan. Seperti orang - orang lain. " Perkenalan Hasan panjang Lebar. Sambil menyalami tangan Mama Ele.


"Salam kenal juga nak. " setelah menyalami Mami Aluna dan Mama Ele.


Lalu Hasan menatap Ella, Gara dan Fana. Hasan menatap Ella sangat lama, hal itu membuat Angga cemburu dan membuat Ella agak risih.


"Kenapa lo menatap Istri gue! " sentak Angga, yang mmebuat Hasan langsung tersadar dengan apa yang dia lakukan.


"Dia ini...? " tanya Hasan.

__ADS_1


"Dia Ella, istri gue yang gue ceritain ke elo. " Kata Angga lalu memeluk pinggang Ella dengan posesive. Tapi Ella langsung menyingkut Angga.


"Aduh.... Kenapa kamu sikut aku sayang? " keluh Angga sambil memegang perutnya.


"Daddy kenapa? Kok megang pelut? Pelut Daddy cakit ya? " tanya Fana dengan polosnya, karena dia memang tidak melihat Ella menyikut Angga.


"Huhuu.. Sayang. Mommy kamu jahat ke Daddy, masa perut Daddy di sikut. " Ngadu Angga ke Fana, dan langsung mendapatkan tatapan tajam dari Ella.


"Mommy jahat! Kenapa Mommy nyikut pelut Daddy. " Bela Fana, dan Angga langsung mengangkat satu alisnya tanda meledek.


"Enggak kok sayang, Mommy menyikut perut Daddy karena Daddy nya nakal. " ujar Ella sambil melirik Angga dengan sinis.


Saat Fana mau berbicara lagi, Gara langsung menutup mulut Fana dengan telapak tangannya.


"Ichh! Kok Gala nutup mulut Fana cih! " kesal Fana.


"Karena kamu banyak omong. " ujar Gara dengan nada pelan.


Gara memghela nafas dikarenakan sifat keras kepala kembarannya itu. Lalu Gara mengeluarkan sesuatu didalam saku - sakunya. Yang dimana pasti membuat Fana diam.


"Nih! " Gara menyodorkan ke Fana. Melihat apa yang Gara berikan, membuat mata Fana berbinar.


"Coklat! " terik Fana dan langsung mengambil cokelat itu dan memakannya. Tebakan kalian benar kalau kalian menjawab cokelat, cokelat adalah makanan kesukaan Faan dan sekaligus makanan membuat Fana diam dan tertidur.


" Jadi dia mantan istri lo yang Elo ceritain dulu? " tanya Hasan kaget.


"Kalau iya memangnya kenapa? " tanya Angga balik dengan nada kesal.

__ADS_1


"Gila lo Ga.. " Mendengar kata 'Gila' dari temannya membuat Angga dan Ella mengerutkan dahinya.


"Maksud lo? " tanya Angga yang mulai emosi.


"Lo Gila. Bisa - bisanya lo mengcerain istri secantik ini. Kalau gue jadi Elo, udah gue kurung istri gue dan gak akan gue lepasin. " ujar Hasan, yang membuat emosi Angga tadi menjadi surut dan berubah menjadi sebal.


"Hai calon istrinya Angga, perkenalkan nama gue Hasan. " Perkenalan Hasan sambil menyulurkan tangan kanannya. Saat Ella mau membalas jabatan tangan Hasan, tangan Ella langsung ditahan oleh Angga.


"Gak usah kenal. Dia sudah tau kamu. Lebih baik kita memilih baju. " ujar Angga dan langsung membawa Angga ke lantai atas untuk memilih baju.


Semua orang hanya menggeleng - gelengkan kepalanya melihat tingkah Angga.


Lalu Hasan beralih menatap ke arah Gara, hanya Gara aja karena Fana sudah tertidur didalam gendongan Mami Aluna.


"Hai anak ganteng. Om boleh daftar jadi Papa kamu gak? " Bercanda Hasan. Dan Gara langsung melihat Hasan dengan tatapan tajam.


"Om mau mati ya?! " setelah mengatakan itu Gara langsung berjalan menyusul Mommy dan Daddy.


"Gak anak gak bapak sama - sama kejam sama gue. " Guman Hasan sambil mengelus elus dadanya.


*


*


*


*

__ADS_1


*


Hai semua ketemu lagi sama aku, setelah aku hiatus seminggu karena aku lagi PTS. Sesuai janjiku aku update tanggal 11.


__ADS_2