
Mau tidak mau Anna harus meluangkan waktu untuk melawan kedua security itu, ketika salah satunya mencengkram kuat tubuh Anna, Anna menggunakan kedua kakinya untuk menghajar satu security didepannya lalu security itu terjatuh ke lantai.
Tak menunggu lama, Anna menggunakan kepalanya untuk diadu dengan kepala security mencengkram kuat tubuhnya. Anna berhasil melepaskan diri dari security itu lalu tanpa basa basi Anna menendang tepat diwajah security itu.
Perkelahian itu berlangsung hanya kurang dari dua menit, karena Anna berhasil membuat kedua security itu ambruk dilantai. Anna segera menaiki mobil yang dibawa oleh anak buahnya, sementara motornya akan dibawa oleh anak buahnya yang berpakaian sama dengan Anna. Di dalam mobil Anna berganti pakaian dengan pakaian seperti biasanya, Anna terlihat lugu, cantik dan kalem.
Anna lolos dengan menjadi penumpang dari sebuah mobil dari hotel itu, sementara anak buahnya mungkin akan tertangkap di gerbang pintu masuk hotel, tapi tak masalah karena dia pasti akan segera dibebaskan oleh kakak atau ibunya.
Siang harinya! Hari ini adalah hari yang sial bagi Jennie, karena masalah ini tidak mungkin dilanjutkan meskipun pelakunya tertangkap! Sebab kariernya dan juga karier sutradara itu akan hancur bila kasus ini dilanjutkan dan mencuat ke publik. Anak buah Anna bebas dengan begitu mudah, karena dianggap hanya iseng, sementara Jennie masih tidak mengerti apa yang terjadi kepadanya hari ini, dan apa efek kedepannya nanti.
Jennie pulang ke rumahnya untuk beristirahat! Namun alangkah terkejutnya Jennie saat melihat Anna tengah duduk di sofa ruangan televisi sambil menyeruput jus apel dan ngemil makanan ringan.
"Hai Jen, kenapa dengan wajahmu seperti stres berat begitu?"
"A-Anna kenapa kau bisa ada disini?"
"Tidak usah kaget, aku sendiri tidak kaget jika kau bisa masuk ke dalam rumahku! Lagipula kita ini kan pernah bersahabat! Sini Jen duduk, aku lagi mau nonton film seru deh!" Anna tersenyum dengan sangat manis siapa yang menyangka gadis yang terlihat lugu seperti Anna, ternyata jago berkelahi dan menumpas musuh-musuhnya.
"Anna kau jangan macam-macam kau lupa aku memegang kartu as mu?"
"Aku putar ya filmnya!" Anna memutar sebuah film di televisi besar milik Jennie, film yang berasal dari flashdisk milik Anna.
Dan sebuah adegan Jennie dengan sutradara tadi terpampang nyata di layar televisi dihadapan Jennie saat ini.
"A-Anna! Kau, kau yang tadi pagi masuk ke dalam kamar hotel? Anna kau,"
"Dengar Jen, aku masih berbaik hati karena tidak menyebarkan video mu ini ke seluruh sosial media! Jika aku kejam karier mu akan habis di tanganku!"
Anna bangkit dari sofa, membuat Jennie untuk pertama kalinya melihat sosok Anna yang berbeda 190° dari Anna yang selama ini dia kenal.
"Kau! Jika kau berani menghancurkan karierku, maka aku akan memberitahukan kepada Bright dan keluarganya dengan menunjukkan buku catatan itu!"
"Jennie Jennie, kau masih tidak tau siapa aku setelah aku bisa melakukan semua ini?"
__ADS_1
"Anna jangan-jangan kau sudah!"
"Sekarang menjauh dari hidupku dan juga Bright, dan jalani hidupmu seperti biasa atau aku akan menghancurkan hidupmu hanya dalam hitungan detik Jennie!" Anna menatap tajam Jennie.
Jennie nyaris buang air kecil dicelana saking ketakutannya pada Anna, selama ini Anna tidak pernah menampakkan aslinya seperti saat ini, Anna yang dikenal oleh semua orang adalah Anna yang kalem, lugu, manis, dan lemah lembut.
"Ba-baik Anna!" Jennie pun ketakutan setengah mati pada Anna saat ini.
Anna bergegas mengambil tasnya, lalu hendak pergi meninggalkan kediaman Jennie.
"Anna, apa kau tidak akan melakukan hal yang sama terhadap Bright, seperti kau melakukan semua ini terhadapku? Kau dan keluarga aslimu, apa seberbahaya ini Anna?"
Anna pun terdiam, lalu tak menjawab pertanyaan Jennie.
"Anna flashdisk mu!" Jennie menunjuk kearah flashdisk berisi film jas jos dirinya dengan sutradara yang masih belum dicabut pada televisinya.
"Hadiah dariku untukmu Jen, karena aku punya banyak copyannya!"
Anna pergi meninggalkan rumah Jennie, sementara Jennie masih gemetaran dia tidak menyangka Anna seperti ini aslinya bulu kuduknya masih merinding melihat tatapan mata Anna yang sangat tajam.
Anna memakai baju feminim seperti biasanya, wajahnya berseri dan imut serta menyejukkan hati, terdengar mobil Bright sudah memasuki halaman rumah, dan Anna segera menyambutnya.
"Sore suamiku!" Anna menunggu Bright keluar dari mobil.
Seperti biasanya Anna akan membawakan tas kerja Bright, lalu masuk ke dalam rumah.
Bright melirik kearah Anna, sepertinya Anna baru mandi karena wajahnya terlihat sangat fresh dan harum sekali membuat Bright merasakan sesuatu dibawah sana mulai bergerak-gerak.
Anna menggandeng tangan Bright dengan manjanya.
"Anna tolong menjauh dariku!"
"Kenapa? Aku bau ya?"
__ADS_1
"Tidak, kau wangi!" Bright keceplosan.
"Iya dong wangi, kalau bau nanti suami bisa kabur cari yang lain," Anna mencium pipi Bright.
Membuat Bright salah tingkah dan wajah Bright memerah. Bright menatap wajah Anna dengan tatapan sendu, dalam hatinya selama bertahun-tahun Bright mencoba untuk tidak tertarik pada Anna karena Bright tau Anna adalah ... tapi kenapa semakin dia berusaha Bright merasa semakin tidak sanggup.
"Cie yang natap aku lama-lama nanti naksir loh," goda Anna sambil tersenyum manis.
Bright pun langsung tersadar dan buru-buru memalingkan wajahnya.
"Percaya diri sekali kau!" Bright segera menjauhi Anna namun Anna mengekor dibelakangnya sampai ke kamar.
"Anna sudah sana tunggu di meja makan, aku mau ganti baju!"
"Bright kau tidak usah malu, lagipula aku kan sudah melihat seluruh isi dalam tubuhmu saat itu!"
"Anna kau benar-benar wanita mesum!"
"Tapi kau suka kan? Bagaimana kalau mulai sekarang kita tidur satu kamar?" Anna mendekatkan dirinya pada Bright.
Bright semakin menjauhi Anna mundur kebelakang, namun Anna tetap mendekati Bright hingga kedua kaki Bright mentok dengan ranjang sementara Anna semakin mendekat dan akhirnya keduanya terjatuh dengan posisi tubuh Anna diatas tubuh Bright.
Anna tersenyum senang bisa sedekat ini dengan Bright, sementara Bright melihat wajah Anna sedekat ini membuatnya mengingat kembali saat SMA dia pernah mengikuti Anna dan tak sengaja mendengar pembicaraan Anna dengan seseorang, Anna diminta mendekati Bright dan harus membuat Bright jatuh cinta padanya.
"Kau tidak pantas mendapatkan cinta dariku Anna! Menyingkir dari tubuhku sekarang!" Bright membentak Anna hingga membuat hati Anna seperti dihantam dengan keras.
Bright mendorong tubuh Anna dengan kasar lalu membuat tubuh Anna terjatuh ke samping. Bright segera bangun dari ranjang begitu juga Anna.
"Bright apa kau mengetahui sesuatu tentangku? Sampai kau sebenci ini padaku?"
♥️♥️♥️
Ayo Bright katakan yang kamu dengar dulu! Ngomong-ngomong ngeri juga Anna ya, tampilan lugunya rapih banget sampe Jennie aja ga tau kalau Anna aslinya sebadas itu.
__ADS_1