Sekedar Dinikmati Bukan Dicintai

Sekedar Dinikmati Bukan Dicintai
Bab 21


__ADS_3

Malam harinya, Larisha tengah asik mengobrol dengan Anna didalam kamar yang ditempati oleh Anna dan Bright, sementara Bright sedang bersama Tuan Lan duduk dipinggir kolam renang.


"Dad, apa musuh-musuhmu dimasa lalu sudah berhenti mengganggu keluarga kita?"


"Iya sepertinya begitu, hanya terakhir beberapa tahun lalu saat Paman Tan diculik dan aunty Luna tertembak setelah itu mereka kembali lenyap! Kenapa kau menanyakan hal ini Bright?"


"Tidak, aku hanya senang saja karena Dady sudah tidak ada urusan dengan dunia mafia!"


"Ya, Dady sangat mencintai momy sampai Dady rela mewariskan group Limson berikut bisnis yang keuntungannya luar biasa banyak pada anak buah Dady yang sekarang menjadi ketua disana!"


"Dad, apa kau membenci musuh-musuhmu?"


"Tentu saja! Apalagi dengan group brotherhood, Dady dengar beberapa tahun lalu group brotherhood mulai dirintis oleh istri dan anak-anak dari mendiang ketuanya. Dady sangat mengutuk mereka!"


Jleb..


Mendengar Tuan Lan sangat membenci group brotherhood membuat Bright semakin ragu untuk memberitahukan tentang Anna pada Ayah dan Ibunya, mustahil sekali Tuan Lan akan bisa menerima Anna. Hati Bright semakin gelisah, disatu sisi Bright sudah mulai mencintai Anna, tapi disisi lain keluarganya pasti tidak akan menerima Anna jika mereka sudah mengetahui identitas Anna.


"Ah satu lagi, Dady dengar anak perempuan dari group brotherhood itu bernama Valerie tapi semua orang belum ada yang pernah melihat Valerie ataupun ibu dan saudara laki-lakinya!"


"Dad, andai kau tau kalau Anna adalah Valerie apa kau bisa menerimanya seperti sekarang kau menerima Anna dengan sangat baik?" Dalam hati Bright.


Sementara itu didalam kamar Anna, Larisha masih terus menceritakan bagaimana menyebalkannya Bright saat kecil, bahkan sangat irit sekali bicara dan sangat pendiam.


"Kau tau An, saking anak itu pendiam saat mencium bau gosong dari oven pun Bright tidak memberitahukan momy!"


"Oh ya mom? Lalu bagaimana? Apa momy memarahi Bright?"


"Memarahinya percuma saja, Bright tidak akan mempedulikan orang yang sedang memarahinya, momy hanya menasihatinya saja agar lebih peka terhadap keadaan sekitar! Eh dia pergi begitu saja meninggalkan momy yang belum selesai bicara!"


Ckckck..


"Bright lucu ya mom, saat di sekolah juga Bright tidak pernah bicara dengan teman-temannya. Tapi justru itu yang membuat Anna jatuh cinta padanya,"


"Cie, menantu momy sweet banget si! Jarang loh An, ada wanita seperti mu, kau cantik, Dokter anak, dan kau tidak malu mengejar cintamu pada Bright. Momy sangat berterimakasih karena kau sudah mencintai anak momy sepenuh dengan hati,"


"Anna yakin kok mom, setiap hari jika Bright terus terkena gombalan cinta dari Anna lama-lama Bright akan jatuh cinta pada Anna,"


"Pokoknya momy dukung terus An, nah ini juga salah satu dukungan dari momy untuk membuat Bright jatuh cinta padamu," Larisha memberikan sebuah paper bag.

__ADS_1


"Mom ini apa?" Anna melongok isi paper bag itu lalu dilihatnya sebuah lingerie berwarna merah terang didalamnya.


"Bagaimana kau suka?"


"Tapi mom, Anna takut Bright akan marah jika Anna pakai ini besok,"


"Tidak An, momy jamin Bright tidak akan marah tapi Bright akan mengemis untuk kau layani," Larisha tersenyum pada Anna.


"Ya sudah, Anna terima ya mom!"


"Pokoknya kau harus pakai itu besok! Jika tidak, momy akan marah!"


Saat sedang masih asik ngobrol, Bright datang ke kamar.


"Pak Dokter tampan, sini masuk sayang!"


"Mom, Dady bilang momy suruh cepat ke kamar katanya!"


"Iya yasudah, Anna kau istirahat ya! Momy ke kamar dulu,"


"Iya mom, terimakasih ya mom!"


"Bright, kau tidak senang ya besok kita akan bulan madu?"


"Aku senang, lagipula itu untuk menyelamatkan kedua orangtuaku!"


Anna pun terdiam mendengar bulan madu besok hanya dianggap sebagai ajang penyelamatan kedua orangtuanya saja! Padahal Anna berharap, bulan madu itu diinginkan oleh Bright untuk merekatkan jalinan kasih diantara keduanya, tapi sepertinya Anna terlalu cepat berharap dan menyimpulkan.


"Anna, di rumah momy kita tidak bisa tidur terpisah kamar jadi aku akan tidur didalam kamar ini!"


"Aku tidak masalah, karena memang begitu seharusnya!"


"Aku tau Anna, harapanmu dengan pernikahan ini sangat besar! Tapi aku tidak mau membuat orangtuaku kecewa,"


"Aku tau Bright, terlalu dini jika aku mengharapkan mu secepat ini! Kau tenang saja, aku akan bersabar menunggu cintamu!"


"Aku akan tidur di sofa ini!"


"Tapi itu akan membuatmu tidak nyaman Bright!"

__ADS_1


"Tidak apa An, aku di sofa saja!"


"Baiklah jika itu maumu!" Anna pun segera menarik selimut dan bersiap memasuki dunia mimpinya.


Sementara Bright hanya bisa memandangi wajah cantik Anna saat tertidur! Rasanya ingin sekali kedua kakinya itu melangkah keatas ranjang dan tidur bersama Anna, tapi Bright takut naf sunya tidak bisa dia tahan, dan kalau Anna hamil sebelum orangtuanya mengetahui bahwa Anna adalah anak dari group brotherhood yang sangat mereka benci, bagaimana nasib Anna nantinya.


Keesokan harinya, Larisha dan Tuan Lan sangat antusias sekali menemani Anna dan Bright untuk bulan madu ke sebuah pulau, Anna dan Bright pun sudah bersiap untuk pergi. Mereka langsung menuju bandara untuk menuju pulau yang terkenal dengan keindahannya dan menjadi destinasi wisata terbaik di negara ini.


Setelah menempuh perjalanan lumayan jauh, Tuan Lan, Larisha, Anna dan Bright tiba di sebuah pulau yang masih sangat terjaga dari tangan-tangan jahil manusia, pulau itu sangat bersih dan tidak terlalu ramai.


Anna melihat hamparan air biru didepan kedua matanya, pasir yang putih dan ombak yang tidak terlalu kencang.


"Anna, kau suka pulau ini?"


"Suka sekali mom,"


"Nanti kau juga pasti akan suka dengan penginapan yang sudah momy pesan! Ayo ikut kita lihat dulu penginapannya!" Larisha menggandeng Anna.


"Lihat tuh momy mu, dia sangat bahagia sekali memiliki menantu seperti Anna. Mereka cepat sekali akrab,"


"Iya Dad, "


"Jangan hanya iya saja, cepat berikan cucu untuk momy dan Dady!"


Bright hanya tersenyum semu mendengar Tuan Lan meminta cucu secepatnya! Tuan Lan dan Bright mengikuti Larisha dan Anna dari belakang menuju penginapan yang sudah direservasi sebelumnya oleh Larisha.


Hanya terdapat 6 penginapan di pulau ini, karena pulau ini harganya sangat fantastis dan sangat dijaga sekali kelestariannya jadi hanya dibatasi saja dengan 6 penginapan. Penginapan Anna dan Larisha hadap-hadapan.


Petugas penginapan pun membuka penginapan, lalu Larisha dan Anna masuk kedalam. Dari dalam penginapan kita bisa menikmati pantai indah tadi, bahkan penginapan ini seperti memiliki halaman sebuah pantai, karena memang halamannya langsung pantai pasir putih.


"Pokoknya, nanti momy akan video call dan kau harus sudah memakai lingerie pemberian momy itu, oke Anna?" Larisha berbisik ditelinga Anna.



♥️♥️♥️


Itu Dady Lan engga ikutan ngasih hadiah buat Bright gitu? Masa kalah sama momy Risha yang ngasih hadiah buat Anna, katanya pengen cucu kasih lah hadiah buat Bright obat apa kek yang bisa bikin air laut ikut goyang-goyang 🤣🤣🤣🤣


Like, komen, Vote jangan lupa ya buat maak othor biar makin semangat up nya🙏

__ADS_1


__ADS_2