Sekedar Dinikmati Bukan Dicintai

Sekedar Dinikmati Bukan Dicintai
Bab 55


__ADS_3

Perlahan tapi pasti Anna mulai menurunkan pinggulnya agar timun import itu bisa masuk tepat kedalam lubang donat miliknya, sementara bibir Anna dan Bright masih terus saling menyesapp.


"Bright Ahhhh," lenguhan panjang pertanda bahwa sesuatu yang besar dan panjang dibawah sana sudah kembali menemukan sarangnya.


Anna sedikit kesakitan karena donatnya itu kan tidak pernah dimasuki timun import lagu sejak setahun terakhir, hanya kemarin-kemarin saja satu kali itu pun dilakukan oleh Bright secara kasar hingga Anna masih sedikit ketakutan masih sakit nantinya.


"Bright sempit, pulang dulu ya?"


"Tidak Anna aku tidak akan tahan, disini saja lagipula sudah masuk aku tidak rela melepaskannya lagi,"


Anna pun menggigit bibir bawahnya saat perlahan Bright membantunya menggerakkan pinggul Anna keatas kebawah hingga membuat timun import itu merasakan dipijit-pijit dan dihimpit oleh sesuatu yang sangat sempit.


"An, masih sempit terus kau seperti masih perawan!"


"Ish itu karena tidak pernah lagi!"


"Yasudah mulai sekarang kan ada aku,"


"Emmmtth ah,"


Kedua mata Bright setengah terpejam saat ini menikmati sensasi rasa yang sulit ia utarakan lagi, sambil terus membantu Anna bergerak diatas pangkuannya Bright menikmati pemandangan labu import yang ikut goyang-goyang seiring gerakan yang dilakukan oleh Anna.


Tak tahan melihat kedua labu import yang gundal gandul itu Bright akhirnya melahap satu persatu labu import milik Anna.


"Ah stth Bright,"


Malam itu mobil Bright ikut bergoyang seolah ikut merasakan gempuran yang dilakukan oleh Anna pada si empunya. Semakin kesini Anna semakin bergerak cepat hingga mobil itupun semakin bergoyang cepat seperti sedang terkena gempa yang sangat dahsyat.


Malam ini menjadi saksi penyatuan keduanya yang penuh dengan cinta dan kasih yang sempat terkubur akibat sebuah jarak dan kesalahpahaman yang lama tak terselesaikan.


Lagi-lagi seseorang berada tidak jauh dari posisi mobil bergoyang itu, dengan perlahan dan mengucek kedua matanya orang tersebut semakin mendekati mobil karena dia seperti melihat mobil itu bergoyang-goyang dengan kencang orang ini adalah orang yang sama saat Daniel dan Britney memarkirkan mobilnya dipinggir jalan dan terjadi hal serupa pada mobil dipinggir jalan dengan yang ia saksikan sekarang.


"Anak muda jaman sekarang! Tidak dipinggir jalan, pinggir pantai pun jadi, asal jangan pinggir jurang saja bisa-bisa itu mobil semakin bergeser akibat gempuran orang didalamnya!"


Ckckck..


"Bright ah!"


"Iya Anna, terus aku suka sekali ah!"


Cukup lama keduanya menikmati kenikmatan dalam posisi seperti itu! Hingga Anna akhirnya merasa pegal dan capek.


"Aku capek Bright!"


"Yasudah biar aku yang ambil alih,"


"Hmm," Anna masih berdehem karena rupanya Bright masih mau melanjutkan lagi kegiatan olahraga malam keduanya.

__ADS_1


Bright menuntun Anna menuju kursi belakang mobil membuat Anna memposisikan dirinya membelakangi Bright, dan Bright langsung tancap gas dengan memborbardir Anna dari belakang. Dihentakkannya dengan kencang oleh Bright hingga Anna melenguhh sambil mendongakkan wajahnya.


"Kau suka An?"


"Ah, i-iya Bright emtth,"


Kedua tangan Bright berpegangan pada pinggang Anna sembari terus menghentakkan timun import itu dari belakang membuat suara-suara surgawi itu nyaring terdengar hingga keluar mobil.


Semakin lama, Bright semakin menyukai dengan posisi ini, terlihat kedua labu import itu ikut bergelayutan saat Bright terus menghantam Anna dengan kecepatan tinggi.


"An, sepertinya aku ingin sampai An, ah!"


Sebuah erangann panjang mewakili sebuah rasa dan kepuasan seorang Bright Limson saat menitipkan benih-benih cinta yang dia semburkan dengan sangat deras.


Anna duduk sambil mengatur nafasnya yang terengah-engah, dan Bright pun duduk disamping Anna.


"Terimakasih An, m" Bright mengecupp dahi Anna.


"Bright kalau aku hamil bagaimana? Kan kita sudah cerai?"


"Cerai?"


"Memangnya siapa yang setuju kita bercerai?"


"Aku sudah menandatangani surat cerai kita,"


"Tapi aku tidak Anna, sampai kapanpun aku tidak akan menandatanganinya!"


Anna dan Bright pun saling menatap, Anna tidak menyangka bahwa selama ini surat cerai itu tidak ditandatangani oleh Bright, Sehun keduanya belum resmi bercerai.


"Setelah aku bereskan si cecunguk satu itu, kita pulang menemui Dady dan momy ya!"


"Cecunguk? Siapa?"


"Siapa lagi kalau bukan laki-laki yang nekat meminta ciuman dari wanita yang hanya mau aku menciumnya?"


"Iuw kau percaya diri sekali si!"


"Memang benar kan? Kau tidak mau dicium oleh James, jika olehku kau tidak pernah menolaknya, kau menginginkannya terus kan, ayo mengaku!"


"Tidak begitu, Bright kau ini!" wajah Anna memerah seperti kepiting rebus saat Bright tau bahwa Anna memang hanya mau dicium olehhya.


"Memang apa yang akan terjadi pada James nantinya?"


"Biar Nick yang urus, tanganku gatal bila mengurus urusan tidak penting!"


Anna tidak tau pasti apa yang akan dilakukan Bright pada James yang sudah berani-beraninya menentang keturunan group Limson! Tapi yang pasti hidup James saat ini dalam masalah besar.

__ADS_1


Malam ini Bright mengantarkan Anna pada tempat tinggal sementaranya.


"Kau pindah sekarang nya ke rumah ku, masa kita tidur berpisah begini?"


"Sabar! Setelah kita menemui orangtuamu dan mereka memberikan restu, baru aku mau kembali tinggal bersama mu,"


"Tapi aku pasti sangat rindu An, aku tidak mau kita tinggal terpisah!"


"Pokoknya sebelum kita menemui Dady Lan, aku tidak mau tinggal bersama mu Bright, hubungan kita harus benar-benar clear dari masalah.


"Baiklah kalau begitu aku hargai keputusan mu An, dan satu lagi menjauh dari James aku tidak suka kau dekat-dekat dengannya!"


"Iya bawel," goda Anna karena Bright terus saja mengoceh.


"Ya sudah sampai bertemu besok ya sayang, mimpi yang Bright yah!"


"Mimpi yang indah kali?"


"Jangan indah dong, Bright aja!"


"Ish ga jelas!"


"Kiss dong!"


"Tadi kan sudah, sambil mimi pula!"


"Lagi,"


Keduanya kembali berciuman dengan mesra, setelah berpamitan Bright pulang dan Anna masuk kedalam wohnung.


Sesampainya di rumah, Bright segera menelepon Nick.


"Hallo Nick,"


"Ada apa?"


"Bereskan urusanku!"


"Selalu saja aku! Urus saja sendiri!


"Kau rela memang keturunan group Limson diinjak-injak harga dirinya?"


"Apa? Siapa yang berani menginjak-injak harga diri keturunan group Limson, katakan?"


Bright menceritakan apa yang menggangunya dan ingin dibuat menjadi apa si pengganggu ini, tinggal mengadu pada Nick maka urusan akan beres total.


"Beraninya cecunguk kecil itu, baru punya rumah sakit kecil seperti itu sudah berani memecat saudaraku! Lihat saja nanti akan ku buat orang itu menangis sampai terkencing-kencing!"

__ADS_1


Domanick menutup teleponnya, dan bersiap untuk membereskan masalah yang menggangu saudaranya! Domanick dan Bright memang kerap kali tidak sejalan dalam berbagai hal keduanya selalu berbeda pendapat dan selalu berselisih paham tapi jika Bright dalam masalah, Nick lah yang selalu menjadi garda terdepan membela saudaranya itu.


__ADS_2