Sekedar Dinikmati Bukan Dicintai

Sekedar Dinikmati Bukan Dicintai
Bab 15


__ADS_3

Flashback on!


Bright yang baru saja mendapatkan sebuah jam tangan yang dia temukan didalam tas sekolahnya dan ada memo bertuliskan nama Anna, biasanya Bright akan membuang apapun yang para siswi-siswi genit berikan untuknya, termasuk jika itu adalah pemberian dari Anna, tapi setelah melihat jam itu seperti jam mahal, Bright memutuskan untuk mengembalikannya saja.


Sore itu, semua siswa sudah meninggalkan kelas untuk pulang ke rumah masing-masing, begitu juga dengan Anna yang tidak ada dikelasnya, Bright pun memutuskan untuk pulang saja dulu besok baru dia akan kembalikan, namun saat Bright sudah masuk kedalam mobil jemputannya! Bright melihat Anna berjalan keluar gerbang sekolah, lalu tak lama sebuah mobil hitam menariknya masuk ke dalam itu.


"Ikutin mobil itu!" Perintah Bright pada supirnya.


"Baik Tuan muda Bright!"


Bright mengikuti mobil yang membawa Anna, mobil itu berhenti di sebuah rumah kecil lalu Anna pun masuk ke dalam rumah tersebut bersama dua orang yang tadi bersamanya didalam mobil. Bright pun segera turun, lalu berjalan untuk mengintip dari jendela samping rumah kecil tersebut.


Plakkkkk....


Satu tamparan keras bersarang dipipi sebelah kanan Anna oleh seseorang wanita yang diyakini oleh Bright itu adalah momynya Anna.


"Sakit mom!"


"Sakit kan? Kalau begitu buat anak dari Alam Limson jatuh cinta kepadamu dan hancurkan hidupnya, buat lumpuh kek atau buat dia seperti mayat hidup!"


"Kalau aku tidak mau?"


"Maka mau akan momy singkirkan Anna! Momy dan kakakmu sudah bersusah payah untuk menyusun rencana menghancurkan group Limson termasuk anak-anaknya!"


"Tapi Tuan Lan sudah tidak memegang group Limson lagi mom, aku mohon stop!"


"Dasar anak setan! Alan Limson dan antek-anteknya itu yang sudah membunuh Ayahmu, Paman mu termasuk bisnis brotherhood semuanya tanpa sisa! Dia harus merasakan hal yang sama dengan yang kita alami,"


"Mom, apa kau lupa? Tuan Lan bahkan koma selama lima tahun, itu semua karena apa? Karena Dady menyewa pembunuh bayaran untuk menembaknya, ini sudah impas mom hentikan!"


"Lakukan sesuai rencana momy atau momy akan mengurung mu ditahanan bawah tanah dan momy sendiri yang akan akan menghancurkan anak-anaknya satu persatu!"


Anna pun berusaha untuk berpikir, kalau sampai momynya mencari jalan lain untuk menghancurkan Bright, Domanick, Britney dan dia dikurung maka dia tidak akan bisa menolong Bright dan keluarganya nanti.


"Baiklah aku sendiri yang akan menghancurkan keturunan Tuan Lan, aku akan mulai dengan Bright!"


"Bagus, itu baru anak momy!"


Bright yang mendengarkan semua percakapan Anna dan Ibunya, langsung pergi berlari dan masuk ke dalam mobil.

__ADS_1


"Ayo cepat jalan!"


"Baik Tuan!"


Didalam mobil, Bright masih ketakutan dengan apa yang sudah dia dengar. Ternyata Anna adalah wanita jahat, bahkan ayahnya lah dalang dibalik Tuan Lan koma.


"Aku benci kau Anna!!!"


Flashback off!


"Bright, kau kenapa Bright kau baik-baik saja kan?"


"Diam, dan keluar dari kamar ku!" teriak Bright.


"Bright aku salah apa padamu?"


"Mulai hari ini dan seterusnya jangan pernah menganggap pernikahan ini pernikahan sungguhan, dan jangan pernah memberikan makanan ataupun minuman apapun padaku!"


Bright terus mendorong Anna hingga Anna keluar dari dalam kamar Bright dan terjatuh ke lantai.


Brugg..


Anna kembali ke dalam kamarnya! Namun lampu kamarnya mati, dan seseorang menyergap mulut Anna.


"Emmtttt,"


"Diam, ini aku"


"Kak Valo," lirih Anna.


"Anna, aku terpaksa kesini momy yang menyuruhku! Kenapa kau belum juga membuat Bright lumpuh? Kenapa Domanick juga masih sehat? Aku dan momy hampir selesai dengan tugas kami! Jadi kau harus segera melakukannya!"


"Kak aku takut kau dan momy gagal, sudahlah kak kita akhiri saja! Kekuatan mu dan momy serta anak buah kita tidak sebanding dengan group Limson,"


"Anna kau jangan lemah, kau tau Dady kita dibunuh hidup-hidup, Dady dibakar saat dia masih hidup, bisnis keluarga kita semua hancur Anna! Jangan pernah jatuh cinta atau kasihan pada laki-laki itu! Ini," Valo memberikan sebuah botol berukuran kecil berisi cairan.


"Apa ini?"


"Jika kau teteskan satu tetes saja pada air minum mereka, maka Bright, Domanick, Britney akan mengalami kematian jaringan otak! Pertemuan keluarga adalah waktu yang tepat untuk melakukannya!" Valo pun pergi meninggalkan Anna dan keluar lewat jendela kamar Anna.

__ADS_1


Tangan Anna gemetaran menggenggam botol kecil itu! Apalagi ibu dan kakaknya pasti akan segera menyerang markas group Limson dan juga pasti akan mencelakai Tuan Lan yang sekarang adalah mertuanya.


"Aku harus mencari tahu Kaka dan momy akan menyerang group Limson kapan, sehingga aku bisa membocorkan rencana momy dan kakak! Walaupun itu artinya, aku bisa saja kehilangan kakak dan momy seperti aku kehilangan Dady." Gumam Anna.


Anna masuk ke dalam kamar mandi, lalu membuang botol yang diberikan oleh Valo kedalam kloset, karena tidak akan pernah mungkin Anna mencelakai Bright ataupun keluarganya.


Keesokan harinya! Bright keluar dari dalam kamar yang langsung disambut oleh Anna.


"Pagi Bright sayang, sini tasnya!"


"Tidak usah!" Bright menepis tangan Anna dan buru-buru turun ke lantai bawah menuju parkiran rumah.


Anna pun tetap kekeh menyusul untuk melepas suaminya pergi bekerja. Namun Bright curiga satu hal, karena Anna seperti tidak akan pergi bekerja hari ini, Bright masuk ke dalam mobil lalu setelah beberapa meter Bright memutuskan untuk tetap berada disekitaran jalan dekat rumahnya.


Benar saja, terlihat Anna memesan taxi online dengan gerakan mencurigakan, Bright pun memutuskan untuk mengikuti Anna. Perjalanan itu cukup jauh bahkan sampai berjam-jam, Bright harus menjaga jarak sangat jauh agar Anna tidak curiga, beruntung jalanan cukup ramai sehingga banyak kendaraan jadi mobil Bright cukup terhalang.


Anna tiba di sebuah dermaga tak terpakai, Anna turun dan berjalan kaki dari sebelum pintu dermaga agar bisa menyelinap masuk dengan aman! Bright pun ikut mengikuti Anna. Tujuan Anna adalah untuk menyelidiki kapan anak buah kakak dan ibunya itu akan menyerang group Limson dan kapan Ibunya itu akan membunuh Tuan Lan, agar Anna bisa mencegah itu.


Namun saat bersembunyi dibalik sebuah truk, salah satu anak buah ibunya ada yang menyadari bahwa sedang diintip.


Anna pun buru-buru berpindah tempat sementara anak buah Ibunya mulai mendekati tempat Anna tadi. Saat sedang berusaha mencari tempat yang lebih aman, Bright menarik tangan Anna.


"Bright, kenapa kau disini?"


"Cepat ikut!" Bright menarik tangan Anna menuju tempat yang lebih aman, keduanya berhadap-hadapan dan masuk ke sela-sela kontainer.


"Bright aku harus dapatkan informasi itu, jadi kau pulanglah!"


"Mana mungkin aku membiarkan mu sendirian!" kata Bright sambil celingak-celinguk.


Anna kemudian mendaratkan ciuman dibibir Bright, membuat Bright pun terdiam sejenak.


"Bright aku mencintaimu, dan aku tidak akan mungkin mencelakai mu!"




♥️♥️♥️♥️

__ADS_1


Nanti setelah bisa membereskan urusan keluarga Anna, apa Bright dan Tuan Lan dan Larisha masih bisa menerima Anna😔 Anna sampai rela akan ngorbanin keluarganya sendiri.


__ADS_2