Sekedar Dinikmati Bukan Dicintai

Sekedar Dinikmati Bukan Dicintai
Bab 17


__ADS_3

"Anna saat SMA aku pernah mengikuti mu sampai di suatu rumah dan di sana aku mendengar semua percakapan mu dengan seseorang wanita yang aku yakini itu adalah ibumu! Kau jahat Anna, kau tidak mencintai ku kau hanya memiliki tujuan untuk mencelakai aku dan keluargaku!


Anna pun memutuskan untuk jujur pada Bright terkait semua tentangnya.


"Bright kau benar, Ibu dan kakak laki-laki ku meminta aku untuk mencelakai seluruh keluargamu, sementara ibu dan kakakku akan fokus untuk merebut kekuasaan group Limson dengan menyerang mereka secara tiba-tiba nantinya!"


"Bukan cuma itu saja, ayahmu juga orang yang sudah membuat Dady ku koma selam 5 tahun lamanya iya kan Anna?"


"Kau benar, aku adalah anak dari salah satu ketua pimpinan group brotherhood! Orang yang sudah menyewa pembunuh bayaran dan membuat Dady mu koma selama 5 tahun!"


"Anna aku tidak akan pernah memaafkan mu Anna dan juga keluarga asli mu!"


"Saat Dady mu sadar, group Limson berhasil menemukan pembunuh bayaran itu dan membawa pembunuh bayaran itu ke markas kami! Di sana group Limson memporak-porandakan markas kami, semua anggota grup brotherhood berhasil kalah oleh group Limson, dan semua anggota group brotherhood digantung di gedung itu, kemudian gedung itu habis terbakar! Termasuk Dady ku yang mati terbakar hidup-hidup!"


"Apa? Apa Dady ku melakukan itu?"


"Semua atas perintah Dady Lan!"


Bright pun merasa serba salah, disatu sisi Bright benci karena keluarga Anna sangat jahat, tapi disisi lain tindakan Ayahnya juga tidak bisa dibenarkan, bahkan sampai menewaskan Ayah dari Anna.


"Bright, ibu dan kakakku salah, mereka tidak mau membuka lembaran baru, mereka masih diselimuti oleh dendam! Aku harus menggagalkan itu semua, meskipun aku bisa saja kehilangan ibu dan kakakku nanti,"


"Anna, aku tidak tau harus bagaimana sekarang!"


"Bright satu hal yang harus kau tau, aku tidak akan pernah mencelakai mu! Sebesar apapun tekanan yang dilakukan oleh Ibu dan kakakku, aku tetap akan melindungi mu,"


"Anna apa kau sadar itu artinya kau akan membuat Ibu dan kakakmu celaka?"


"Aku menyayangi mereka, tapi aku tidak akan pernah bisa mengorbankan mu! Aku tau aku apapun jalan yang akan aku pilih, itu akan sama-sama membuatku terluka Bright!"


Bright pun memeluk Anna dengan erat membiarkan gadis itu menangis didadanya.


"Anna terimakasih untuk semua pengorbanan mu untukku!"

__ADS_1


Anna pun mengangkat wajahnya, dipandangnya wajah Bright, begitu juga dengan Bright yang memandangi wajah Anna, sementara kedua tangannya masih betah memeluk Anna.


"Apa itu artinya, aku memiliki harapan untuk dicintai olehmu?" Anna menatap dengan penuh harapan.


Bright tak langsung menjawab dan justru mendaratkan bibirnya dibibir Anna, Bright dan Ana berciuman ditengah dinginnya angin malam dan gelapnya langit. Anna sangat bahagia karena Bright mau membuka hatinya, Anna membalas ciuman itu dengan memperdalam memagut bibir Bright.


Bright mendorong tubuh Anna ke dinding gubug tersebut, lalu diteruskannya meraup bibir Anna sehingga keduanya kembali berciuman, bintang-bintang di langit menjadi saksi kemesraan itu Anna dan Bright malam ini.


Keduanya sama-sama larut akan ciuman yang diiringi oleh rasa yang mulai tumbuh di hati Bright. Kedua tangan Bright bahkan membelai penuh mesra punggung Anna, sementara tangan Anna mencengkram pundak kanan dan kiri Bright.


Setelah cukup lama, Bright mengakhiri ciuman dibibir Anna lalu kemudian mendaratkan kembali ciuman itu dileher jenjang Anna, membuat Anna menggigit bibir bawahnya sendiri ketika Bright mencium lehernya, Bright terus melayangkan ciuman dibibir Anna hingga tanpa sadar Bright meninggalkan jejak-jejak merah kepemilikannya dileher Anna.


"Nona ampun! Baik, aku kami akan mengaku!" Kedua anak buah Ibunya Anna berteriak.


Bright dan Anna pun terpaksa berhenti melakukan aktivitas menyehatkan itu, keduanya sama-sama menggaruk pundak da leher padahal tidak ada yang gatal. Bright tersenyum manis pada Anna, begitu juga dengan Anna, keduanya seperti anak baru gede yang baru merasakan indahnya jatuh cinta.


"Bright, mereka sudah mau mengaku!"


"Iya Anna, yasudah kita masuk!" Bright menjadi salah tingkah.


"Kalian itu anggota mafia, dengan peluru dan senjata tajam kalian tidak takut! Giliran dengan tikus dan ular kalian sampai kencing di celana, dasar aneh!" Anna mengambil salah satu handphone mereka dan mengirimkan pesan pada salah satu rekan mereka di dermaga, bahwa mereka sedang mengurus kekacauan di dermaga selatan jadi belum bisa kembali ke dermaga Utara, pesan itu bertujuan agar tidak ada kecurigaan dari anak buah Ibunya yang lain karena dua orang ini tidak ada ditempat.


"Nona singkirkan tikus-tikus ini dari tubuhku, aku mohon nona!"


Anna pun menyingkirkan tikus-tikus itu dari tubuh kedua anak buah ibunya, begitu juga dengan ularnya yang dimasukkan kembali kedalam kotak kaca.


"Jadi apa rencana ibu dan kakakku?"


"Lusa pukul 23.00 malam mereka akan mengepung markas group Limson dan membunuh mereka semua dan juga akan menculik Tuan Lan hidup-hidup lalu membawanya kedepan ibumu!"


"Baiklah, kalian akan disini sampai aku kembali nanti! Besok akan ada orang yang memberikan kalian makan dan minum, jadi nikmatilah hari-hari kalian selama disini"


Anna dan Bright pun masuk kedalam mobil lalu pergi meninggalkan gudang setelah mendapatkan informasi dari kedua anak buah ibunya langsung. Anna segera memesan tiket pesawat untuk pulang ke negara asal Bright dan Anna.

__ADS_1


"Anna, apa besok kita akan pulang?"


"Iya aku sudah memesan tiket pesawat untuk kita, nanti kau bawalah Dady Lan dan momy Larisha ke tempat liburan atau vila atau apapun itu agar mereka menginap dan mengosongkan rumah!"


"Lalu kau bagaimana Anna, aku tidak mungkin membiarkan mu sendirian!"


"Aku akan menemui ketua group Limson langsung untuk mengatakan semuanya!"


"Anna aku akan ikut denganmu,"


"Tidak, kau harus pastikan Dady dan momy mu tidak ada di rumahmu lusa itu, Bright!"


"Tapi bagaimana jika Group Limson tetap membencimu dan mereka juga tetap mencelakai mu?"


"Kau khawatir padaku Bright? Aku senang kau sudah mulai mengkhawatirkan aku,"


"Anna ini bukan waktunya untuk menggombal,"


"Ini bukan gombal Bright, aku akan terus membuat mu jatuh cinta padaku sehingga bukan leherku saja yang nantinya mendapatkan bekas kissmark tapi di bagian lain juga!" Anna tersenyum meledek.


"Anna, berhenti bersikap genit begitu!"


"Memangnya kenapa, aku genit dengan suamiku sendiri! Lihat Bright masih merah kan," goda Anna sembari menunjukkan bekas kissmark pada Bright yang sedang fokus menyetir.


"Anna cukup jangan membuatku malu,"


"Kau malu, tapi kau ingin melakukannya lagi kan padaku?"


Bright pun tersenyum, sambil geleng-geleng kepala Anna terus menggodanya. Keduanya tiba di kediaman Bright lalu turun dari mobil.


♥️♥️♥️


Geleng-geleng terus ngangguk ya Bright, Halah malu-malu banget si nih anak cowok satu🤣

__ADS_1



__ADS_2