Sekedar Dinikmati Bukan Dicintai

Sekedar Dinikmati Bukan Dicintai
Bab 58


__ADS_3

Setelah urusan dengan James berakhir dan Bright menjadi pimpinan rumah sakit, Anna pun bisa bekerja kembali di rumah sakit itu dengan nyaman, gosip tentang Anna dan Bright pun sudah diketahui oleh rekan-rekan Dokter dan suster yang bekerja di rumah sakit, bahwa Bright dan Anna sebenarnya sepasang suami istri yang pernah terpisah oleh keadaan.


Siang harinya Bright menemui Anna di ruang prakteknya!


"Boleh masuk Dok?"


"Cih, masuklah!"


"Mau makan siang diluar bersamaku?"


"Kenapa, kau takut jika makan siang di kantin kita jadi bahan gosip anak-anak lain?"


"Tidak Anna, aku malah suka mereka menggosipkan aku dengan mu,"


"Baiklah, karena aku sudah lapar jadi aku akan ikut denganmu untuk makan siang diluar,"


Bright pun merangkul Anna, keduanya melangkah menuju parkiran lalu masuk kedalam mobil.


"An tadi pagi momy menelpon ku!"


"Oh ya? Apa momy dan Dady Lan sudah tau tentang kita Bright!"


"Bukan, bukan mereka belum tau kita kembali bersama! Tapi momy dan Dady bilang ada hal penting yang ingin dibicarakan denganku, jadi mereka meminta aku untuk pulang lusa!"


"Sepertinya memang sangat penting Bright kau harus pulang!"


"Iya, dan aku berencana sekalian membawamu dan mengatakan kita sudah bersama kembali, bagaimana?"


"Ya baiklah kalau begitu aku juga ingin secepatnya menemui momy dan Dady Lan saat itu aku pergi meninggalkan kalian begitu saja, aku ingin memperbaiki semuanya Bright,"


"Terimakasih Anna, kau mau menerima ku kembali aku yakin kita bisa lebih bahagia kedepannya,"


Anna sangat bahagia sekali bisa kembali bersama dengan laki-laki yang selalu mengisi hatinya, begitu juga dengan Bright yang sudah tidak dapat lagi berpaling pada wanita selain Anna! Anna terlalu berharga untuk digantikan.


Setibanya di rumah makan sederhana di Desa itu, Bright dan Anna turun dari mobil pada saat hendak masuk ke rumah makan Anna melihat Jay dengan seorang wanita tapi wanita itu bukan Katlyn.


Dari jarak yang cukup jauh karena mobil Jay sudah parkir hendak meninggalkan rumah makan, wanita yang tengah hamil itu masuk kedalam mobil


"Tunggu Bright, itu sepertinya Dokter Jay!" Anna menunjuk mobil Jay.


Bright yang melihat mobil Jay dan wanita yang baru saja masuk kedalam mobilnya sudah mengira bahwa itu memang Jay.


"Ah bukan An mobilnya cuma mirip!"


"Tapi aku melihat wajah Dokter Jay juga sebelum mereka masuk kedalam mobil, wanita hamil itu siapa Bright?"


"Anna sudahlah lagipula kalau benar itu Jay kau cemburu melihat dia dengan wanita lain?"


"Bright bukan begitu, tapi semalam Katlyn telepon kalau mereka berdua akan bertunangan akhir bulan ini!"


"Yasudah mungkin itu saudaranya!"


"Iya juga si, tapi wanita yang sedang hamil tua itu seperti seumuran denganku!"


"Sudahlah ayo masuk, aku sudah lapar sayang!"

__ADS_1


Anna dan Bright pun masuk kedalam rumah makan! Keduanya makan siang bersama sambil terus saling menatap.


Di rumah sakit, Katlyn sedang mondar-mandir tak karuan karena Jay tidak kunjung mengangkat teleponnya padahal Jay sudah berjanji akan mengajaknya makan siang diluar siang ini tapi sejak tadi Jay tidak kelihatan batang hidungnya.


Kriuk.. kriuk bunyi perut keroncongan.


"Aduh aku bisa mati kelaparan karena cacing-cacing diperut ku terus berdemo anarkis, Jay kemana si?" Katlyn kesal sendiri.


Akhirnya karena Jay tak kunjung datang, Katlyn memutuskan untuk makan di kantin. Jam istirahat sudah selesai Anna dan Bright kembali ke rumah sakit dan berpapasan dengan Katlyn.


"Lemes banget kaya karyawan belum gajian!" ledek Anna.


"Gimana engga lemes Dok, perut kelaperan tadi!"


Tak lama kemudian Jay muncul dari arah depan sontak saja Katlyn langsung memasang wajah bad mood.


"Kalian disini?" Jay memulai obrolan.


Katlyn langsung membuang muka, sementara Bright pun melirik kearah Anna entah apa maksud dari lirikan itu.


"Dokter Jay, tadi Dokter habis ke rumah makan dekat sini ya?" Anna bertanya karena yakin tidak salah lihat.


"Rumah makan? Ti-tidak tadi aku sedang ada urusan Dok, jadi tidak sempat makan siang!"


"Apa iya aku salah lihat ya?" Gumam Anna.


"Sayang kau kan ada jadwal pasien sebentar lagi, ayo aku antar ke ruangan mu!" Bright menarik tangan Anna dan membawanya pergi.


"Loh Bright, aku kan belum selesai bicara dengan Katlyn!" protes Anna.


"Sebenarnya apa yang kau sembunyikan Bright? Apa Jay mempunyai rahasia?"


"Rahasia? Tidak untuk apa Jay punya rahasia!"


"Katakan!"


"Tidak ada sayang!"


Belum selesai Anna memancing Bright agar bicara hal yang dia sembunyikan, seorang suster mengetuk pintu ruangan Anna.


Tok..


Tok..


"Dok, pasien sudah menunggu!"


"Iya baiklah, persilahkan masuk saja sus!" perintah Anna.


"Semangat ya istriku, aku juga akan kembali ke ruangan ku!"


"Iya kau juga dah!" Anna tersenyum manis.


Di tempat semula, Jay dan Katlyn masih saling diam.


"Aku mau lanjut kerja!" ujar Katlyn sambil melangkah pergi.

__ADS_1


Namun satu tangan Jay menahannya.


"Kau sudah makan siang?"


"Menurut mu?" Katlyn menanggapi dengan wajah ketus.


"Kat aku minta maaf, tadi itu sepupu ku meminta tolong untuk mengantarnya ke supermarket!"


"Ke supermarket? Bukankah tadi Dokter Anna bilang dia melihat mu di rumah makan? Kau enak-enakan makan padahal sudah memiliki janji untuk makan siang denganku Jay apa kau pikir itu tidak menyebalkan?"


"Kenapa si hal sepele begini saja kau harus marah-marah begini Kat?"


"Sepele? Jay aku menunggumu sampai perutku sakit karena menahan lapar, lalu kau enak-enakan makan dengan siapa hah?"


"Aku sudah bilang aku tidak makan siang, aku ke supermarket mengantar sepupuku!" Jay mulai menaikkan nada bicaranya.


"Oke sepupu, untuk apa kau mengantar sepupu mu ke supermarket?"


"Untuk belanja bulanan Kat, hanya itu saja!"


"Belanja bulanan? Sepupu mu yang tengah hamil itu kan? Kenapa belanja bulanan bukan dengan suaminya tapi denganmu?" Katlyn menatap penuh curiga pada Jay.


"Jika kau tidak percaya padaku sepenuhnya, lebih baik batalkan saja rencana kita untuk bertunangan!" Jay mulai menatap serius atas ucapannya.


"Oke jika itu mau mu, sekalian saja kita akhiri hubungan kita ini!" Katlyn bergegas pergi meninggalkan Jay.


Kedua matanya sudah mengembang tak tahan ingin menangis karena rasanya cukup sakit, Jay dengan teganya membatalkan pertunangan yang sudah disepakati berdua begitu saja.


Jay pergi ke ruangan Bright dengan wajah murung dan menutup pintu dengan sangat kencang.


Bug.


"Santai lah!" sindir Bright.


Jaya hanya terdiam menundukkan wajahnya.


"Jay, kau harus akhiri petualangan mu sebelum semuanya semakin runyam, kasihan Katlyn!"


"Bright sekarang aku tanya padamu? Bisakah kau melupakan Anna?"


"Tentu saja aku tidak bisa!"


"Sama Bright, aku sudah terlanjur nyaman dengan Katlyn!"


"Jay tapi ini hal gila, kau sama halnya menyakiti 3 orang sekaligus! Leya, Katlyn, dan bayi yang akan segera lahir!"


"Kau tau kan hubungan ku dengan Leya seperti apa?"


"Iya Jay aku tau! Tapi ini bukan jalan yang tepat jika kau melakukan hal seperti ini,"


"Aku tau Bright, tapi mau bagaimana lagi aku tidak akan bisa lepas dari Leya, tapi aku juga tidak mau mengakhiri hubungan ku dengan Katlyn,"



__ADS_1


__ADS_2