
Untuk pertama kalinya Bright melihat tatapan kedua mata Tuan Lan memerah dan penuh amarah terhadap Anna dan Ibunya, Tuan Lan terus menodongkan pistol sementara Anna berusaha membangunkan ibunya yang sudah terkena tembakan oleh Domanick.
"Cukup dad, aku mohon jangan sakiti istriku!"
"Aku bukan hanya akan menyakiti istrimu, tapi aku akan membunuhnya Bright!" Tuan Lan dengan suara bergetar.
Bright berdiri lalu menghampiri Tuan Lan, Bright mengarahkan pistol milik Tuan Lan tepat didahinya sendiri.
"Maka bunuhlah aku dulu sebelum kau membunuh istriku!"
"Bright bodoh, wanita itu sengaja masuk kedalam keluarga kita untuk memecah belah keluarga kita!" teriak Domanick.
Air mata Bright sudah tumpah ruah, rupanya ibunya Anna hanya berpura-pura lemas! Dia kemudian mengayunkan lengannya saat Anna fokus membantunya berdiri sedangkan Domanick dan Tuan Lan fokus pada Bright yang menghalangi mereka menembak Anna.
Dor..
Satu tembakan dilayangkan oleh Ibunya Anna mengenai punggung belakang Bright, tubuh Bright kemudian terkapar dan Tuan Lan segera merengkuh tubuh Bright yang sudah bersimbah darah.
"Bright," teriakan Anna mewarnai ruangan yang penuh dengan suara tembakan.
Domanick pun kembali melesatkan tembakan untuk menembak ibunya Anna, namun Anna menghalanginya dan mengenai perut sebelah kanan Anna, Sehun tubuh Anna terkapar ke lantai.
"Anna!" teriak Ibunya yang langsung melayangkan tembakan susulan, namun Domanick berhasil menghindar.
"Nick, bantu Dady!" Tuan Lan berusaha mengangkat tubuh Bright.
Sementara dua orang anak buah brotherhood membawa tubuh Anna yang sudah bersimbah darah! Mereka pergi melewati pintu samping rumah Tuan Lan untuk menghindari group Limson yang saat ini sedang menghabisi sebagian besar group brotherhood.
Ibunya Anna dan beberapa anak buah brotherhood yang berhasil menyelamatkan diri, masuk kedalam mobil dan didalam mobil mereka berusaha memberikan pertolongan pertama pada Anna agar gadis itu bisa bertahan.
Diberikannya selang oksigen pada hidung Anna agar dia bisa bernafas terus!
"Bright! Bright! Bright!"
__ADS_1
Sementara di kediaman Tuan Lan, suara tangisan Larisha tidak dapat terelakkan lagi saat melihat tubuh Bright yang sudah bersimbah darah dipelukan suaminya! Domanick segera membantu Tuan Lan menggotong tubuh Bright untuk membawanya ke rumah sakit.
Britney dan Daniel pun berusaha menguatkan Larisha yang tidak henti-hentinya menangis histeris. Melihat salah satu anaknya terkapar bersimbah darah seperti ini, membuat Larisha mengingat kembali moment saat pesta pernikahannya dengan Tuan Lan! Larisha saat itu menyaksikan sendiri dengan kedua matanya, bagaimana peluru itu bersarang dikepala Tuan Lan dan darah segar keluar dari sana.
Rasa trauma dimasa lalu, membuat jiwa Larisha saat ini sangat terguncang! Mereka akhirnya tiba di rumah sakit, dan Bright langsung mendapatkan pertolongan.
"Dad, aku bersumpah akan membunuh Anna dengan tanganku sendiri!" Domanick masih diliputi amarah yang meletup-letup.
"Kita harus menjauhkan Bright dari Anna, wanita itu ternyata penuh kepalsuan!" timpal Tuan Lan.
"Momy tidak menyangka dad, ternyata Anna sangat jahat! Dia anak dari musuh kita, dia sudah merancang semua ini, dia membuat Bright seperti ini dad! Momy tidak akan memaafkannya!" jeritan penuh sesak Larisha kala mengingat Anna menipu keluarga Limson seperti ini.
"Mom, lalu sekarang dimana kak Anna?"
"Dia melarikan diri, momy benci Anna dad momy benci Anna!" Larisha terus menangis histeris.
"Mom, momy harus kuat Kak Bright pasti bisa bertahan! Aku akan mencari wanita itu mom, Anna harus bertanggungjawab kalau sampai kak Bright, kalau sampai," Britney tidak dapat melanjutkan perkataannya saat air mata yang sejak tadi dia tahan akhirnya menetes juga.
Daniel pun langsung memeluk Britney, menenangkannya agar sabar menghadapi semua cobaan ini.
"Sabar sayang, kita akan mencari Anna sampai dapat!"
"Tidak perlu! Jangan pernah lagi keluarga kita bertemu Anna." Tegas Tuan Lan.
Tap.
Tap.
Tap.
Disaat suasana penuh duka, ketua group Limson datang untuk melihat keadaan Bright.
"Tuan Lan, maaf kami terlambat mengantisipasi penyerangan itu!" ujar ketua.
__ADS_1
"Tidak, wanita itu memang sudah gila sama seperti suaminya yang tewas itu! Dan anak perempuannya ternyata lebih gila lagi karena berani menikahi putraku!"
Ketua pun merasakan betul kekecewaan keluarga Tuan Lan terhadap Anna, tapi sebesar apapun kekecewaan mereka! Keluarga Tuan Lan berhak tau bahwa Anna pernah berusaha menyelamatkan mereka.
"Tuan Lan, mungkin aku akan bicara sedikit lancang dan tidak pantas! Tapi aku rasa kau dan semua keluarga mu berhak mengetahui ini!"
Tuan Lan dan yang lainya pun mulai terdiam fokus mendengarkan apa yang dikatakan oleh ketua.
"Sehari sebelum group brotherhood menyerang markas group Limson, Bright dan Anna datang untuk memberitahukan tentang rencana jahat ibu dan kakaknya untuk menyerang markas kami disaat kami lengah pada malam hari! Dan mereka juga berencana menculik mu dan Nyonya Larisha, hanya saja Anna dan Bright membawa kalian pergi dari rumah! Jadi Ibunya Anna tidak bisa melancarkan aksinya pada saat itu!"
"Jadi pada saat kami pulang bulan madu dan security rumah mengadu ada penyerangan itu juga ulah Ibunya Anna dan group brotherhood?"
"Benar Tuan, aku hanya ingin kau sedikit membuka pandangan bahwa mungkin saja Anna tidak sejahat apa yang kita kira!"
"Kenapa Bright diam saja ketika tau bahwa Anna adalah anak dari ketua group 3 yang tewas itu?? Walau bagaimanapun, Bright dan Anna tidak akan pernah bisa bersama, kau lihat ini ketua? Kau lihat semua kekacauan ini?" Tuan Lan masih diselimuti oleh amarah.
"Iya aku tau Tuan, aku hanya ingin kau melihat dari dua sudut pandang yang berbeda! Jika Anna mampu membocorkan rahasia group brotherhood pada kita, bisa saja cintanya pada Bright itu tulus!" Ketua pun berpamitan meninggalkan rumah sakit.
Dihati kecil Tuan Lan juga tidak percaya jika Anna berniat jahat pada keluarganya apalagi pada Bright, sorot mata Anna terlihat tulus saat dirinya tengah menatap Bright, tapi kebohongan Anna membuat Tuan Lan membenci menantunya itu.
Sementara itu ditempat berbeda! Anna dan ibunya sedang menjalani perawatan yang serius terutama Anna yang tertembak dibagian perut sebelah kanannya, sementara ibunya setelah peluru dibahunya itu dikeluarkan sekarang sudah terlihat baik-baik saja.
"Anna! Anna! Andai saja kau mematuhi semua perintah momy, ini semua tidak akan menimpamu Anna! Kakakmu juga pasti masih hidup saat ini, ini semua karena group Limson, mereka harus dibinasakan!"
"Kita kehilangan banyak anggota nyonya! Kita tidak akan mungkin menang melawan group Limson!"
"Untuk sementara waktu, sebaiknya kita bersembunyi! Aku akan membawa Anna pergi jauh dari sini! Kita susun lagi rencana kita setelah kita merekrut anggota-anggota baru!"
"Baik Nyonya!"
__ADS_1
♥️♥️♥️
Kasihan Anna dan Bright terpaksa harus dipisahkan karena ego orangtua mereka masing-masing 😔