Sekedar Dinikmati Bukan Dicintai

Sekedar Dinikmati Bukan Dicintai
Bab 50


__ADS_3

Katlyn pun membayangkan jika dirinya benar-benar bisa menikah dengan Jay, karena bagi Katlyn Jay itu sosok sempurna dia penyayang, nyambung ketika diajak ngobrol dan dia juga lemah lembut.


"Amin! Oh ya, kau sudah pindah kesini artinya hutang-hutang mu pada Dokter Bright sudah lunas?"


"Sudah!"


"Hei ada apa dengan wajah murung mu itu Val?"


"Sebenarnya!"


"Sebenarnya? Sebenarnya apa?"


"Sebenarnya Bright adalah mantan suamiku, Kat!"


"Apa?" saking terkejutnya Katlyn langsung beringsut tak lagi tiduran dan kedua bola matanya memutar.


"Val, wah tidak bisa aku percaya kau dan Dokter Bright benar-benar merahasiakan ini dari kita semua?"


"Ya mau bagaimana lagi, dia datang secara tiba-tiba Kat! Aku pun shock, dia ada di Desa ini!"


"Lalu kenapa kau baru cerita kalau mantan suamimu itu ternyata Bright padaku? Val kita kan teman, aku selalu mengatakan semua rahasia ku padamu!"


"Maaf maaf Kat, aku hanya ingin menutup semua ceritaku bersamanya itu saja! Aku takut terluka kembali!"


"Tunggu! Itu berarti Bright memang sengaja datang ke Desa ini untuk mencari mu Val, dan dia terus membantumu kan? Aku baru sadar, dari mulai meminjamkan mu uang lalu menyuruhmu tinggal di rumahnya, astaga aku bodoh sekali baru sadar!"


"Dia datang hanya untuk menyampaikan kekecewaannya saja padaku Kat, kata-katanya sangat menyakitkan!"


"Apa Bright sudah tau alasan kau menceraikannya saat itu?"


Anna pun mengangguk karena memang Bright sudah mengetahuinya.


"Apa dia tidak minta maaf?"


"Sudah, dia sudah minta maaf kok! Tapi aku memang ingin sendiri dulu Kat, hatiku perlu ditata kembali karena terlalu banyak rasa sakit akibat hubungan kami dulu!"


"Iya juga sih, tidak perlu terburu-buru untuk menentukan sebuah keputusan penting didalam hidup kita Val, jalani saja dulu! Tapi, apa Bright tau kalian sempat hampir punya anak?"


Anna pun menggelengkan kepalanya, Anna belum mau menceritakan itu pada Bright.


"Val seharusnya kau beritahu dia! Bright juga berhak tau kau keguguran, dan gilanya itu ulah mendiang ibumu, eh maaf Val keceplosan habis emosi kalau ingat kelakuan mendiang ibumu saat itu!"


"Sudahlah Kat, nanti aku akan beritahu jika memang itu perlu!"


Setelah keduanya saling curhat, Anna dan Katlyn merasa lebih lega. Keesokan harinya di rumah sakit.


Katlyn baru saja datang bersama dengan Anna.


"Suster Katlyn aku ke ruangan ku dulu oke!"

__ADS_1


"Oke, semangat Dokter Valerie!"


Anna pergi menuju ruangannya sementara Katlyn menyapa rekan sesama suster yang tengah sibuk menyiapkan peralatan operasi.


"Pagi!"


"Pagi suster Katlyn, oh ya sus kau lihat Dokter Jay tidak pagi ini?"


"Belum, biasanya mobilnya memang sudah ada si di parkiran! Memangnya kenapa sus?"


"Tadi, pagi-pagi sekali ada seorang wanita yang sedang hamil tua datang kesini sus nyariin Dokter Jay!"


"Wanita hamil, tua apa muda?"


"Muda si, apa itu saudaranya ya?"


"Mungkin saja, nanti kalau aku melihat Dokter Jay akan aku sampaikan padanya!"


Seperti biasanya rumah sakit sangat ramai sekali hari ini, termasuk juga Bright yang cukup kewalahan karena hari ini kedatangan banyak pasien dengan berbagai macam penyakit yang dideritanya.


Anna yang dari kejauhan melihat Bright tengah sibuk memeriksa satu persatu pasien, sejenak memandangi wajah yang sedang serius itu tanpa mau mendekat lebih dekat lagi, cukup melihatnya dari kejauhan saja.


Siang itu, Anna dan rekan-rekannya yang lain sedang makan siang bersama di kantin! Tapi Anna tidak melihat sosok Bright ada disekitar kantin hanya James yang datang lalu menghampirinya.


"Anna, sore ini kita jalan-jalan yuk?"


"Perlu kemana? Biar aku antar?"


Sial dalam hati Anna, sepertinya sekeras apapun usahanya untuk menghindari James dia akan tetap berusaha membujuknya agar mau pergi kencan dengannya.


"Sama suster Katlyn, mau pergi makan bareng iya kan sus?"


Byur..


Air yang sudah berada didalam mulut suster Katlyn kembali keluar, secara Katlyn tidak tau apa-apa kenapa jadi namanya yang dibawa-bawa.


"Ah i-iya,"


"Anna kau kan sudah punya kekasih, harusnya aku juga diajak kita pergi bertiga saja!"


"Apanya yang pergi bertiga?" Jay ikut menimbrung.


"Jay kau mau tidak kita double date dengan Dokter Anna dan Dokter James?


"Boleh juga, daripada di rumah bosan! Kapan?"


"Sore ini pulang dari rumah sakit,"


Dalam hati Anna, suster Katlyn gak bisa diajak kerja sama banget malah mengiyakan.

__ADS_1


"Tuh An, Dokter Jay sama suster Katlyn nanti kalau aku engga diajak kau jadi nyamuk,"


"Iya deh ya sudah! Aku duluan ya," Anna pergi meninggalkan kerumunan rasanya malas berlama-lama dengan James.


Entah kenapa melihat kedatangan Jay tadi, Anna justru mengharapkan temannya juga ikut nimbrung tapi ternyata tidak ada.


"Eh ya ampun An, sadar! Lupakan itu hanya masa lalu, sudah lah aku tidak mau mengingat dia lagi." Dalam hati Anna.


Anna duduk dihalaman samping rumah sakit yang view-nya menghadap ke pantai! Bangku yang terdapat di halaman samping rumah sakit, adalah tempat favorit Anna disaat jadwal pasien berikutnya masih ada waktu.


Anna duduk menghirup udara segar, sambil meregangkan otot-otot lehernya.


"Sendiri aja?" suara berat yang menyapa Anna, membuatnya mencari sosok si pemberi suara.


Bright duduk disamping Anna sambil menatap kearah pantai.


"Kau disini?"


"Kenapa, kau mencari ku?"


"Tidak, untuk apa juga aku mencari mu," sinis Anna.


"Oh rupanya aku saja yang terlalu berharap kau mencari ku tadi di kantin!"


"Sial, kenapa si duduk berdekatan dengan Bright saja jantungku terus berdetak kencang bisa-bisa aku kena serangan jantung kalau begini!" Dalam hati Anna.


Nanti bulan besok mampir ya😁👇👇👇👇


♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️


Novel Terbaru : Cassanova Penikmat Sepupu


Sinopsis :


Bukan bacaan untuk dibawah umur! Bocil harap skip! Bijaklah dalam menentukan bacaan!


Tuhan, tidak bisakah hari ini kau turunkan hujan badai, angin topan, angin beliung atau cairkan lah es di kutub Utara agar pernikahan kakak sepupuku batal dengan perempuan bernama Tessa itu? Hatiku hancur tidak sanggup menyaksikan Kak Domanick menikah dengan wanita lain.


Salahkah aku jika aku mencintai kakak sepupuku sendiri? Lindsey Caroline.


"Apa? Kau bilang aku menyentuh tubuh wanita dewasa? Bagiku kau bukanlah wanita dewasa Lindsey, melainkan adik sepupuku," Domanick Limson memekik.


"Tetap saja aku tidak mau kau menyentuh ku sembarangan seperti tadi!"


"Lindsey, dengar!! Aku tidak bernafsu sama sekali dengan tubuhmu, mana mungkin aku nafsu dengan sepupu ku sendiri!"


Kita lihat saja kedepannya, apakah ucapan mu itu benar kak Nick atau suatu hari nanti kau akan menatapku penuh nafsu?" Lindsey Caroline.


__ADS_1


__ADS_2