Sekedar Dinikmati Bukan Dicintai

Sekedar Dinikmati Bukan Dicintai
Bab 56


__ADS_3

Mulai dengan langkah awal yang paling tepat untuk menjatuhkan lawan adalah menyerang bisnisnya, rumah sakit yang tidak terlalu besar itu, Domanick memerintahkan Gilbert yang merupakan sekertaris pribadinya untuk mencari tau dari mana kekayaan keluarga James termasuk dana pembangunan rumah sakit itu!


Tidak butuh lama bagi Gilbert untuk menyelidiki hal kecil seperti itu, rupanya rumah sakit keluarga James itu berdiri atas bantuan investasi dana dari salah satu perusahaan farmasi yang tidak terlalu besar seperti perusahaan iklan Group Limson.


"Kita beli saja perusahaan farmasi itu, dengan begitu saham rumah sakit keluarga James sepenuhnya milik group Limson!"


"Baik Tuan! Tapi jika perusahaan farmasi menolak?"


"Hei kau lupa hanya ada dua pilihan ketika pebisnis berurusan dengan group Limson, menurut atau dihancurkan?"


Domanick tersenyum licik! Besok pagi juga Domanick akan datang langsung menemui perusahaan yang berinvestasi pada rumah sakit milik James.


Di dunia ini siapa yang tidak mengetahui group Limson, bisnis ilegalnya yang dipegang oleh ketua merajai pasar dunia dan bisnis legalnya yang kini dipegang Tuan Lan, Tan, dan Domanick adalah yang terbesar dan tersebar diberbagai negara.


Keesokan harinya, Anna berencana untuk menemui James dan menyelesaikan permasalah diantara mereka berdua, sementara Bright menunggu instruksi Domanick untuk datang ke rumah sakit, Domanick meminta waktu sebentar untuk mengurus hal sepele itu sampai nanti Bright bisa melanglang bebas di rumah sakit yang tidak seberapa besar di Desa itu.


Siang harinya Anna tiba di rumah sakit, untuk apa datang pagi toh James sudah memecatnya juga pikir Anna, di ruangan administrasi terlihat suster Katlyn, Anna segera menghampiri Katlyn untuk berpamitan.


"Dokter Anna, kau kenapa datang siang?


"Aku kan sudah di pecat suster Katlyn tidak ada alasan aku datang pagi!"


"James sialan itu, Dok, aku temani saja ya bertemu Dokter James, kalau dia nyosor lagi seperti yang kau ceritakan bagaimana?"


"Tidak suster Kat, aku bisa mengurus masalah ini sendiri, lagipula dia sudah memecat ku jadi aku tidak perlu lagi sungkan padanya!"


"Ya sudah, tapi jika Dokter James mengintimidasi kau lagi pokoknya aku akan langsung menyuntik bokongnya itu!"


Hahaha..


Anna hanya tertawa ceria mendengar lucunya suster Katlyn yang akan menyuntik bokong James, setelah berpamitan pada suster Katlyn, Anna segera melangkah menuju ruangan James.


Tok.


Tok.


Tok.


"Masuk!" James tengah duduk dikursi kerjanya.


Klek.


Anna masuk kedalam, dan James langsung terkesima dengan kedatangan Anna! Begitulah James yang sangat mengagumi kecantikan Anna, sehingga James tergila-gila pada Anna.


"Anna, duduk An aku senang kau datang menemuiku!"

__ADS_1


Anna duduk dengan santai lalu memberikan name tag miliknya dan juga kartu absensi pada James.


"Karena aku sudah dipecat ini semua aku kembalikan!" Anna menaruhnya diatas meja.


"Anna kau salah paham, maksudku yang aku pecat itu hanya Bright, dia anak baru yang sombong Anna!"


"Kalau begitu aku yang mengundurkan diri!"


"Anna ayolah aku minta maaf, aku janji tidak akan memaksa mu lagi!"


"Sudahlah Dokter James, jangan pernah lagi menghubungi ku!"


Anna bangkit dari kursi hendak meninggalkan ruangan kerja James namun James yang tidak terima Anna mencampakkan dirinya, segera mengejar Anna untuk memohon-mohon pada Anna.


"An, Anna tunggu Anna aku mohon aku minta maaf kemarin itu aku tau aku salah!" James memegangi tangan Anna.


Anna pun langsung melepaskan tangan James.


"Dengar James ada atau tidaknya kejadian semalam aku memang tidak pernah mencintaimu, aku baik pada mu karena permintaan ibu mu saja bukan karena aku ada rasa padamu!"


"Apa ini karena Bright? Kau suka pada anak baru itu? Dengar Anna, dia cuma Dokter baru di rumah sakit ini, bahkan dengan mudahnya aku memecat dia!"


"Ya aku memang menyukainya sangat sangat menyukainya bahkan melihat wajahnya yang tampan membuatku bahagia setiap harinya, kau puas?"


"Anna kau murahan! Dasar wanita tidak tau diuntung sudah bagus aku yang kaya ini mau denganmu kau malah lebih memilih laki-laki biasa seperti Bright!"


Bug.


Satu tinjuan mendarat dipipi James bahkan yang James rasakan pukulan Anna berkali-kali lipatnya lebih kencang dibandingkan pukulan Bright kemarin.


Aaaaa...


James memekik tubuhnya sempoyongan dan bersandar pada tembok untuk menopangnya. Belum puas mendaratkan bogem mentah pada James, Anna memelintir tangan James membuat James berbalik dengan wajah yang menempel pada tembok dan lengan yang berada dibelakangnya.


"Kau tidak mau minta maaf padaku?"


"Ampun! To-tolong An Anna aku minta,"


"James, anakku! Oh my God Anna gadis gila! Lepaskan anakku, apa-apaan kau!"


Ibunya James datang dan langsung mendorong tubuh Anna, yang akhirnya Anna pun melepaskan James.


"Anak momy kau tidak apa-apa kan?" Ibunya James langsung memeluk James.


"Mom, Anna menganiaya ku mom lihat tanganku lihat ini mom kita laporkan dia ke polisi mom!" James menunjukkan wajah memarnya dan tangannya yang memerah.

__ADS_1


"Anna! Kurang ajar kau! Ini jelas penganiayaan Anna, lihat saja kau! Aku akan jebloskan kau ke penjara!"


"Benar mom, wanita ini benar-benar murahan dan kasar! Aku akan melakukan visum secepatnya!"


"Sia-sia saja kau mengaku sakit mental untuk wanita macam dia, James untung saja kau cepat sadar nak! Pergi sana Anna!"


"Apa? Jadi kalian membohongiku, kau tidak sakit mental? Kalian yang harusnya minta maaf padaku!" Anna tidak terima dengan perkataan-perkataan Ibunya James dan juga James.


"Sudahlah Anna pergi sana, kita bertemu nanti di pengadilan!"


Anna pun tidak dapat berbuat banyak karena James dan Ibunya berencana melaporkan Anna atas dugaan penganiayaan!


Tap.


Tap.


Tap.


Sebuah langkah kaki yang berjalan mengarah tempat adanya perdebatan antara Anna dengan James dan Ibunya. Anna hendak pergi dari hadapan James dan Ibunya, namun belum sempat Anna melangkahkan kakinya, seseorang merangkul Anna dari belakang.


"Bright?" lirih Anna saat Anna menengok kearah orang yang merangkulnya.


Dan dua orang yang berdiri dibelakang Bright tak lain adalah saudara iparnya Domanick dan juga sekertaris pribadi Domanick yaitu Gilbert.


"Kau, bukan kah kau Dokter baru itu?" tanya Ibunya Anna.


"Hmm,"


"Mau apa kau dan para cecunguk itu mengotori lantai rumah sakit ku, tidak pantas!"


Domanick menyunggingkan senyum dibibirnya mendengar ocehan-ocehan murahan yang dikeluarkan wanita tua itu.


"Mom kita juga harus laporkan Bright, orang itu juga memukulku kemarin mom!" timpal James sambil menunjuk kearah wajah Bright.


"Hei! Turunkan tangan busuk mu itu!" suara berat Nick entah kenapa terdengar menakutkan ditelinga James hingga membuatnya menurunkan tangan yang semula menunjuk wajah Bright.


Domanick meminta beberapa map yang dibawa oleh Gilbert lalu berjalan menghampiri Ibunya James yang memiliki kesombongan setinggi langit, padahal bagi Domanick dan keturunan group Limson, kekayaannya tidak ada seujung kuku pun.


"Saudara ipar ku Anna, apa mereka membuat mu terluka atau sakit hati?"


"Iya ipar ku yang tampan dan baik hati yang paling menyayangi ku, mereka berdua membuat jiwaku terguncang dan ucapan mereka penuh hinaan terhadap ku!" Anna meledek dengan bicara dengan nada manja.


♥️♥️♥️


Aduh An jiwa iri othor meronta-ronta, pengen jadi kamu dimanja oleh dua cowok😄 yang satu suami yang satu ipar!

__ADS_1


Ngomong-ngomong ada yang sama engga sama maak othor pengen banget narik mulut itu emaknya si James so kaya banget.😡


__ADS_2