
Maya mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang karna jujur saja Maya kurang fokus menyetir, Dia masih merasakan pusing dan badanya lemas tidak bertenaga, setelah sampai di kampus, Maya segera melangkah menuju kelas dengan wajah lesu nya, setelah sampai di kelas, Maya segera mendudukkan dirinya dibangku, sebelum duduk, Dia menoleh pada Denis, Denis yang ditatapnya pun menatap Maya.
"Kenapa lo.. " Ucap Denis pada Maya, karna dia merasa saat ini Maya menatap nya dengan tatapan aneh.
"Lo pake parfum apa si??? kok gak enak banget baunya.." Ucap Maya, hidung Maya pun dijepit dengan kedua jarinya,
"Gue pake parfum biasa, ini wangi kok baunya.. " Denis menyium baju dan badannya sendiri, Dia tidak terima dengan perkataan Maya.
"Ihh sumpah lo itu bau banget, lo pindah dari sini deh,.. " Ucap Maya, karna Denis duduk bersebelahan dengan Maya.
Iksan dan Aji yang melihat interaksi kedua orang itu pun menggeleng gelengkan kepalanya sesaat, tetapi dalam waktu beberapa menit pikiran Aji dan Iksan pun menjadi panik,
"Denis.." Panggil Aji dan Iksan bersamaan..
"Apa!?? lo mau bilang kalo gue bau badan kaya Maya yang bilang gue bau badan.. " Ucap Denis dengan sebal.
"Bu-bukan begitu.. " Aji berkata terbata-bata.
"Lalu apa???.. " Denis pun bingung dengan kedua sahabat nya itu..
"Sikap Maya berubah dan lo gak menyadari itu Den..!? " Iksan mengungkapkan unek-unek di hatinya
"Maksud lo apaan si?? ngomong- ngomong aja engga usah buat gue penasaran.. " Denis menggerutu pada temannya itu.
"Lo kan anak kedokteran masa lo gak paham masalah beginian.. " Iksan menggerutu dihadapan Denis.
"Terusss??? apa masalahnya kedokteran dengan Maya.." Ucap denis yang malas berfikir..
"Itu bukan ciri-ciri orang hamil kan Den..??.. " Ucap Aji yang membuat Denis mematung.
Degg
"Jangan ngaco dehhh lo berdua.. " Denis pun menentang ucapan kedua sahabat nya walaupun di dalam hatinya gelisah memikirkan ucapan mereka.
"Mungkin ini pikiran gue sama Aji aja, lo gak usah terlalu dipikir, buktinya maya engga bilang apa-apa ke lo, jadi santuy aja... " Ucap Iksan yang berbicara pada Denis.
"Iya mungkin ini pikiran lo berdua aja, gak usah nakut-nakutin gue deh.. " Ucap Denis pada kedua sahabatnya.
"Siapa yang nakut-nakutin lo, gue sama Aji cuma mengeluarkan saran dan pendapat.. " Ucap Iksan lagi
"Tapi saran pendapat lo itu gak masuk akal.. " Sewot Denis
"Ya udah si jangan didengerin, dan jangan dimasukin hati.. " Ucap Aji pada Denis.
"Tapi kalo semua yang di pikirin kita jadi fakta gimana?? " Ucap Aji lagi.
"Gak tau deh, gue gak mau ambil pusing masalah ini.. " Ucap Denis pada kedua sahabatnya.
Setelah beradu dalam pikiran, Denis akhirnya bertanya pada Maya, karna Denis pun merasa takut jika yang dibilang kedua sahabatnya itu benar.
__ADS_1
"May..!!? " Ucap Denis memanggil nama Maya,
"Hemmm.. " Jawab Maya dengan deheman
"Gue cuma mau ngingetin lo, gue udah punya pacar.. " Tiba-tiba Denis mengingat kan Maya,
"Truuss apa urusannya sama gue???. " Jawab Maya dengan heran.
"Emm gue cuma mau ngingetin lo aja... " Denis berbicara pada Maya.
"Iya! gue inget, lo gak usah ingetin gue, mending lo pergi dari sini, lo itu bau... " Usir Maya dengan kasar, karna Maya tak tahan dengan bau Denis.
"May.. " Denis masih belum pergi dari hadapan Maya.
"Gue nyuruh lo pergi den..!!! pergi lo..!!! hus... hus.. " Usir Maya lagi. dengan gerakan tangannya
"Em.. Em.. " Maya tiba-tiba meninggalkan Denis dan pergi dari kelasnya.
Denis yang semakin bingung juga penasaran terhadap Maya dan takut terjadi sesuatu, akhirnya Denis mengejar Maya dan meninggalkan Aji dan Iksan yang sedang bingung dengan kondisi sekitar
Denis yang semakin bingung juga penasaran terhadap Maya dan takut terjadi sesuatu, akhirnya Denis mengejar Maya dan meninggalkan Aji dan Iksan yang sedang bingung dengan kondisi sekitar,
Setelah mengejar Maya akhirnya Denis menemukan Maya sedang berada di toilet..
"Hoek.. Hoek... " Maya memuntahkan isi perutnya kembali..
"Apa gue masuk angin ya?? " Maya bergumam sendiri dengan heran, badannya masih terasa begitu lemas.
"Kan udah gue bilang, jangan deket-deket gue, lo itu bau.. " Sewot Maya pada Denis yang kekeh mengikuti Maya
"Lo udah datang bulan May??. " Ucap Denis tiba-tiba pada Maya
"Ngapain lo tanya gue begituan, itu kan urusan pribadi gue, ehh ntar deh!!! Denisssss!!!!!.. " Ucap Maya yang mulai panik, karna Maya bulan ini belum mengalami menstr**si padahal kalo diitung-itung dia udah telat 5 hari.
"Engga mungkin kan May, pasti lo udah datang bulan, ya kan May! .." Ucap Denis pada Maya, jujur Denis sangat cemas.
"Huuuuaaaaaa.... " Maya menangis, pikirannya sekarang sedang mumet. dan sangat mumet.
Denis yang melihat Maya menangis pun langsung memeluk Maya, dan Maya tidak menolak pelukan dari Denis, sekarang mereka sudah berada di samping kamar mandi.
"Apa gue hamil Den??!. " Ucap Maya yang sukses membuat Denis semakin panik
"Sabar May, mungkin lo masuk angin... Nanti gue suruh Aji buat beli testpack " Ucap Denis menenangkan Maya.
"Kalo bener gimana Den???.!." Ucap Maya yang kebingungan...
"Udah jangan nangis, nanti kita cek, sekarang kita masuk kelas dulu ya.. " Ucap Denis menuntun Maya kembali ke kelas
Setelah masuk ke dalam kelas, mereka pun duduk di tempat masing-masing,
__ADS_1
"Aji, gue boleh minta tolong gak? ". Ucap Denis pada Aji, karna posisi duduk mereka lebih dekat dari Iksan,
"Minta tolong apa???. " Jawab Aji dengan cepat
"Jangan bisik-bisik dong, gue juga pengin denger" Ucap Iksan yang duduknya dibelakang Aji.
"Eh lu, nguping aja.. " Sewot Aji, ntar gua kasih tau sekarang lo diem aja dulu
"Eh gue juga pengin denger!!!!!.? " Iksan berbicara dengan sedikit keras,
"Eh luu ikan, kalo ngomong jangan keras-keras, kecilin suaramu.. " Bisik Aji ke Iksan dengan raut wajah yang kesal
"Ikan ikan, gue manusia bukan ikan.. " Ucap Iksan dengan kesal, karna dirinya di samakan dengan ikan.
"Hahahahaha.. " Kekeh Aji dan Denis
"Eh lo mau minta bantuan apa ke gue??.. " Aji bertanya serius pada Denis.
"Beliin testpack di apotik terdekat ya.. " Denis meminta tolong pada Aji,
"Eh.. ogah.. malu gue.. Ntar kalo ada yang liat gimana?? mau ditaroh mana muka gue.. " Aji menolak permintaan Denis yang menurutnya aneh.
.
.
.
.
.
.
.
.
#mohon dukungan like dan vote nya kawan semua
#mohoj maaf jika ada kesalahan huruf, kata atau kalimat
#salam bahagia, dan semoga teman-teman semuanya diberikan kesehatan dan rejeki yang lancar.
#terimakasih sudah mau membaca karyaku.
#terimakasih.
#salam bahagia semua nya๐๐๐
__ADS_1
............ #Happy Reading๐#.......