Sepupuku, Suamiku.

Sepupuku, Suamiku.
Bab 13 - Bioskop Lagi


__ADS_3

"Emmm bener juga yang lo omongin!! ya udah deh ayokk.. " Kia pun pasrah dan menerima ajakan Erland.


Kebetulan Mamah Risa yang baru pulang itu melihat anaknya dan Erland yang sedang mengobrol dan tanpa menunggu lama, Mamah Risa segera menghampiri kedua orang itu.


"Hei kalian berdua mau kemana?? " Tiba-tiba Mamah Risa datang dan bertanya pada dua orang yang sedang berdiri di halaman rumahnya.


"Mau ajak Kia nonton tan.. gapapa kan??. " Jawab Erland ya meminta izin pada Mamah Risa.


"Ya udah sanah pergi, pulangnya jangan kemaleman ya.." Mamah Risa tersenyum melihat kedekatan mereka, Mamah Risa tidak tau kalo Kia dandan untuk Denis bukan untuk Erland.


"Ayokk.. Tante aja ngizinin.." Ucap Erland pada Kia.


"Yaudah ayok, tapi lepasin tangan lo dulu.. " Kia yang merasa risih tangannya dipegang oleh Erland pun menyuruh Erland melepaskan nya,


Sesaat Erland tersadar dengan ucapan Kia dan segera mengeratkan pegangannya itu, Mamah Risa yang melihatnya pun semakin tersenyum.


Dan Erland mengabaikan Kia yang memberontak akibat ulahnya.


"Gue suruh lepasin bukan ngeratin.. " Gerutu Kia pada Erland dengan kesal


"Ayok!!!..Tante kita pamit ya, Assalamu'alaikum.. " Erland ngucapkan salam pada tantenya dan berjalan sambil menggandeng tangan Kia,


Hari ini Erland sangat senang dan bahagia bisa jalan berdua ditambah bonusnya bisa menggandeng tangan seseorang yang sangat dicintainya.


Kia pun pasrah, percuma dia memberontak karna tenaga Erland lebih kuat daripada Kia.


Saat didalam perjalanan suasana pun hening, yang terdengar hanya suara mesin mobil saja.


Cukup lama keheningan itu menemani mereka berdua, dan pada akhirnya Erland memecahkan keheningan itu.


"Nanti mau nonton film horor apa.. " Ucap Erland yang matanya fokus menyetir tetapi bibirnya berbicara pada Kia.


"Apa aja yang penting horor.. " Ucap Kia malas, mata Kia memandang sisi jalan.


"Emmmmm jaga pocong mau" Ucap Erland tiba-tiba.


"Emm okeh lah.. " Jawab akhir Kia.


Setelah sampai di bioskop mereka pun berjalan bersama dengan Erland menggandeng tangan Kia, sekarang Kia tidak memberontak karna Kia tidak mau orang disekitar melihat nya dengan tatapan aneh,


Setelah mereka membeli tiket dan membeli cemilan untuk menemani acara nonton itu, mereka pun masuk ke dalam bioskop, Kia duduk disebelah Erland,


Film pun dimulai, Kia sudah memberi ancang-ancang pada mata nya dan tangannya, sesaat Kia membuka mata tetapi sesaat Kia menutup mata nya, dan membuka lagi..


Erland pun merangkul pundak Kia, agar Kia tidak terlalu ketakutan, dan kadang menyuapi Kia, Kia pun tidak menolak, justru Kia merasa nyaman, sama seperti di saat dia dekat dengan Denis..


Tiba-tiba setan di film itu muncul tanpa diminta, Kia pun berteriak dan memeluk Erland, Erland yang mendapat pelukan dadakan itu pun terkejut dan sekaligus bahagia, dan langsung saja Erland membalas pelukan itu dan berkata dengan pelan.


"Udah jangan takut, ini kan film.. nih makan popcorn nya lagi... " Ucap Erland menenangkan Kia yang sedang ketakutan.


"Kaget gue.. “ Ucap Kia pada Erland.

__ADS_1


"Aaaaaaaa...... " Ucap Erland yang sedang menyuapi Kia.


"Hemm... " Kia menerima suapan dari Erland..


Waktu pun berlalu semakin cepat,. Hari sudah sangat malam, dan mereka kini sedang berada didalam perjalanan pulang,


Saat ini Erland sedang mengantarkan Kia pulang ke rumah


"Eh, makasih ya! lo udah mau ngajak gue nonton.. " Kia membuka obrolan dan berterima kasih pada Erland.


"Sama-sama, kapan-kapan kita jalan lagi ya, gemes liat muka kamu yang ketakutan kek tadi hahaha.. " Kekeh Erland yang membayangkan raut wajah Kia saat di dalam bioskop


"Ihh apaan si kamu, biasa aja kok muka ku.. " Kia mencubit lengan Erland dan menjawab ucapan Erland dengan wajah yang merona


"Aaaa... sakit tau.. ehh tumben bukan lo gue.??? " Gerutu Erland pada Kia


"Ya udah!! apaan si lo?? puas??.. " Jawab Kia dengan kesal.


"Ehh bagusan aku kamu deh daripada lo gue.. " Pikir Erland lagi


"Hemm..terserah lo aja.. " Jawab Kia dengan malas.


"Tuh tuh kan!! udah ganti lo gue lagi.. " Ujar Erland


"Udah sanah, fokus nyetir aja!! Kamu itu bawa nyawa orang tau.. " Jawab Kia yang memperingatkan Erland dengan nyawa nya


"Ini juga udah fokus nyetir kok.." Erland menjawab tanpa menoleh pada Kia.


Erland pun turun lalu membukakan pintu mobil untuk Kia, Kia yang mendapatkan perhatian kecil itu pun langsung tersanjung, karna Denis tidak pernah memperlakukan dirinya semanis ini.


"Makasih.. " Jawab Kia dengan senyuman pada Erland


"Makasih terus, emangnya aku kasih kamu apaan hah??" Ledek Erland lagi


"Lo itu ya reseh nya minta ampun.. " Gerutu Kia pada Erland yang merasa dipermainkan.


"Hehe.. maaf biar gak sepaneng aja.. " Kekeh Erland dan langsung meminta maaf pada Kia.


"Lebaran udah lewat, ngapain minta maaf.. " Balas Kia yang ingin membalas dendam pada Erland


"Tuh kan salah terus aku.. " Ucap Erland dengan cemberut


"Ya ampun gemesss banget muka lo kalo kek gini.. " Ucap Kia yang tanpa sengaja mencubit pipi erland, Erland yang mendapatkan perlakuan itu dari Kia langsung mematung, jantungnya berdebar dua kali lipat dari pda biasanya.


"Eh.. Maaf tadi gak sengaja, tanganku nakal.. Hehehe.. " Ucap Kia lagi yang merasa kikuk saat sadar dirinya mencubit pipi Erland


"Ya udah aku mau langsung pamit aja, udah malem gak enak diliat tetangga.." Ucap Erland yang izin pamit untuk pulang.


"Sebentar aku panggilin mamah aku dulu.. " Ucap Kia yang menahan kepulangan Erland.


"Mamah.." Kia berjalan menuju kamar mamahnya, karna jam segini pasti mamahnya sedang rebahan di kamar

__ADS_1


"Napa sayang?? " Ucap Mamah Risa yang keluar dari kamarnya


"Erland mau pamit pulang mah..." Jawab Kia yang memberitahu mamahnya


Mamah Risa pun langsung berjalan menuju pintu utama, disitu terlihat Erland sedang menunggu dengan berdiri.


"Eh kok berdiri si?? emang gak ddisuruh duduk sama Kia??" Ucap Mamah Risa yang sedikit becanda.


"Ehh gak kok tante, ehh maksudku tadi Kia udah nyuruh aku duduk tapi aku mau langsung pamit aja, udah malem.. " Jawab Erland pada Mamah Risa.


"Owh ya sudah, Hati-hati ya nak, udah malem jangan ngebut,.. " Ucap Mamah Risa yang sedikit memberi perhatian pada calon mantunya itu, walaupun Kia belum menentukan pilihannya.


"Siap Tante.. Assalamu'alaikum " Erland langsung menyalami Mamah Risa dan mengucapkan salam.


"Walaikumsalam, Hati-hati nak" Mamah Risa membalas salam dari Erland.


Sementara di sebuah rumah yang......................


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


#mohon dukungan dan like nya kawan..


#mohon maaf jika ada kesalahan kata atau kalimat..


#terimakasih sudah mau mampir..


#salam bahagia, semoga slalu diberikan kesehatan dan dilancarkan rejekinya.


#terimakasih😊😊😊😁❤❤😘


........... #Happy Reading😘#.........

__ADS_1


__ADS_2