
"Duduk, biar aku ambil es batu sebentar.. " Ucap Kia yang memerintah kan Denis duduk
"Kamu gak percaya kan sama ucapan erland?? " Tanya Denis pada Kia.
"Memang yang di bicarakan Erland itu semua benar?? Kamu sudah menghamili teman sekampus mu?? " Ucap Kia dengan menyelidik
"Mana ada, dia bohong, kamu jangan percaya sama ucapan Sepupu mu itu.. " Jawab Denis dengan gugup, Kia yang melihat raut wajah Denis berubah pun semakin penasaran dengan perkataan Erland,
"Udah sini aku kompres muka kamu dulu, baru nanti bahas masalah itu lagi.. " Ucap Kia yang melihat luka Denis bertebaran dimana-mana (kek bunga mawar aja ya, bertebaranπ)
"Aw sakit yank.. " Ringis Denis saat Kia mengompresnya dengan es batu.
"Sakit??? Kalo sakit ngapain berantem hah!! " Ucap Kia yang sengaja menekan di bagian luka Denis
"Sakit sayang!! " Ringis Denis lagi
Setelah selesai mengobati luka Denis, Denis pun segera pamit kepada Kia, ia ingin pergi menemui Maya, karna pikir Denis dalang dari semua permasalahan ini adalah Maya
"Aku pulang dulu yak.. " Ucap Denis yang mencium kening Kia
"Hati-hati, jangan berantem lagi!! " Jawab Kia
"Langsung pulang kerumah, gak usah mampir!! " Ucap Kia lagi
"Iya sayang, .. "
Setelah pamit kepada Kia, Denis langsung melajukan mobilnya ke jalanan ibu kota di jakarta, ia ingin segera menemui Maya
Dan setelah sudah sampai di rumah maya Denis melihat Maya sedang bersantai di ruang tamu.
"Eh, ada apa lo kesini?? Itu muka kenapa?? " Tanya Maya yang melihat luka di muka Denis
"Gak usah basa basi, lo kan yang ngasih tau ke sepupu Kia tentang masalah kita??? " Ucap Denis dengan dinginya
Seketika Maya terdiam, ia bingung harus menjawab pertanyaan Denis, ia takut jika Denis marah.
"Jawab May!!! " Teriak Denis, dan Maya pun terkejut
"Eh, -iya.. " Jawab Maya penuh ketakutan
"Gue udah pernah bilang ke lo! Gue gak mau lo ikut campur urusan pribadi gue!!! " Ucap Denis dengan Amarahnya
"Hiks.. Hiks.. Hiks.. " Tangis Maya pecah, sungguh ia sangat takut kepada Denis saat ini
"May, gue udah bilang kan, gue gak suka ada yang ikut campur urusan gue!! " Ucap Denis dengan nada lembut, ia segera menghampiri Maya
"Maaf.. Hiks.. Hiks... " Jawab Maya dengan tangisanya
"Apa lo cerita semua nya ke Erland?? " Tanya Denis lagi
"Iya.. "
"Bod*h!! " Batin Denis
"Termasuk pernikahan?? " Tanya Denis lagi
__ADS_1
Dan Maya hanya menjawab dengan menganggukan kepalanya, ia tertunduk dan tak berani menatap muka Denis
..................
.......
Di kamar Kia.
"Gue kok jadi ragu ya sama Denis, dia keliatannya kayak menyembunyikan sesuatu.. " Gumam Kia yang sedang memikirkan ucapan Erland
"Apa jangan-jangan ucapan Erland semuanya benar?? " Gumam Kia lagi
"Eh, tapi gak mungkin! , kan Denis cuma cinta sama gue" Gumam Kia yang menentang keraguan di dalam hatinya.
"Gimana keadaan Erland sekarang ya? Tadi gue liat, ada beberapa luka di mukanya.. " Ucap Kia yang menatap langit kamar..
Tiba-tiba Mamah Risa menghampiri anak nya itu, dia sudah mendengar dari salah satu tetangganya tentang masalah tadi.
"Siapa yang berantem nak?? " Tanya Mamah Risa saat sudah berada di dekat putrinya
"Eh, mamah ngagetin aku aja, mamah tau dari mana?? " Jawab Kia
"Tetangga bilang ke mamah dan menceritakan semuanya.." Ucap Mamah Risa, seketika Kia menghembuskan nafasnya, niatnya ingin merahasiakan kejadian tadi ternyata tetangga nya mempunyai mulut ember..
"Denis sama Erland mah.. " Jawab Kia lirih
"Hah!! Emang mereka punya masalah?? " Tanya mamah Risa yang terkejut
"Gak tau mah, Erland bilang kalau Denis udah menghamili teman sekampusnya.. " Jawab Kia yang mengingat ucapan Erland
"Kamu percaya nak?? " Tanya mamah Risa kepada putrinya
"Gak mah, aku gak percaya, Denis cuma cinta sama aku.." Jawab Kia, walaupun ada sedikit keraguan kepada Denis tetapi ia tetap membela Denis di hadapan mamahnya
"Kalau ucapan Erland benar bagaimana nak?? " Tanya Mamah Risa lagi
"Mah, gak mungkin.. " Jawab Kia yang bangkit dari kasur empuknya itu
"Mau kemana?? Mamah belum selesai bicara Ki!! " Ucap mamah Risa yang melihat anaknya bangkit dari tempat tidurnya
"Semua udah selesai mah.. "
..........
π"Eh, muka lo kenapa hahaha.. " Tanya Ardi saat melakukan panggilan video call dengan Erland
π"Berantem sama Denis!! " Jawab Erland, ia melihat luka wajahnya di layar ponselnya
π"Denis??? Pacar Sepupu lo?? " Tanya Ardi yang terkejut
π"Iya, siapa lagi kalo bukan dia.. " Jawab Erland yang sedang mengompres lukanya
π"Awh sakit.. " Ucapnya lagi
π"Namanya juga luka, ya sakit be*o!! " Kekeh Ardi
__ADS_1
π"Eh, gue penasaran kenapa lo bisa berantem sama Denis? " Tanya Ardi penasaran
π"Ternyata Denis laki-laki brengs*k.. " Ucap Erland lirih, ia menahan rasa sakitnya
π"Maksud lo?? " Tanya Ardi yang tak mengerti ucapan sahabatnya itu
π"Dia udah hamilin teman sekampusnya?! " Jawab Erland dengan datar
π"Hah!! Serius lo!! Tau dari mana lo?? " Tanya Ardi yang terkejut
π"Gue pernah ikutin dia pergi, dan lebih parahnya Kia mempercayai ucapan Denis, dari pada gue.. " Ucap Erland dengan wajah kusutnya
π"Hah!! Berita bagus ini.. " Ucap Ardi yang tersenyum
π"Bagus apaan be*o.. " Jawab Erland yang tak mengerti pemikiran sahabatnya ini
π"Trending topik, dua laki-laki memperebutkan satu wanita cantik, hahaha.. " Kekeh Ardi
π"Ini bocah, gue lagi serius bambang!! " Ucap Erland yang kesal dengan Ardi
π"Hahaha abisnya lo be*o banget si, pasti lo bertindak gegabah, dan gue jamin lo gak ada barang bukti.. " Jawab Ardi yang sudah kembali serius
π"Kok lo bisa tau?? " Tanya Erland
π"Tau lah!! Buktinya Kia lebih mempercayai Denis daripada lo! " Jawab Ardi yang menggeleng-gelengkan kepalanya
π"Nih gunanya gue telfon lo itu gue mau minta bantuan.. " Ucap Erland serius
π"Bantuan apa sayang, haha.. " Jawab Ardi
π"Ih jijik gue,.. " Ucap Erland bergidik ngeri
π"Bantuan apa anji*g.. " Tanya Ardi serius.
.
.
.
.
.
.
#Hay gaes, jangan lupa tinggalin jejak kalian disini ya (like, favorit, komen, vote, dan hadiahπ₯°π₯°)
#Mohon maaf kalo ada kesalahan kata atau kalimatπ₯°
#Terimakasih sudah mau mampir ke karyakuπ
#Salam bahagia, semoga kita semua diberikan kesehatan dan rejeki yang berlimpahπππ
.......... #Happy Readingπ#.........
__ADS_1