Sepupuku, Suamiku.

Sepupuku, Suamiku.
Bab 32- Kia Marah


__ADS_3

"Yank.. " Denis memanggil Kia


"Iya.. " Jawab kia


Perlahan Denis mendekatkan wajah nya ke wajah Kia, Kia yang merasa Denis semakin mendekatkan wajahnya pun kini sudah menutup matanya, kini wajah mereka sudah sangat dekat, hanya berjarak beberapa centi, terdengar juga hembusan nafas dari kedua orang itu


Dengan perlahan Denis mel***t bibir Kia, lidahnya mengetuk mulut Kia agar membuka sedikit ruang untuk lidahnya masuk, Kia yang tak pandai pun hanya diam, tetapi lambat laun Kia menikmati ciuman Denis, dengan tanpa sadar dia membalas ciuman itu, Denis yang merasa Kia membalas ciuman itupun langsung memperdalam nya, sampai pada saat Kia sudah kehabisan nafas,


Kia mendorong tubuh Denis, ia sudah kehabisan nafas karna ulah nakal Denis


"Yank.. " Ucap Kia yang berhasil melepaskan ciuman itu


"Gak suka aku cium?? " Tanya Denis


"Aku kehabisan nafas tau!!! " Jawab Kia


"Ya udah sanah masuk, makasih untuk tadi.. " Ucap Denis yang mencium kening Kia


Kia segera menata penampilan nya kembali, lalu dia segera turun dari mobil Denis.


Dan adegan itu semua dilihat oleh Erland, ia yang ingin memberikan kotak makan kepada Kia melihat mobil Denis berhenti di depan kantor tempat Kia bekerja dan dari kejauhan Erland juga bisa melihat adegan Kia dan Denis itu.


"Bangs*t, berani-beraninya lo sentuh calon istri gue Denis!!! " Geram Erland, tanganya sudah mengepal erat, ingin rasanya ia menghampiri mereka, tetapi ia urungkan, ia tidak ingin membuat Kia malu di tempat kerjanya.


"Gua harus kumpulin bukti itu secepatnya.. " Ucap Erland lagi


Setelah kia turun dari mobil Denis, erland pun menghampiri kia.


"Ki.. " Ucap Erland yang berada di belakang Kia


Kia yang merasa dipanggil pun langsung menoleh, lalu dia melihat sosok Erland di belakangnya.


"Eh lo, mau ngapain lo disini?? Bukanya lo kuliah?? " Tanya Kia yang merasa heran dengan keberadaan Erland.


"Gue sengaja ke sini untuk nganterin makanan, juga jalur kampus sama kantor lo kan searah.. " Jawab Erland yang masih menahan emosinya


"Ki, boleh kita bicara sebentar?? " Ucap Erland


Kia langsung melihat jam di pergelangan tanganya lalu dia mengiyakan ucapan Erland. karna waktu masih menunjukkan pukul 07.35 WIB,


"Boleh?? " Jawab Kia


Lalu Erland membawa Kia masuk ke dalam mobilnya, setelah sudah di dalam mobil Erland yang tak sabar pun mencecar banyak pertanyaan.


"Kenapa lo be*o si!! Lo mau di cium sama dia hah!! " Ucap Erland yang sudah tidak bisa menahan amarahnya..


"Ma-maksud lo apa!! " Jawab Kia yang pura-pura tidak mengerti maksud Erland


"Gue kasih tau apa maksud gue!! " Ucap Erland dengan senyum yang mengandung arti.

__ADS_1


Dengan sigap, Erland meraih tengkuk Kia dan mendekatkan wajah nya ke wajah Kia, lalu dia mel***t bibir Kia dengan kasar, Kia yang mendapat serangan mendadak juga kasar pun langsung memberontak tetapi tangan nya sudah di pegang oleh tangan Erland satunya, dengan kasar dia mel***t bibir kia.


"Itu maksud gue!! " Ucap Erland yang sudah melepaskan ciumanya.


Kia yang diperlakukan layaknya wanita mu*ahan pun tak terima.


Plakkk..


Sebuah tamparan mendarat di pipi Erland, Erland yang merasakan tamparan itu hanya diam saja, Dia sadar sikapnya tadi sangat melukai hati kia.


"Ki, maafin gue!! Tadi gue emosi Ki? " Ucap Erland yang menyadari kesalahan pada Kia


"Gua pikir lo itu laki-laki baik ternyata lo sama aja kek laki-laki di luar sana.. " Jawab Kia yang sudah meneteskan air matanya,


"Ki.. " Ucap Erland yang memegang tangan Kia untuk menghalangi Kia turun dari mobilnya, dan langsung saja Kia menepis tangan Erland secara kasar, dia sangat kecewa juga marah dengan sikap Erland yang bertindak seenaknya.


"Lepasin gue! Gue benci lo!! Dan gue akan tolak perjodohan ini!! " Ucap Kia


"Gu-gue cuma gak suka lo di cium sama dia!! " Ucap Erland dengan nada tingginya


"Dan gue bakal buktiin ke lo, kalo pacar lo itu mengkhianati lo, Ki lo sadar?! Lo udah di perdaya oleh denis!! " Ucap Erland yang makin memperkeruh suasana


Tanpa mendengarkan ucapan Erland, Kia keluar dari mobil Erland dan berjalan memasuki kantornya


"Kenapa Ki?? " Tanya Sely yang melihat mata Kia sembab


"Owh.. " Ucap Sely yang mempercayai ucapan Kia


..........................


๐Ÿ“ž"Cari bukti kedekatan mereka.. " Ucap Erland yang sudah terhubung panggilannya dengan Ardi


๐Ÿ“ž"Mereka siapa!! " Jawab Ardi yang tak mengerti


๐Ÿ“ž"Cewe yang berada di toilet.. " Ucap Erland dengan malas


๐Ÿ“ž"Cari tau kek gimana be*o!! Gue udah ngintai rumahnya tapi gak ada hasil.. " Jawab Ardi jujur


๐Ÿ“ž"Pokoknya gue gak mau tau, lo harus cari tau informasi itu sekarang juga!!! " Ucap Erland yang langsung mematikan telfonnya


Lalu ia menancapkan gas nya, ia berusaha mengejar mobil Denis yang sudah melaju di jalanan..


Saat Erland sudah berhasil mengejar mobil Denis dan sudah berada dibelakang mobil Denis, ia pun mengerutkan keningnya, karna Denis berhenti di sebuah Apotik.


"Untuk apa dia ke apotik?? " Tanya Erland yang melihat Denis masuk ke dalam apotik, dia hanya memantau nya di dalam mobil,


Beberapa saat Denis keluar dari Apotik dan menenteng bungkusan plastik yang berisi obat di dalamnya, ia baru saja menebus resep obat Maya yang diberikan Dokter itu semalam, dan ia ingin mengantarkan ke rumah Maya.


"Dia mau kemana lagi?? " Ucap Erland yang melihat mobil Denis melaju pergi

__ADS_1


"Lebih baik gue ikutin dia, siapa tau gue dapat informasi.. " Ucap Erland lagi


Beberapa menit kemudian Denis sampai di sebuah rumah yang sangat megah dan mewah, dia memasuki rumah tersebut dan Erland hanya melihatnya dadi kejauhan, karna dia tidak bisa masuk ke dalam rumah itu


"Rumah siapa itu?? " Ucap erland lagi yang semakin bingung


.,.............


"Nih obat dari resep Dokter yang semalam " Ucap Denis yang sudah berada di rumah Maya. Dengan segera Maya menerima obat itu.


"Mau kemana lo!! " Tanya Denis yang melihat Maya sudah mengenakan pakaian rapih


"Mau ke Dokter, mau USG.. " Jawab Maya pada Denis.


"Bukanya tadi malem lo udah di periksa Dokter?? Tanya Denis pada Maya


" Iya, tadi malam Dokter saranin gue juga hari ini jadwal gue check up.." Jawab Maya yang bingung dengan sikap Denis, karna hari ini dia terlihat bahagia


"Bahagia banget? " Tanya Maya


"Biar gue anter.. " Ucap Denis yang mengalihkan pembicaraan


"Okeh, sebentar gue ambil tas dulu.. " Jawab Maya yang langsung mengambil tas di kamarnya


.


.


.


.


.


.


.


#hay gaes aku up lagi๐Ÿ˜๐Ÿ˜


#yukk jangan lupa mampir dan tinggalin jejak kalian (like, fav, komen๐Ÿฅฐ๐Ÿฅฐ)


#mohon maaf juga kalo ada kesalahan kata atau kalimatโ˜บ


#terimakasih sudah mau mampir gaes


#salam bahagia, semoga kita semua diberikan kesehatan dan kelancaran rejeki ๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿฅฐ๐Ÿฅฐ


.......... #Happy Reading๐Ÿ˜˜#.......

__ADS_1


__ADS_2