
"Lho kok jadi kamu yang balik tanya si.. " Denis berkata dengan kesal, nadanya tidak selembut biasanya.
"Jawab aja napa si, emang susah ya jawab pertanyaan ku tadi??.." Ucap Kia pada Denis, jujur Kia penasaran ingin mendengar jawaban itu, kini ia teringat dengan perjodohan itu.
"Ya aku pasti marah, kecewa sama kamu, tapi kalo kamu mencintai dia ya mungkin aku bakal ikhlas walaupun aku sakit hati.. " Jawab Denis dengan mantap dan itu makin membuat Kia merasa semakin bersalah.
"Kalo kamu yang nikah sama orang lain, aku bakal nangis, aku engga terima, aku bakal hancurin pesta pernikahan mu, kamu engga ada niatan buat nikah sama orang lain kan yank..???! " Kia berkata pada Denis, sungguh dia takut kehilangan Denis.
"Engga kok, kan aku sayangnya cuma sama kamu yank... " Denis pun membantah ucapan Kia, sambil mengelus-elus pucuk kepala Kia
"Udah sampe yank!.. Maaf engga bisa mampir ke rumah dulu, soalnya di rumahku ada Iksan sama Aji, tadi kita abis beli makan di luar, trus mereka pengin main kerumahku, ini aja aku tinggal mereka sebentar hehehe.. " Ucap Denis yang merasa tidak enak pada Kia,
"Ya udah gak apa-apa yank, makasih ya udah mau jemput aku.. " Ucap Kia pada Denis dengan seulas senyuman yang sangat manis.
"Yank.. Peluk...!!??.. " Rengek Denis yang meminta pelukan dari Kia
"Kaya anak kecil aja minta peluk hehehe.. " Kekeh Kia
"Gak boleh gitu??? aku minta peluk sama pacar aku sendiri?? " Jawab Denis sambil cemberut, Kia pun semakin gemas dengan sikap Denis yang kaya anak kecil.
"Uluh-uluh sayang... " Kekeh Kia
Dan Kia pun segera memeluk Denis, pelukan hangat yang sangat menenangkan bagi mereka berdua, dan sekarang pikiran mereka tertuju pada masalah mereka masing-masing.
"Nanti malem kita jalan yuk.. " Ucap Denis pada Kia setelah melepaskan pelukan itu nya.
"Katanya kamu banyak tugas..!?? " Ucap Kia pada Denis dengan heran.
"Engga papa sekali kali kita jalan, udah lama kita engga jalan, masalah tugas kan bisa aku kerjain abis jalan sama kamu.. " Ucap Denis yang berharap pada Kia
"Emm mau gak ya??. " Kia Pura-pura berfikir
"Serius sayang, kamu jangan becanda deh.. " Ujar Denis dengan kesal
"Heheh, okeh deh, aku tunggu ya sayang. " Ucap Kia dengan senyuman.
Setelah itu Kia segera bergegas keluar dari mobil Denis dan masuk ke dalam rumahnya yang sederhana itu.
"Assalamu'alaikum Mah.. " Kia mengucapkan salam setelah masuk ke dalam rumahnya.
"Walaikumsalam... " Ucap Mamah Risa di dapur
"Udah pulang nak??.! " Ucap Mamah Risa lagi
"Udah Mah,.. " Jawab Kia
"Aku mau mandi dulu ya Mah,.. " Ucap Kia yang sudah berdiri dihadapan mamahnya.
__ADS_1
"Kamu sudah menentukan pilihan mu nak??! " Mamah Risa berkata kembali, dia mengingatkan sebuah keputusan Kia
Kia pun menghela nafasnya secara kasar, niatnya ingin mandi malah terhadang oleh pertanyaan Mamahnya itu..
"Mah, aku mencintai Denis, tapi aku engga mau bikin Mamah kecewa.." Ucap Kia jujur. raut wajah nya pun serius, tatapan matanya sangat tajam.
"Ya sudah kalo kamu mau menolak perjodohan itu Mamah tidak mempermasalahkan.. " Ucap Mamah Risa dengan raut kesedihan, dan Kia pun melihat raut wajah sedih Mamahnya,
"Ya sudah sanah, katanya mau mandi.. " Mamah Risa mengingatkan putrinya pada tujuan awalnya.
"Iya Mah, owh iya Mah, nanti malem aku mau jalan sama Denis, gak papa kan Mah??!. " Ucap Kia meminta izin pada Mamahnya.
"Gak papa sayang, yang penting jangan pulang ke malaman,.. " Ucap Mamah Risa yang memberikan izin pada putrinya.
"Ya udah Kia mau mandi dulu.. " Kia bergegas masuk ke dalam kamar dan langsung menyambar handuknya untuk dibawa ke dalam kamar mandi, ritual mandi pun dimulai.
Tidak terasa hari sudah menjelang malam, matahari yang tadinya menyinari bumi kini sudah berganti dengan rembulan yang menerangi kegelapan ini.
Waktu sudah menunjukkan pukul 7 malam, dan di ruang tamu sudah ada Denis yang sedang menunggu Kia dengan pakaian santainya,
"Maaf kelamaan yank.. " Ucap Kia meminta maaf kepada Denis karna sudah menunggu terlalu lama.
"Gak papa namanya juga perempuan ya dandanya pasti lama, hahaha.. " Ucap Denis di iringi tawanya
"Apaan sih kamu.. " Kia pun terkekeh dengan ucapan Denis.
"Kita mau jalan kemana..?!. " Kia bertanya pada Denis tentang tujuannya mengajak jalan.
"Gimana kalo kita nonton?!. “ Denis memberikan ide nya pada Kia
"Emmmm gimana ya????!!!.... emm ya udah deh ayok nnton tapi pilih yang horor ya.. " Kia pun memberi ide nya pada Denis.
"Yaelah, dari dulu kalo nonton mintanya film horor mulu, padahal aku liat kamu kalau nonton sukanya tutupan.. " Ucap Denis yang menggeleng-gelengkan kepalanya sendiri saat mengingat Kia menonton film horor
"Ya biar, suka suka aku😜.. " Ucap Kia sambil berjalan keluar rumah dengan menjulurkan lidahnya
"Mah, aku pamit pergi dulu sama Denis, assalamu'alaikum.. ".Teriak keras Kia, karena Mamahnya sedang di dapur.
Mamah Kiaa yang mendengar teriakan Kia pun langsung berjalan menuju ruang tamu,
"Tante!. Denis pergi dulu sama Kia ya, Assalamu'alaikum.. " Pamit Denis yang mennyalami Mamah Risa
"Hati-hati ya nak, pulangnya jangan ke malaman ya...
Walaikumsalam.. " Mamah Risa membalas salam dari Denis dan Kia
Mereka pun akhirnya pergi ke tempat tujuan mereka yaitu bioskop, didalam perjalanannya mereka saling mengobrol dengan diiringi tawa dan tidak lupa mereka becanda sehingga membuat suasana didalam mobil itu ramai.
__ADS_1
..............
Setelah sampai di bioskop..
"Ayok yank.. filmya mau mulai nih..!? " Ucap Kia pada Denis, karna Denis berjalan dengan santai padahal filmnya mau mulai 2 menit lagi.
"Santai dong yank,... " Ucap Denis yang membawa popcorn dan makanan ringan serta minuman Kia.
Brukkk...
"A-aduhhh!, maaf engga sengaja... " Ucap Kia pada seseorang di depannya, karna Kia terburu-buru akhirnya Kia menabrak seseorang di depannya.
"Ki - Kia.. " Seseorang yang ditabrak memanggil namanya.
"E-erland??? Lo disini..!. " Ucap Kia kaget, karna yang ditabrak oleh Kia ternyata Erand Sepupu Kia.
"Iya gue mau nonton sama Ardi, lo ngapain disini hah??? Mau nonton juga??? Sama siapa!??.. " Erland melontarkan sederetan pertanyaan pada Kia.
Belum sempat Kia menjawab pertanyaan Erland, Denis sudah tiba di dekat Kia.
"Sayang, kalo jalan jangan cepet-cepet dong,.. " Denis menggerutu pada Kia, karna Kia berjalan terlalu cepat malah seperti lari,
.
.
.
.
.
.
#mohon dukungan like dan vote nya ya kawan-kawan semua..
#maaf jika ada kesalahan kata atau kalimat yang kurang nyambung.
#terimakasih sudah mau membaca novel ku
#ini novel pertama aku dan hanya ada di noveltoon.
#salam bahagia, semoga selalu diberikan kesehatan dan kelancaran rejeki🙃🙃
#terimakasih😊😊
........... #Happy Reading😘#.......
__ADS_1