
"Tolong saya mbak.. " Ucap Erland lagi
Maya yang melihat Erland hampir bersujud pun merasa tak tega, ia berfikir sejenak, ia juga membutuhkan teman curhat, mungkin Erland bisa mengurangi beban Maya saat ini.
"Kita duduk di taman belakang aja.. " Ucap Maya yang melangkah masuk ke dalam rumahnya dan di ikuti oleh Erland
Setelah mereka sampai di taman belakang, mereka mendudukan dirinya di sebuah kursi kayu yang berada di taman tersebut, sebelumnya Maya sudah menyuruh Bi Ijah untuk mengambilkan minuman untuk mereka,
"Mbak, ceritakan semuanya, saya janji, saya akan merahasiakan ini semua. " Ucap Erland yang sudah mendudukkan dirinya di samping Maya.
"Sebentar, kita tunggu minuman kita dulu, aku gak mau ada yang dengar masalah ini terutama asisten rumah tangga ku sendiri." Ucap Maya pada Erland
" Baik mbak. " Jawab Erland
5 menit kemudian, Bi Ijah datang membawa dua gelas jus alpukat yang sangat segar, apalagi cuaca di siang ini sangat panas
"Bi, taruh di sini aja.. " Ucap Maya yang memerintah Bi Ijah, dan dengan segera Bi Ijah menaruh minuman itu di meja yang berada di dekat Maya
"Ada yang bisa bibi bantu lagi Non?? " Tanya Bi Ijah kepada anak majikanya itu.
"Atau mau bibi buatkan cemilan??? " Ucap Bi Ijah lagi
"Eh gak perlu repot-repot bi, minuman aja udah cukup kok.." Ucap Erland yang menjawab pertanyaan Bi Ijah
"Bi, silahkan pergi, dan jangan kesini sebelum aku memanggil bibi.. " Ucap Maya yang menyuruh asisten rumah tangga nya pergi
"Baik non.. " Jawab Bi Ijah, lalu ia bergegas pergi meninggalkan Maya dan Erland berdua di taman
"Nama mbak siapa ya?? saya lupa gak tanya.. " Tanya Erland
"Maya, panggil gue, eh-maksudku aku... " Jawab Maya
"Gapapa mbak, kita bicara dari hati ke hati ya mba, mba boleh pake kata lo apa gue kok.. " Ucap Erland yang sedikit basa basi agar Maya bisa mempercayai nya sepenuhnya
"Hemm.. " Jawab Maya dengan datar.
"Apa hubungan mbak dengan Denis?? " Tanya Erland yang kembali menjadi seriuss
"Aku dan Denis akan segera menikah.. " Jawab Maya dengan pandangan kosong ke arah depan, dia tak ingin melihat Erland yang berada disampingnya
Erland yang mendengar itu semua pun terkejut, dia sangat shock, tak ada henti-hentinya dia mengelus-elus jantungnya yang hampir copot karna pengakuan Maya
"Mbak gak becanda kan?? " Tanya Erland yang masih tak percaya
"Gue serius.. " Ucap Maya lagi yang menengok arah Erland, Erland yang melihat sebuah kejujuran pun semakin bertanya-tanya.
"Ta-tapi bukanya Denis mencintai Kia?? " Ucap Erland lagi
"Iya memang benar dia sangat mencintai pacarnya itu.. "Jawab Maya lagi
" Lalu?? " Tanya Erland yang belum puas dengan jawaban Maya
.
__ADS_1
"Apa jangan-jangan yang dibilang Dokter itu benar?? " Ucap Erland lagi yang mengingat ucapan Dokter kandungan itu
"Maksud lo? " Tanya Maya yang tak mengerti ucapan Erland
"Maaf mbak, saya sudah lancang, saya mengikuti mbak dan Denis ke Rumah Sakit, dan saya juga melihat mbak masuk ke dalam ruangan Dokter Kandungan.." Ucap Erland dengan jujur, ia menceritakan semua pada Maya
"Lalu?? " Tanya Maya lagi yang ingin mendengar kelanjutan cerita Erland.
"Saya bertanya tentang mbak, dan Dokter itu bilang kalau mbak itu lagi hamil.. " Jawab Erland lagi dengan lirih,
"Ya, gue hamil.." Ucap Maya yang membenarkan ucapan Erland dan mengelus-elus perutnya yang sudah mulai terlihat buncit
"A-apa itu anak.. " Belum selesai berbicara,ucapan Erland terpotong oleh Maya
"Iya ini anak Denis, kita pernah melakukan kesalahan saat mabuk di sebuah club.. " Jawab Maya yang mengingat kejadian malam itu
"Club?? " Ucap Erland lagi
"Iya Club ***** " Jawab Maya yang memberitahu nama Club itu
"Ta-tapi mbak tau kalo Denis sudah punya pacar?? " Tanya Erland lagi yang masih penasaran
"Gue tau.. " Jawab Maya yang tersenyum getir
"Mbak, apa mbak gak pernah mikirin perasaan pacarnya Denis kalo dia tau semuanya?? " Ucap Erland yang tak habis pikir dengan Maya
"Kan gue udah ngomong, kalo gue sama Denis melakukan kesalahan,.. " Jawab maya yang mengulang jawabannya kembali
"12 minggu.. " Jawab Maya jujur
"Eh gue minum dulu ya, lo minum gih.. " Ucap Maya lagi yang menawarkan minuman yang sudah di sediakan di mejanya
Erland yang merasa haus pun langsung meminum minuman itu sampai tandas.
"Terimakasih mba.. " Ucap Erland yang baru saja menghabiskan minumannya
"Kapan pernikahan itu di adakan mbak? ? " Tanya Erland lagi, dia tidak akan menyia-nyiakan kesempatan emas ini
"Secepatnya.. " Jawab Maya singkat, ia juga tidak tahu kapan pernikahan nya akan di adakan
Setelah selesai berbincang-bincang dengan Maya, Erland pun kembali pulang kerumahnya, ia tidak berminat untuk masuk ke kampus hari ini
Setelah menempuh perjalanan yang macet, akhirnya dia sudah sampai dirumahnya
"Assalamu'alaikum Bun!! ". Ucap Erland yang memberi salam
" Walaikumsalam, gak usah teriak-teriak!! " Ucap Bunda Gita yang sedang berada di kamarnya
Erland pun segera melangkah menuju Bundanya, tetapi setelah sampai dikamar Bunda nya, Erland mengerutkan keningnya
"Bun, mau kemana?? " Tanya Erland yang melihat Bundanya mengemas barang ke dalam koper
"Sayang, Bunda dan Ayah akan pergi ke luar negri, Bunda akan menemani Ayahmu untuk mengurus bisnis nya yang sedang ada masalah.. " Jawab Bunda Gita pada anaknya
__ADS_1
"Hah!!, kapan berangkat.. " Tanya Erland lagi yang terkejut
"Nanti sore kita berangkat, kamu gak papa kan ditinggal di rumah sendirian????" Jawab Bunda Gita
"Owh gapapa Bun, kan ada bibi yang nemenin aku.." Ucap Erland yang mengerti keadaan orang tuanya
"Owh iya, nanti aku yang nganterin ke bandara ya Bun??.. " Ucap Erland yang memohon
"Iya nanti.. "
"Owh iya kamu gak kuliah?? tumben jam segini udah pulang??" Tanya Bunda Gita yang baru sadar anaknya pulang dengan cepat
"Owh, anu-itu Bun, jam kosong.. " Jawab Erland yang gugup
"Ya udah Bun, aku masuk kamar dulu, nanti kalo Bunda mau berangkat, Bunda panggil aku aja.. " Ucap Erland yang dijawab angukan kepala oleh Bunda Gita
Lalu Erland segera bergegas berjalan menaiki tangga menuju kamarnya, setelah ia sudah sampai, ia melihat ponselnya, ternyata Ardi mengirim banyak pesan dan panggilan yang tak terjawab
Tut.. Tut.. Tut...
"Lo kemana aja si anji*g !! Kenapa lo gak masuk kampus!! " Ucap Ardi dengan sewot saat panggilannya sudah terhubung oleh erland
"Bangs*t lo!! eh lo udah dapet informasi baru tentang cewe itu?? " Tanya erland yang mengalihkan pembicaraan, ia ingin mengerjai Ardi
........... Hay gaes, numpang promosi novel nih😂😂😂
yuk mampir juga ke karya kaka Hana Hikari, ceritanya super seru,🥰🥰🥰..
Yuk cusss langsung baca, dan jangan lupa like, favorite dan komen🥰. .
.
.
.
.
.
.
#hay hay hay yukk tinggalin jejak kalian (like, favorite, komen🥰🥰)
#maaf kalo ada kesalahan kata atau kalimat 😁😁
#terimakasih sudah mau mampir ke karya pertama aku🥰🥰🥰😍😍
#salam bahagia, semoga kita semua diberikan kesehatan, dan rejeki yang berlimpah😍
........ #Happy Reading😘#.......
__ADS_1