Sepupuku, Suamiku.

Sepupuku, Suamiku.
Bab 33- Menguntit Maya dan Denis


__ADS_3

"Okeh, sebentar gue ambil tas dulu.. " Jawab Maya yang langsung bergegas mengambil tas di kamarnya


Setelah itu mereka pergi ke sebuah Rumah Sakit yang ada di Kota Jakarta, Erland yang masih memantau di dalam mobilnya pun melihat mobil Denis keluar dari rumah mewah, dan dengan segera dia mengikuti Denis..


"Kemana lagi dia. " Gumam Erland yang mencium bau kebusukan


Beberapa menit mereka sudah sampai dirumah sakit,


Erland yang masih berada di dalam mobilnya pun bertanya-tanya tentang tujuan mereka ke Rumah Sakit


"Cewe itu?? " Ucap Erland yang melihat Maya keluar dari mobil Denis


"Jadi rumah itu, rumah cewe selingkuhan Denis, tapi kenapa mereka ke rumah sakit?? Siapa yang sakit?? " Gumam erland lagi


Ia melihat Denis dan Maya masuk ke dalam Rumah Sakit, dengan sikap penasaran nya Erland segera turun dan mengikuti jejak mereka,


Erland sangat terkejut saat melihat Denis dan Maya sedang mengantri di depan ruangan dokter kandungan


"Hah!! Ngapain mereka ke Dokter kandungan?? " Gumam Erland yang melihat dari kejauhan


"Atau jangan-jangan si cewe itu hamil?? " Erland berbicara pada dirinya sendiri.


Setelah beberapa menit mengantri, nama Maya pun di panggil oleh Suster, ia langsung segera masuk kedalam ruangan yang diikuti oleh Denis dibelakangnya


"Gimana perkembangannya Dok?? " Tanya Maya yang baru saja melakukan USG


"Bayinya lemah, lebih baik Ibu beristirahat total jangan terlalu banyak pikiran karna itu tidak bagus untuk Ibu hamil.. " Jawab dokter Tiara, selaku Dokter kandungan yang menangani Maya


"Mau di cetak sekalian bu hasil USG nya?? " Tanya Dokter Tiara lagi


"Boleh Dok.. "


Setelah itu Maya bangkit dari tidurnya dan berjalan menuju Denis yang sedang menunggu nya


"Pak, istri bapak kandunganya sangat lemah, Bapak harus bisa menjaga istri bapak lebih ekstra.. " Ucap Dokter Tiara kepada Denis


"Dia bukan.. " Belum selesai Denis berbicara, ucapannya sudah di sela oleh Maya,


"Baik Dok, kita permisi dulu, trimakasih .. " Pamit Maya, yang langsung membawa Denis keluar dari ruangan Dokter Tiara


"Lain kali jangan menyela ucapanku!! " Ucap Denis saat mereka keluar dari ruangan itu, ia berbicara dengan wajah dinginnya, dia sangat tidak menyukai sikap Maya seperti itu.


Setelah mereka keluar, Erland yang penasaran pun langsung masuk ke dalam ruangan Dokter Kandungan, ia ingin memastikan apa yang ada diotaknya itu benar atau tidak..


"Dokter.. " Ucap Erland yang sudah berada di ruangan Dokter Tiara

__ADS_1


Dokter Tiara sempat terkejut karna ia pikir Maya dan Denis adalah pasien terakhir nya


"Maaf, anda mencari saya?? " Ucap Dokter Tiara yang heran melihat kedatangan Erland


"Maaf sebelumnya ini ruangan Dokter kandungan, mungkin anda salah masuk ruangan?? " Ucapnya lagi yang melihat Erland datang seorang diri


"Perkenalkan saya adalah salah satu kerabat dari laki-laki yang bernama Denis.. " Ucap erland yang berbohong memperkenalkan dirinya


"Owh Pak Denis dan Ibu Maya, mereka baru saja keluar dari ruangan saya?? " Ucap Dokter Tiara yang memberitahu Erland


"Benar Dok, mereka baru saja keluar dari ruangan ini." Ucap Denis lagi


"Lalu, ada masalah apa?? " Jawab Dokter Tiara yang merasa aneh kepada Erland


"Saya hanya ingin mencari tahu, ada urusan apa mereka menemui Dokter?? " Tanya Erland dengan polosnya,


Dan dengan senyum yang mengembang Dokter Tiara pun mengatakan maksud dan tujuan kedatangan Maya.


"Owh mereka hanya mengecek kandungan Bu Maya yang sedikit melemah.. " Jawab Dokter Tiara yang percaya dengan pengakuan Erland sebagai kerabat dari Maya dan Denis


Dan jawaban itu sukses membuat erland terkejut, dia sangat shock, jatungnya terasa berhenti, dadanya sesak


"A-apa!! Kandungan?? " Jawab Erland yang terkejut,


"Sudah berapa usia kandungan nya Dok?? " Tanya Erland lagi yang semakin penasaran


"Kamu benar Saudara dari Pak Denis?? " Tanya dokter Tiara dengan menyelidik.


"Benar Dok, berapa usia kandungan nya Dok!! " Tanya Erland yang masih penasaran


"12 minggu.. " Ucap Dokter Tiara lagi


"Trimakasih Dok, saya pamit dulu.. " Ucap Erland, lalu ia segera pergi menyusul Denis, dia sangat marah dengan sikap Denis yang tega mengkhianati Kia, tetapi ia juga merasa bahagia, akhirnya kesempatan untuk dekat dengan Kia semakin terbuka lebar..


Di dalam perjalanan,...


"Gue turunin lo di depan gerbang, gue mau ada urusan lain.. " Ucap Denis pada Maya yang sedang mengendarai mobilnya


"Urusan apa?? " Tanya Maya, ia berfikir baru saja Denis berubah baik sekarang dia sudah kembali lagi menjadi Denis yang jutek.


"Gak usah ikut campur urusan pribadi gue.. " Ucap Denis dengan sikap dinginya.


"Udah sampai, mending lo turun sekarang!! " Ucap Denis pada Maya.


Dan Maya segera turun dari mobil Denis, lalu ia melihat mobil Denis sudah melaju pergi dari hadapannya dan ia segera membuka gerbang, sebelum ia membuka gerbang, Tiba-tiba ada sebuah mobil yang berhenti di tepat di dekat Maya, Maya yang berfikir orang tuanya yang mempercepat kepulangannya, tetapi setelah pintu mobil terbuka dengan jelas menampakan sosok lelaki muda yang tampan turun dari mobil tersebut..

__ADS_1


"Mbak.. " Ucap lelaki tampan yang baru saja turun dari mobilnya.


"Siapa kamu.. " Jawab Maya yang tak mengenali lelaki di hadapannya, ia takut seseorang ini ingin berniat jahat kepadanya


"Perkenalkan nama saya Erland, saya cuma mau tanya aja, apa hubungan mbak dengan Denis?? " Ucap Erland yang to the point


"Maaf saya tidak mengenal kamu, dan itu urusan pribadi saya, silahkan kamu pergi dari sini.. " Jawab Maya yang langsung mengusir Erland


"Mbak tolong saya, saya Sepupu dari pacar Denis, saya tidak terima jika Saudara saya dipermainkan oleh dia.. " Ucap Erland yang memberitahu jati dirinya kepada Maya


Maya sempat terdiam ia berusaha melihat kejujuran dari seseorang yang di hadapannya itu, sesaat ia melihat kejujuran di mata Erland, lalu Maya pun berfikir sejenak, ia masih ragu untuk menceritakan semuanya kepada laki-laki yang mengaku sepupu dari pacar Denis, walaupun ia melihat sebuah kejujuran


"Mbak tolong saya!! " Ucap Erland yang memohon pada Maya


"Maaf tapi saya tidak mempercayai kamu, lebih baik kamu pergi dari sini. " Jawab Maya yang segera masuk ke dalam rumahnya,


Tak henti-hentinya Erland memohon pada Maya, ia mengikuti Maya sampai ke depan pintu rumahnya..


"Mbak saya mohon!! " Ucap Erland yang memohon, dia hampir saja bersujud tapi di cegah oleh Maya,


"Eh ngapain kamu.. " Tanya Maya yang melihat Erland hampir sujud


"Tolong saya mbak.. " Ucap Erland lagi


.


.


.


.


.


.


#hay gaes aku up nih yuhuuuuu🥰🥰🥰😁😁😁😁


#yukkk cuss tinggalin jejak kalian di sini (like, favorite, komen)


#mohon maaf kalo ada kesalahan kata atau kalimat😁😁


#salam bahagia, semoga kita semua selalu diberikan kesehatan dan rejeki yang berlimpah🥰🥰


.. .......... #Happy Reading 😘#.........

__ADS_1


__ADS_2