Sepupuku, Suamiku.

Sepupuku, Suamiku.
Bab 18 -Jeruk Makan Jeruk


__ADS_3

"Diam lo,.. " Ucap Erland lagi.


Ardi pun terdiam, Dia rasa Erland sedang kerasukan setan atau jin di dalam perjalanan sehingga dia tiba-tiba marah memukul orang tak jelas.


"Yahhhh.. udah pergi deh.. " Ucap Erland yang tak berhasil menangkap hewan yang berputar-putar di kepala Ardi


"Apa nya yang pergi?? " Tanya Ardi yang penasaran dengan ucapan Erland.


"Tadi ada lebah yang muter-muter di kepala lo, padahal gue mau tangkep, tapi ya sudahlah gue udah berhasil ngusir tuh lebah.. " Jawab Erland dengan santai..


"Lo bilang tangkep??? lo gak tau kalo kepala gue udah bengkak kek gini?? " Sewot Ardi yang tak habis pikir dengan Erland...


"Yeee biar, emang lo mau di sengat tuh ama lebah?? kalo gue tah ogah, sakit tau!! apa jangan-jangan tuh lebah mau bikin sarang di kepala lo hahaha..! Jawab Erland yang terkekeh dan masih membela dirinya


"Ini kepala sakitnya udah kek di sengat lebah ratusan!!!! " Sewot Ardi yang masih memegang kepala nya.


"Yaelah baru dipukul kek gitu aja udah meringis kesakitan.. " Jawab Erland pada Ardi.


"Awas lo Land.. gantian sini!! biar lo tau rasa nya di pukul pake tas yang isi nya tumpukan buku itu ke gimana.. " Ucap Ardi yang ingin membalas pukulan Erland, tetapi sebelum Ardi membalas pukulan itu, Erland sudah kabur dari situ, Dia berlari dengan sangat kencang..


"Hahahah.. " Tawa Erland pecah


"Sialan lo!! woy jangan kabur bangs*t". Ucap Ardi yang langsung berlari mengejar Erland..


"Hahaha... " Erland pun semakin tertawa,


Saat Erland sudah sampai ke dalam kelas, Erland pun langsung duduk, dan beberapa menit kemudian Ardi masuk ke dalam kelas dan mencari sosok Erland, nafas nya masih tidak stabil, Dia berhenti sejenak untuk mengatur nafas nya, setelah nafas nya sudah stabil ia berjalan menghampiri Erland..


Ardi pun langsung melayangkan tas nya ke Erland, tetapi Erland dengan cepat menghindar dari serangan itu,


Seketika mereka berdua menjadi tontonan di kelas nya.


"Gak kena wleee.. " Ucap Erland yang masih ingin menggoda Ardi


"Awas lo.. " Ucap Ardi dengan kesal


"Hahahah.. " Tawa Erland pun semakin pecah.


Sesaat Ardi hampir terjatuh karna kaki nya tidak sengaja menyandung meja di dalam kelas, dengan reflek tangan Ardi meraih tangan Erland dan mereka terjatuh bersama dengan posisi Erland diatas badan Ardi,


Teman-teman sekelas nya pun merasa bahwa mereka laki-laki kurang normal..


"Sumpah yah lo berdua.. "


"Ihh gue gak nyangka lo berdua... "


"Ganteng-ganteng kok suka jeruk sama jeruk si.. "


"Jijik gue liatnya.. "


"Ganteng si.. tapi suka sama jenis.. "


Begitulah ucapan yang keluar dari mulut teman-temannya, dan itu membuat Ardi dan Erland merasa jijik,


"Eh lo!! ngapain ngomong kek gitu?? " Tanya Erland pada salah satu teman nya, sekarang ia sudah berdiri dan sedang membenarkan baju nya yang sedikit berantakan..

__ADS_1


"Erland lo ganteng si, tapi percuma kalo jeruk makan jeruk.. " Ucap salah satu teman permpuan nya.


"Siapa yang jeruk makan jeruk hah!! " Jawab Erland yang tak terima dirinya di bicarakan seperti itu.


"Erland tolonggiinn " Ucap Ardi yang merengek meminta tolong pada Erland, karna tubuh Ardi merasa sakit akibat di tindihi oleh Erland.


"Tuhh pacar lo minta tolong.. " Jawab salah satu teman laki-laki nya.


"Ihh amit-amit gue punya pacar kek dia.. " Jawab Erland yang bergidik ngeri


"Ihh siapa juga yang mau pacaran sama lo.. " Ucap Ardi pada Erland.


"Nih dengerin ya!! buat lo semuanya!! Gue sama Ardi cuma sahabat, wajar kan kalo sahabat saling dekat??! " Ucap Erland kepada seluruh teman-temannya.


"Tapi gak usah sampe tindih-tindihan juga kalee.. " Ucap salah satu teman nya dan di setujui oleh teman-teman lain nya.


"Tadi gue sama Ardi itu ada kecelakaan kecil makanya gue bisa jatuh ke atas Ardi.. " Jawab Erland yang ingin menjelaskan kepada teman-temannya.


"Owh gitu.. " Jawab teman-temannya


Mereka pun langsung duduk di tempat duduk nya masing-masing, sambil menunggu dosen datang, ada yang membaca buku, ada yang bercerita, dan ada yang memainkan ponsel nya.


Erland pun segera menuju tempat duduk nya dan mengabaikan Ardi.


"Woy tolongin!!! jangan ditinggal pergi!! badan gue sakit semua nih!!" Sewot Ardi pada Erland, Dia sangat kesal karena sahabatnya itu tidak mau membantunya


"Bodoamat.. " Jawab Erland yang terus berjalan menuju meja nya..


Dan akhirnya Ardi berdiri sendiri dengan memegang pinggangnya yang rasanya sangat sakit sepertinya encok nya kambuh..


"Awas lo ya!! " Jawab Ardi dengan kesal..


"Hahahaha.. " Tawa Erland semakin pecah melihat ekspresi Ardi..


Setelah merasa puas tertawa dia membuka ponselnya dan berniat ingin mengirim pesan pada Kia,


"Hai.. " Send to Kia.


Pesan itu terkirim pada Kia, Kia yang sedang fokus pada komputer nya pun menoleh saat ponselnya menyala.


"Erland.. " Gumam Kia, saat tau siapa yang mengirim pesan pada nya.


"Hai.. " Jawab Kia, dan pesan itu terkirim pada Erland.


Erland yang melihat ponselnya berdering dan menyala pun langsung membuka nya, dan ia menemukan pesan terbaru dari Kia,


Akhirnya Kiaa mau membalas pesan dari Erland.


"Lagi ngapain???.. " Tanya Erland basa basi pada Kia, dan pesan itu terkirim pada Kia.


"Ini lagi kerja. " Balas Kia


"Semangat kerja nya.. " Kirim pesan Erland pada Kia


"Iya makasih.. " Balas Kia.

__ADS_1


"Kapan-kapan kita main atau nonton lagi yuk?? " Send to Kia


"Iya kapan-kapan.. hehehe.. " Balas Kia


"Udah dulu ya, dosen aku udah masuk, nanti kita lanjut lagi.. " Balas Erland pada Kia.


"Okeh" Balas Kia pada Erland.


Setelah bertukar pesan, mereka pun kembali ke aktivitas nya masing-masing, Erland sudah fokus pada pelajaran yang di berikan oleh dosen nya dan Kia sudah fokus lagi pada komputer nya,


Tiba-tiba Kia tersenyum-senyum sendiri, ntah dia sedang memikirkan apa yang terpenting dia sedang bahagia,


"Erland -erland kamu itu bocah tapi pikiranmu sudah dewasa". Gumam Kia di dalam hati, dia sedang memikirkan Erland dan tanpa diminta bibir nya mengukir senyuman yang indah.


"Nyaman si, tapi sayang nya lebih muda dari aku.. ". Ucap Kia lagi dalam hati..


"Denis!?! ". Senyuman itu seketika hilang saat Denis melintas di pikiran Kia.


"Gimana kabar dia ya?? dari semalem sampe sekarang belum kasih aku kabar.. ". Gumam Kia di dalam hati.


.


"Ah nanti aku coba hubungin dia aja deh, takut ada apa-apa". Ucap Kia dalam hati lagi, Dia cemas dengan Denis.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


#hay gaes jangan lupa mampir dan beri like serta vote nya


#mohon maaf jika ada kesalahan kata atau kalimat.


#terimakasih sudah mau membaca karya pertama ku ini


#salam bahagia untuk kita semua, semoga selalu diberikan kesehatan dan kelancaran rejeki


#terimakasih..


#salam bahagia๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜


........... #Happy Reading๐Ÿ˜˜#........

__ADS_1


__ADS_2