
"Lama kelamaan maya akan membuka rahasia ini, Maya akan memberitahu Kia semuanya,.. " Jawab Aji yang masih membela Maya.
"Udah lah gue lagi males mikir, gue mau tidur.. " Jawab Denis yang mengabaikan ucapan Aji.
"Sonoh lo tidur.. eh jangan lupa cuci kaki, cuci tangan, minum susu hahaha.. " Ucap Aji yang sedikit becanda
"Bajing*n lo!! emang gue bayi apa!! " Sewot Denis pada Aji
"Hahahaha.. " Aji tertawa saat membayangkan ekspresi Denis, dan belum sempat Denis berbicara, Aji sudah mematikan telfon nya,
Denis yang sedang berbicara tetapi telfon sudah diputus sepihak pun langsung mengumpat Aji.
"Awas aja lo besok!! bisa-bisa nya lo matiin telfon gue secara sepihak!! gatau gue lagi ngomong apa!! " Denis mengumpat dengan kesal,
Di kamar Aji..
"Rasain!!! emang enak lagi ngomong langsung dimatiin secara sepihak, hahahaha" Kekeh Aji yang membayangkan ekspresi Denis saat ini
"Eh, tapi kasian maya juga kalo ke gini!!? " Gumam Aji yang sedang memikirkan Maya,
"Denis-Denis lo terlalu bo*oh.. ".l Ucap Aji lagi yang tak habis pikir dengan pikiran Denis.
Lama Kelamaan Aji pun tertidur dengan banyaknya pikiran yang di pikirkan.
.................................................
Ke esokan hari nya..
"Pagi Bunda, Ayah.. " Ucap Erland yang baru saja duduk di meja makan.
"Pagi nak.." Jawab Ayah dan Bunda secara bersamaan.
"Ciee cie senyum-senyum sendiri.. " Sindir Ayah Davit pada anak nya itu yang sedang tersenyum
"Lagi kasmaran kali Yah, hahaha.. " Jawab Bunda Gita dengan tertawa
"Apaan si Bun.. " Ucap Erland yang merasa tersindir.
"Semalem ada yang abis kencan Yah.. " Ucap Bunda Gita kepada Suami nya dan mengabaikan ucapan Erland.
"Owh ya!! bagus dong!!.., tapi itu beneran kencan atau jadi obat nyamuk Mah.. " Jawab Ayah Davit yang masih ingin menggoda anak nya.
"Bunda tau darimana?? Aku kan belum cerita ke Bunda sama Ayah.." Ucap Erland dengan dahi yang sedikit mengkerut, dirinya penasaran kenapa Orang tuanya bisa tau
"Tau dari mana ini Yah" Tanya Bunda Gita pada Suaminya.
"Hahaha, udah udah Bun, kasian Erland.. liat tuh muka nya udah penasaran banget .. " Jawab Ayah Erland yang ingin menyudahi menggoda anak nya itu
"Dari Mamah Risa, Mamah nya Kia.. " Jawab Bunda yang memberitahu anak nya itu..
"Owhhhhh pantes.. " Jawab Erland yang mengangguk-anggukan kepala nya yang artinya dia sudah mengerti.
"Pantes gimana?? " Jawab Bunda Gita yang merasa bingung dengan ucapan anak nya itu.
"Ya pantes aja Bunda tau, kan Ibu-ibu gosip, ada gosip ini langsung disebar kesana sini, hahaha.. " Jawab Erland yang sengaja membuat Bunda nya kesal, ia berniat untuk membalas dendam pada Bunda nya.
__ADS_1
"Apaa si nak! Bunda bukan Ibu-ibu gosip!! " Ucap Bunda Gita dengan sebal karna anak nya mengatai bahwa ia Ibu-ibu gosip yang suka menggosip sana sini.
"Trus apa?? kalo bukan Ibu-ibu gosip?? " Tanya Erland yang masih ingin membuat Bunda nya kesal.
"Bunda kan di kasih tau sama Mamah nya Kia.. " Jawab Bunda Gita yang sedikit berbohong.
"Di kasih tau apa emang niat nya kepo nih.. " Ucap Erland dengan menaik turun kan alis nya.
"Apaan si kamu nak.. " Jawab Bunda Gita dengan kesal.
"Udah-udah ayok kita sarapan, jangan berantem terus!!. " Ucap Ayah Davit yang ingin menghentikan percakapan antara Ibu dan anak itu.
"Iya Yah.. " Jawab Erland yang tak membantah
Mereka pun akhirnya sarapan bersama, tidak ada percakapan antara mereka, hanya suara garpu dan sendok yang sedang beradu di dalam piring, mereka sangat menikmati sarapan itu.
Setelah selesai sarapan Ayah Davit dan Erland pun pamit pada Bunda nya.
"Pamit ya Bun, Yah! .. " Pamit Erland yang menyalami Bunda dan Ayah nya
"Iya hati-hati nak.. " Jawab Bunda Gita pada anaknya.
"Assalamu'alaikum Bun.. " Erland mengucapkan salam pada kedua Orang tua nya
"Walaikumsalam nak.. " Jawab mereka berdua.
"Ya sudah Aku juga mau berangkat ke kantor, kamu baik-baik dirumah ya.. " Ucap Ayah Davit pada Istrinya..
"Iya, kamu juga hati-hati dijalan ya Mas.. " Jawab Bunda Gita pada Suami nya
"Mas.. " Ucap Bunda Gita pada Suaminya yang hendak melangkah pergi ke dalam mobil.
"Iya Bun.. " Jawab Ayah Davit, langkahnya terhenti karna Istri tercinta memanggilnya.
"Nih, kamu lupa bawa tas kerja mu.. " Ucap Bunda Gita yang menghampiri Suaminya dengan membawa tas kerja Suaminya.
"Owh iya aku hampir lupa, untung kamu ngingetin aku.. " Ucap Ayah Davit, dan Ayah Davit segara mengambil alih tas nya itu, tidak lupa ia memberi pelukan untuk Istri nya itu, Bunda Gita yang mendapat pelukan dari Suaminya pun langsung membalas pelukan itu.
"Aku berangkat.. Assalamualaikum.. " Pamit Ayah Davit pada Istrinya.
"Walaikumsalam " Bunda Gita menjawab salam dari Suaminya itu.
Setelah mobil suaminya itu pergi dari halaman rumahnya, Bunda Gita langsung bergegas masuk ke dalam rumahnya dan menelfon Mamah Risa,
...................................
Di kampus.
"Wahh tumben lo bawa mobil.. " Ucap Ardi pada Erland, karna sekarang Erland tidak membawa motor melainkan mobilnya.
"Ehh lo kalo mau nonggol jangan tiba-tiba dong!!! " Jawab Erland yang terkejut dengan kehadiran Ardi, pasalnya Dia baru turun dari mobilnya dan Ardi sudah di belakang Erland.
"Hahaha santai bro.. " Ucap Ardi yang tak merasa bersalah sedikitpun pada Erland
"Jantung gue mau copot tau.. " Jawab Erland dengan kesalnya
__ADS_1
"Bagus dong kalo copot!! kan bisa gue jual, lumayan jual jantung hahaha.. " Ucap Ardi dengan tertawa keras, Dia merasa senang sudah membuat Erland kesal.
"Pluukkk....
Sebuah pukulan mendarat dengan mulus di kepala Ardi.
"Awwhh sakit bambangg!! " Ringis Ardi yang kesakitan memegang kepalanya karna Erland memukul kepala nya dengan tas nya
"Kalo ngomong pedes juga ni orang!!! " Ucap Erland pada Ardi.
"Santai dong!!! tadi gue cuma becanda.. " Ucap Ardi yang memberitahu bahwa ia sedang becanda..
"Gue tau!! " Jawab Erland dengan datar..
"Trus!! kenapa lo mukul gue beneran!! " Sewot Ardi yang tak terima dipukul oleh Eeland
"Kenapa?? " Jawab Erland santai..
"Sakit tau gak!! " Ardi masih meringis kesakitan,
"Pluuukkk" .
Sebuah pukulan mendarat lagi di kepala Ardi. Ardi yang mendapat pukulan dadakan itu pun langsung meringis kesakitan.
"Sakkiitt anjjenngg!!! " Teriak Ardi yang tak terima di pukul oleh Erland..
"Diam lo!! " Jawab Erland dengan keras dan itu sukses membuat Ardi diam walaupun di dalam hati nya ia merasa kesal dengan perlakuan Erland..
.
.
.
.
.
.
.
.
.
#hai gaes jangan lupa like dan vote nya ya..
#mohon maaf jika ada kesalahan kata atau kalimat
#terimakasih sudah mau membaca karya pertama aku
#salam bahagia, semoga semuanya diberikan kesehatan dan rejeki yang berlimpah..
#terimakasih😊😊😊
__ADS_1
............ #Happy Reading😘#........