Sepupuku, Suamiku.

Sepupuku, Suamiku.
Bab 25 - Bioskop


__ADS_3

"Toilet yuk, kebelet nih.. " Ucap Ardi yang sudah tidak tahan ingin buang air kecil.


"Tapi ini ... " Belum sempat Erland menjawab pertanyaan Ardi , Ardi sudah pergi menjauh dari hadapan Erland, dia sudah tidak bisa menahan nya terlalu lama, dan dengan segera ia mencari toilet, ia melangkah sangat cepat sehingga membuat Erland sedikit kewalahan mengejarnya


Setelah sampai di depan toilet, Erland yang sedang menunggu Ardi pun sempat mendengar suara laki-laki yang berada di dekat toilet perempuan, tetapi Erland mengabaikan suara itu, namun semakin di dengar, ia seperti mendengar suara perempuan yang sedang menangis.


Akhirnya jiwa kepo Erland meronta-ronta, dia penasaran dengan asal suara itu semakin dia mendekat ke arah toilet perempuan semakin jelas pula suara itu terdengar, dan saat Erland sudah di dekat toilet perempuan dia sempat terkejut dengan pemandangan disana, ia melihat tiga orang laki-laki dan satu perempuan, dan ia lebih sangat terkejut saat melihat wajah dari salah satu laki-laki itu. ia melihat seseorang yang tak asing baginya


"Bukannya itu pacar Kia ya?? " Gumam Erland dengan lirih, ia pernah melihat foto pacar Kia di media sosialnya Kia.


"Ehh, tapi kenapan perempuan itu peluk pacar Kia ?? Dan benda apa yang dipegang mereka?? " Gumam Erland yang semakin penasaran dengan mereka semua.


"Fix, ini ada yang gak beres, mending gue langsung bicara aja sama Kia, tapi sebentar deh.. "


"Kalo tanpa bukti pasti Kia gak percaya, mending gue foto aja dan nanti gue bakal tunjukin foto itu ke Kia.. " Gumam Erland dengan suara lirih, tetapi saat ia ingin mengambil ponselnya, dia di kejutkan oleh kedatangan Ardi yang tiba-tiba


" Woy sejak kapan lo jadi tukang ngintip.. " Ucap Ardi yang mengagetkan Erland, untung aja suara Ardi lirih dan jarak mereka dari Denis dan teman-temannya sedikit jauh, jadi suara Ardi tidak bisa terdengar oleh mereka.


"Husstt diem, gue lagi liat itu.. " Jawab Erland, tangannya menunjukan ke arah 4 orang yang berada di dekat toilet perempuan, tetapi waktu Ardi mengintip,, muka Denis membelakangi Ardi, jadi Ardi tidak bisa melihat dengan jelas muka Denis, dan Erland pun tidak memberitahu pada Ardi siapa laki-laki yang sedang memeluk seorang perempuan itu,


"Gue ada kerjaan tambahan buat lo.. " Ucap Erland dengan serius, karna tadi ia belum bisa mendapatkan bukti jadi dia menyuruh sahabatnya untuk memantau Denis, dengan pandangan masih ter fokus kan kepada 4 orang tersebut


"Apa?? " Tanya Ardi dengan lirih, ia tersenyum sumringah, akhirnya ia bisa mendapatkan uang tambahan, setelah lama ia tak mendapat panggilan dari job nya


"Lo harus cari tau tentang hubungan mereka.. " Ucap Erland yang menunjuk Denis dan Maya yang sedang berpelukan.


"Gue gak bisa liat muka laki nya, tapi sebentar deh, itu cewe nangis??" Jawab Ardi yang berusaha melihat wajah laki-laki itu tetapi ia justru melihat si perempuan itu menangis


"Bukan!!, dia lagi makan!!. " Sewot Erland yang kesal dengan sikap sahabatnya itu.


"Bang*at lo!!, gue lagi serius nih!! " Jawab Ardi yang tak kalah sewot.


"Udah diem!! Nanti kita bisa ketahuan!! Sebelum gue kasih kode, lo jangan bertindak dulu.. " Ucap Erland dengan tegas dan serius.


"Kenapa sekarang lo kepo sama urusan orang?? Apa lo suka sama si cewe itu??? " Tanya Ardi lagi dengan penasaran, karna setau Ardi, Erland adalah tipe cowo yang gak suka ikut campur urusan orang.

__ADS_1


"Udah gak usah banyak ba*ot!! Ikuti perintah gue aja! Untuk saat ini kita pantau aja dulu.. " Jawab Erland yang tidak ingin mendapat bantahan.


"Ehh tuh laki pergi ke arah kita, cepet kita sembunyi.. " Ucap Erland lagi yang melihat Denis berjalan menuju arahnya.. ".


Flashback offโ˜บ


"Eh ngalamun?? " Ucap Kia yang membuyarkan pikiran Erland


"Ehh, dah sampe ternyata.. " Jawab Erland yang baru sadar


"Mikirin apa si lo?? sampe ngalamun gitu?? " Tanya Kia yang penasaran dengan pikiran Erland


"Enggak kok, ayok masuk!, lo mau beli apa buat dimakan nanti?? " Jawab Erland yang mengalihkan pembicaraan nya


"Terserah lo aja deh.. " Jawab Kia lalu langsung membuka pintu mobil dan di ikuti oleh Erland.


Mereka kini sudah sampai di sebuah Mall di Kota Jakarta, sebelum mereka menuju tempat bioskop, Erland mengajak Kia membeli beberapa cemilan untuk menemani acara menontonnya nanti, ia membeli popcorn, dan beberapa jajanan ringan dan tidak lupa ia membeli minuman boba untuk menghilangkan dehidrasi nya


Setelah acara beli membelinya selesai, mereka langsung masuk dan menonton film yang berjudul "Danur 1", dan seperti biasa Kia menutup matanya dengan tangan, dia memberikan sedikit ruang untuk matanya agar bisa melihat film itu,


Dan Erland dengan telaten menyuapi Kia, dia beberapa kali mengelus pundak Kia karna ia melihat ekspresi Kia yang ketakutan.


"Jadi minta traktiran gak nih! " Tanya Erland yang sambil mengemudikan mobilnya


"Jadi la!, gue masih laper.. " Jawab Kia yang tersenyum sehingga menampilkan gigi putihnya ya rata,


"Cantik " Ucap Erland yang tak sengaja melihat Kia tersenyum


"Yaiyalah gue emang cantik.. " Jawab Kia dengan gaya genit nya.


Erland yang melihat sikap Kia seperti itu justru ia terkekeh, karna ia berfikir bahwa Kia sudah tidak membuat jarak padanya lagi


"Jadi kagak ini!!. " Ucap Erland lagi


"Jadi bambangg, yok kita lurus aja ntar belok kiri, disitu ada tempat makan yang rasanya enak banget.. " Jawab Kia yang memberi petunjuk jalan pada Erland.

__ADS_1


"Siap bos, kita meluncur.. " Ucap Erland yang dibalas kekehan oleh Kia.


Saat mereka hampir sampai, Erland melihat Denis masuk ke dalam mobil, ia melihat Denis bersama wanita yang sama persis dengan wanita yang ada di toilet kemarin, sesegera mungkin ia mengalihkan pandangan Kia agar tak melihat Denis dan perempuan itu.


"Ki, mata gue kok pegel ya.. " Ucap Erland yang mengalihkan pandangan Kia, dan beruntung Kia belum melihat Denis, saat Kia sudah menaruh ponselnya di tas, Kia yang ingin melihat depan tetapi ia di kejutkan dengan Erland yang mengadu matanya pegal sehingga ia belum sempat melihat pemandangan yang mengejutkan di depan matanya


Sesaat Kia langsung melihat Erland dan menyuruh nya menepikan mobil nya di pinggir jalan, Erland pun menurut ia menepikan mobilnya, dan dengan panik Kia berucap pada Erland.


"Rumah sakit aja yuk, biar gue yang bawa mobil, gue bisa kok!! " Ajak Kia yang sudah panik dengan kondisi Erland.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


#hay gaes aku up lagi nih.


#yuk tinggalin jejak kalian disini


#mohon maaf jika ada kesalahan kata atau kalimat ๐Ÿ˜๐Ÿ˜


#terimakasih sudah mau mampir ke karya pertama aku๐Ÿ˜๐Ÿฅฐ๐Ÿฅฐ

__ADS_1


#salam ceria semoga kalian semua diberikan kesehatan dan rejeki yang berlimpah. ๐Ÿ˜‡๐Ÿ˜‡


.......... #Happy Reading๐Ÿ˜˜#.......


__ADS_2