Sepupuku, Suamiku.

Sepupuku, Suamiku.
Bab 6- Menjemput.


__ADS_3

Keesokan harinya...


Denis menempati janji yang semalam ia buat, jika dia akan menjemput Kia dan mengantarkan Kia ke kantor hari ini.


"Tok... Tok.. Tok...


"Assalamu'alaikum.. " Denis mengetuk pintu rumah Kia, karna sekarang dia sudah sampai dan tidak memberi kabar pada Kia.


"Walaikumsalam.. " Pintu itu pun terbuka, terlihat Mamah Risa sudah berdiri di depan pintu.


"Hei Tante, apa kabar?? Denis mau jemput Kia, Kia nya belum berangkat ke kantor kan Tan???!.. " Ucap Denis ramah pada Mamah Kia.


"Belum kok,Kia lagi siap-siap di kamarnya, sebentar lagi juga keluar.. Ayok masuk dulu, udah sarapan belum nak.. " Ucap Mamah Risa yang menyuruh Denis masuk dan menawarkan sarapan pagi.


"Udah kok Tan, sebelum berangkat, aku udah sarapan dirumah.." Ucap Denis yang sudah masuk dan duduk diruang keluarga


"Owh, Ayah kamu udah pulang nak..?! " Mamah Risa bertanya pada Denis..


Mamah Risa yang sudah mengetahui bahwa Ayah angkatnya Denis yang bernama Liam Wahyudi ini sedang mempunyai bisnis di luar negeri dan harus memegang perusahaan nya yang diluar negri karna masih dalam tahap merintis, sedangkan yang di dalam negri dipegang oleh orang kepercayaan nya,


"Belum Tan...Ayah masih sibuk, paling kita cuma bertukar kabar setiap hari.. " Ucap Denis dengan raut wajah sendu


"Yang sabar ya nak, Ayah kamu pergi kerja juga demi kamu.. " Ucap Mamah Risa, karna Mamah Risa melihat raut kerinduan yang mendalam di dalam wajah Denis..


"Iya Tante.. " Ucap Denis dengan seulas senyum.


Denis sangat bersyukur karna mempunyai calon ibu mertua yang sangat baik,


Tetapi Denis tidak mengetahui tentang perjodohan itu, Mamah Risa sengaja tidak menceritakan tentang perjodohan itu, biar Kia saja yang menjelaskan, Kia juga belum menerima perjodohan itu.


"Hay... Udah sampai???.!. " Ucap Kia yang baru keluar dari kamarnya, ia pun langsung menuju ke dua orang tersebut..


"Lama banget ya nunggu nya.. " Ucap Kia lagi dengan rasa bersalah karna sudah membuat Denis menunggu terlalu lama


"Emmm gimana ya??? lama apa engga ya???? hahaha


engga kok, aku juga baru dateng!!?mau berangkat kapan??.. " Ucap Denis kepada Kia dengan mengulas senyum yang sangat manis.


"Sekarang lah, masa taun depan!!, Eh emang kamu engga kuliah hari ini??.. " Tanya Kia pada Denis yang diiringi dengan kekehan.


"Hari ini lagi kosong, makannya aku bisa anter jemput kamu... " Denis menjawab pertanyaan Kia dengan jujur. karna memang hari ini denis tidak ada jam kuliah.


"Owh begituuuu.... ya udah ayok berangkat.. " Ucap Kia yang menggandeng lengan Denis dengan mesra.

__ADS_1


Mamah Risa yang sedang berada disana pun merasa terabaikan,


tetapi perasaan nya sungguh bahagia, walaupun dilihat dari muka Denis, Denis seperti orang yang sedang menutupi sesuatu, tetapi Mamah Risa tidak terlalu memperdulikan nya itu.


"Mah berangkat dulu ya... Assalamu'alaikum.. " Ucap Kia pamit dan menyalami Mamahnya, Kia pun sempat memeluk Mamah Risa, dan Mamah Risa pun membalas pelukan anaknya itu


"Tante, Denis pergi dulu yak.. Assalamu'alaikum...." Ucap Denis pamit dan menyalami Mamah Risa.


"Iya hati-hati.. jangan ngebut ya nak Denis..


Walaikumsalam.. " Jawab mamah risa kepada Denis dan Kia..


Sekarang mereka sudah masuk kedalam mobil Denis, di perjalan ke kantor Kia, Denis pun seperti orang yang mempunyai banyak beban, Denis hanya diam, dan itu membuat kia sedikit bertanya-tanya pada dirinya sendiri dengan sikap Denis yang agak aneh. Akhirnya kia membuka obrolan dengan rasa penasaran..


"Sayang!.. kamu lagi ada masalah kah??..! " Kia membuka percakapan, agar suasana tidak hening.


"-_-โ€œ. Denis melamun dan tidak mendengarkan ucapan Kia.


"Sayang..!!! woyy!!" Ucap Kia sedikit berteriak agar Denis sadar dari lamunanya itu.


"Eh yank, engga usah teriak-teriak, aku engga tuli,.. " Ucap Denis kaget dengan teriakan Kia yang cukup nyaring didengar dikuping Denis.


"Kalo bawa mobil itu tuh harus fokus bukan ngalamun yank, kamu itu bawa nyawa orang lho yank, kalo ada masalah ya cerita sama aku jangan dipendem sendiri... " Kia menjawab pertanyaan Denis dengan kesal.


"Kamu ada masalah apa, coba cerita ke aku sekarang.. " Kia pun mendesak Denis untuk berbicara,


"Engga ada sayang, cuma aku kan lagi di semester akhir, tugasku numpuk.." Ucap Denis dengan berbohong,


"Owh ku kira kamu ada masalah besar sampe ngalamun kaya tadi gitu.. " Ucap Kia dengan perasaan lega..


Maafin aku, aku belum bisa ngasih tau tentang perjodohan itu, aku belum siap yank, Kia berucap dalam hati, hatinya pun bingung, dilema dia ingin menceritakan kepada Denis, tapi Denis lagi banyak tugas dan pikiran, Kia engga mau nambah beban lagi buat Denis. Akhirnya pun kia pendam dulu sampai nunggu waktu yang tepat.


"Hey yank.. udah sampe, tadi aku yang ngalamun sekarang gantian kamu, kamu ada masalah??? Kalo ada masalah coba cerita sama aku ya, siapa tau aku bisa bantu,.. " Denis berucap pada Kia.. karna Denis memperhatikan Kia juga melamun,


"Ehh engga, mana ada aku ngalamun.. " Elak Kia..


"Sayangnya Denis... " Denis berucap pada Kia dan langsung memeluk Kia


Kia pun membalas pelukan Denis, entah kenapa pikiran perjodohan itu melintas lagi di otak Kia, dan membuat Kia mengerat kan pelukan itu, Denis yang dipeluk erat pun semakin mengeratkan pelukannya itu, pikiran Denis sekarang yaitu tidak mau kehilangan Kia,


"Udah yank, sesak nafas.. " Ucap Kia yang sudah hampir kehabisan nafas karna Denis memeluknya terlalu erat.


Denis pun melepaskan pelukan itu dan mengecup kening Kia dengan sayang.

__ADS_1


"Udah sanah masuk kantor, nanti telat lho...


Ntar aku jemput ya.. " Ucap Denis lagi yang mengingatkan Kia


Akhirnya Kia masuk ke dalam kantor dan menyapa beberapa teman nya.


"Hay Sel.. " Ucap Kia mendudukan diri disamping Sely.. Meja kerja Sely berdekatan dengan Kia. Sely yang merasa di sapa oleh Kia pun menoleh dan menyapa teman rasa sahabat nya itu.


"Hay Ki, kerjaan gue numpuk nih, gue harus fokus.. " Ucap Sely dengan keputus asaan karna tidak bisa ghibah dengan rekan kerjanya itu..


"Ya gapapa kalee, gue jga lagi banyak kerjaan,... " Ucap Kia kepada Sely.


Akhirnya mereka pun fokus pada kerjaan nya masing- masing. tak ada pembicaraan (ghibah-ghibah manja ala perempuan) yang dilakukan setiap pagi sebelum waktu kerja dimulai.


.....................................................................,....


"Erlandd..."....


.


.


.


.


.


.


.


#mohon like dan vote nya kawan..


#mohon maaf juga kalo ada kesalahan kata atau huruf, atau juga ada cerita yang kurang nyambung๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š


#salam bahagia, semoga semuannya diberikan kesehatan dan rejeki yang lancar.


#ini adalahhh karya pertama aku di noveltoon. ๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜


#salam kenal juga kawan..


........... #Happy Reading๐Ÿ˜˜#........

__ADS_1


__ADS_2