Sepupuku, Suamiku.

Sepupuku, Suamiku.
Bab 77- Pengantin Baru


__ADS_3

"Ke sini aja, biar kebahagiaan Kia semakin komplit, hahaha. "


"Buat apa? Aku harus melihat dia tersenyum bahagia? Lebih baik aku bekerja.. " Batin Sely


"Gak nyampe waktunya, gue belum izin, dan lo tau kan kerjaan gue banyak, apalagi kerjaan Kia harus gue yang kerjain.. " Jawab sely dengan raut wajah yang dibuat semelas mungkin


"Oh, kasihan, ya udah selamat bekerja.. "


Panggilan berakhir, Sely semakin panas dingin saat melihat secara langsung kebahagiaan di pernikahan Erland dan kia


"Secepatnya aku akan kirim bukti ini.. " Ucap sely yang tersenyum licik, sambil meremas jarinya


Lalu ia bangkit dan berjalan menuju tempat kerjanya, dan dia kembali bekerja...


.....


Kembali pada Erland dan Kia yang tengah berbahagia


Setelah mereka berfoto ria dengan kedua keluarga nya, sekarang Bunda Gita sedang membujuk Maya dan keluarga nya untuk berfoto dengan kedua pengantin baru


"Ayo gapapa May, .. " Ajak Bunda Gita dan Maya hanya melirik Denis, dia takut jika meminta Denis untuk berfoto dengan mantannya


"Den, ayo foto, apa kamu tidak ingin mempunyai kenangan dengan Tama setelah sekian lama.. " Liam menyuruh anaknya


"Aku takut Maya tidak mau dad.. "


"Dia mau, ajak dia.. "


Denis yang sedang menggendong baby Revan pun bangkit dan mengajak istrinya untuk mengabadikan momen bersama pengantin baru


"Ayo, kita foto dengan pengantin baru.. " Ajak Denis dan Maya mengerutkan alisnya


"Gapapa? " Tanya Maya yang terlihat cemas


"Gapapa, ayo.. " Denis tersenyum, dan menggandeng mesra pinggang istrinya dengan tangan yang lain


Mereka menuju Erland dan Kia, lalu mereka meminta foto bersama.


"Boleh kita foto bersama? " Tanya Denis pada Erland dan Kia


"Boleh.. " Jawab mereka bersamaan lalu tersenyum


Akhirnya mereka foto bersama dengan Denis menggendong baby Revan di samping Erland, dan Maya tersenyum manis disamping Kia.


Beberapa kali mereka berfoto, ada juga foto Kia yang menggendong baby Revan, dan banyak gaya foto mereka yang bar-bar, menunjukkan kalo mereka menolak tua.


Siang berganti menjadi malam, para tetangga satu persatu pulang dari rumah Kia, dan dari keluarga Erland pun sudah pulang, Denis serta keluarganya juga sudah pulang, dan tersisa Ardi yang masih betah dengan makanan yang berada di di piringnya


Kia sudah masuk kedalam kamarnya, karna dia sudah kelelahan,


"Balik sonoh, udah malem, betah banget disini.. " Ucap Erland yang melihat Ardi masih memakan makanannya


"Namanya juga makan gratis ya harus betah,.. "


"Bungkus aja bungkus,.. "


"Boleh?? " Mata Ardi berbinar-binar


"Tante, kata Erland makanannya boleh aku bungkus buat dirumah.. " Ucap Ardi saat melihat mamah Risa keluar kamar


"Boleh nak, bungkus aja, daripada sisa banyak.. " Ucap Mamah Risa tersenyum

__ADS_1


"Sahabat gak ada akhlaq, sejak kapan gue punya sahabat muka tembok kek lo begini.. " Gerutu Erland yang masih bisa di dengar oleh Ardi


"Hahaha, nyesel lo punya temen kek gue??? "


"Banget, udah sonoh pergi,.. " Usir Erland karna Ardi sudah selesai membungkus separuh makanan yang tersisa


"Okeh gue pergi, tapi ada satu hal lagi yang harus gue omongin.. "


"Apa? Mau minta apa lagi?? "


"Yuk kita keluar dulu, pesenenin taksi online juga dong, motor gue ketinggalan dirumah lo.. "


"Dasar nglunjak.. " Maki Erland, tapi dia menurut ia memesankan taksi online untuk sahabatnya.


"Udah.. "


"Yuk kita keluar, sambil menunggu taksi online datang.. "


Erland menurut, dia keluar menemani Ardi lalu duduk dihalaman rumah Kia


"Mau ngomong apa?? " Tanya Erland yang sudah duduk.


"Sebentar, aku lupa, coba aku pikir dulu.." Ucap Ardi yang berpura-pura berpikir


10 menit kemudian Ardi masih berfikir dan Erland sudah lelah, Tiba-tiba taksi online yang dipesannya sudah datang.


"Sekarang gue inget.. " Ucap Ardi yang bangkit dari duduknya dan berbisik kepada Erland


"Jangan lupa buat anak seperti anaknya Denis yang menggemaskan, ingat yang banyak, hahaha... " Ardi segera kabur dan masuk kedalam taksi online


"Anjing lo!! " Umpat Denis lalu menutup matanya


Dia menengok kanan dan kiri, baru dia bisa mengelus dadanya dan bernafas lega.


"Awas aja lo, .. " kesal Erland


Erland langsung masuk dan mengunci pintu rumah Kia, lalu dia melangkah menuju kamar istrinya


Krekk..


Pintu terbuka dan dia bisa melihat istrinya tertidur karna kelelahan


"Sudah tidur,.. " Gumam Erland yang melihat Kia tertidur dengan nyenyak


"Lebih baik aku mandi dulu, badanku terasa sangat lengket hari ini,.. "


Erland lalu masuk kedalam kamar mandi dan menjalankan ritual mandi, beruntung Ardi sudah memindahkan perlengkapan mandi Erland kerumah Kia, dan membawa beberapa baju ganti untuknya juga


"Ada untungnya juga aku punya sahabat seperti dia.. " Gumamnya saat menjalankan ritual mandi.


Setelah selesai mandi, dia segera membuka koper dan mencari pakaiannya, lalu menghampiri istrinya yang sedang tertidur,


"Selamat malam istriku.. " Kecupan singkat Erland daratkan di kening Kia lalu dia merebahkan tubuhnya di samping istrinya dan tertidur.


Ke esokan harinya


Pagi yang cerah, tapi tidak secerah pagi pengantin baru karna kia berteriak saat melihat Erland tidur di sampingnya


"Jangan berteriak, ini masih pagi.. " Erland bangkit dan mengucek matanya yang masih mengantuk


"Kenapa kamu ada disini?? " Tanya Kia dengan wajah polosnya

__ADS_1


"Coba kumpulin nyawamu dulu, dan coba kamu ingat-ingat kejadian kemarin.. " Ucap Erland lalu merebahkan tubuhnya lagi


"Kejadian kemarin.. " Gumam Kia yang sedang mengingatnya..


"Oh iya! aku kan kemarin menikah.. "


"Ya ampun kenapa mendadak jadi pikun si!! " Maki Kia di dalam hatinya.


"Tapi tunggu dulu, dia gak berbuat yang aneh-aneh kan padaku.. " Kia mengecek pakaiannya yang masih utuh.


"Aman.. " Ucapnya lalu menghembuskan nafasnya lega.


"Sudah ingat?? " Tanya Erland yang tidak bisa tertidur kembali.


"Hehehe, maaf.. "


"Aku harus mandi dan bekerja,.. " Ucap Kia lalu turun dari ranjangnya dan mengambil handuk lalu masuk kedalam kamar mandi.


Erland yang melihat tingkah istrinya pun menggelengkan kepalanya. lalu dia membuka ponselnya, dan ada beberapa pesan masuk dari Ardi


"Gimana sobat, malam pertamanya, lancar kan, hahaha.. "


"Jangan lupa, apa yang gue omongin semalam, buat yang banyak.. "


"Gak ada akhlaq.. " Balas Erland yang langsung keluar kamar untuk mencuci muka, karna kamar mandi di dalam sedang di pakai istrinya.


"Tan, ... " Sapa Erland yang melihat mertuanya sedang menyiapkan makan.


"Baru bangun nak?? "


"Iya tan.. "


"Jangan panggil tante lagi dong, kan kamu sudah menjadi suami Kia yang berarti menjadi menantu mamah.. "


"Panggil mamah seperti Kia memanggil mamah.. " Ucap mamah Risa tersenyum


"Hehehe iya mah.. "


"Kamar mandi dimana ya mah? aku mau mencuci muka.. " Tanya Erland


"Memang kenapa dengan kamar mandi Kia nak?? "


"Tidak apa-apa, kia sedang mandi.. "


.


.


.


.


.


.


.


Hay gaes,, Mohon maaf jika ada kesalahan katanya atau kalimat


Dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian disini (like, favorite, komen, vote dan hadiah🎁)

__ADS_1


...... #Happy Reading😘#......


__ADS_2