Sepupuku, Suamiku.

Sepupuku, Suamiku.
Bab 90- END


__ADS_3

Tak terasa waktu berjalan semakin cepat, jam sudah menunjukkan pukul 4 sore, dan para karyawan banyak yang bergegas untuk kembali kerumah masing-masing,


Hari ini adalah hari paling bahagia untuk sely, karna hari ini musuhnya sudah tersingkirkan, senyum di bibirnya masih terpancar sampai saat ini


"Akhirnya semua beres dan sesuai rencana.... " Ucap sely sambil menyetir mobilnya


"Untuk merayakan keberhasilanku, mari kita berpesta, yeah!!!! " Sely menyetel musik kesukaannya dengan suara full, dia sangat menikmati sambil tangan dan kepalanya bergoyang


"E..... A.... E... A.. "


"Huuuuuuuuuu... " Sely menambah kecepatan mobilnya, tanpa terasa di perempat depan ada sebuah truk berhenti yang sedang kehabisan bahan bakar,


Brrrakkkk...


Mobil sely menabrak truk bermuatan minyak,


Semua orang shock dan ada juga yang mengabadikan dengan memotret dan merekam video


Darah tercecer diseluruh tubuh sely, minyak yang berada didalam truk bocor dan membasahi area sekitar mobil,


Semua orang yang melihat segera membantu sely yang masih berada di dalam mobil.


Pintu mobil terkunci, warga sangat sulit menyelamatkan nyawa sely


Ada yang berusaha memecahkan kaca mobil dan ada yang berusaha membuka pintu belakang mobil,


Bau asap mulai tercium, diperkirakan sebentar lagi mobil akan meledak, semua orang yang melihat sangat ketakutan


Prangg..


Kaca mobil pecah, dan warga berusaha membuka pintu mobil sely,


Akhirnya pintu terbuka dan sely yang tidak sadarkan diri langsung dilarikan rumah sakit,


Warga yang menemukan ponsel sely langsung menghubungi keluarga dekat sely.


Drrttt... Drttt...


Kia melirik sekilas ponselnya lalu merebahkan tubuhnya lagi ke kasur


Panggilan berakhir..


Drttt... Drttt...


"Astaga mau apa lagi dia!!! " Kesal kia yang langsung mengangkat telfonnya


"Belum puas... " Belum selesai Kia memaki sely, ucapannya sudah terpotong oleh suara laki-laki yang menurutnya asing


"Hallo Nona,.. "


"Maaf siapa? Kenapa ponsel teman saya bisa berada ditangan anda?? Tanya Kia yang merasakan keanehan


"Emm Nona, wanita yang mempunyai ponsel ini kecelakaan, Nona sebagai seseorang yang terakhir dihubungi,.. " Belum selesai berbicara, Kia sudah memotong ucapan warga tersebut


"A-apa?? Kecelakaan!! cepat bawa dia kerumah sakit, aku akan kesana sekarang.. "


"Baik Nona, rumah sakit medika.. "


Setelah panggilan terputus, Kia langsung memakai jaketnya lalu pergi menggunakan sepeda motor.


"Ceroboh! Kenapa bisa dia kecelakaan!! " Maki Kia sambil mengendarai motornya


Setelah beberapa menit, akhirnya Kia sampai dirumah sakit, dia langsung memarkirkan motornya dan berlari ke dalam rumah sakit


"Sus, wanita yang baru saja kecelakaan, sekarang dimana.. " Tanya Kia panik.


"Oh, baru saja di bawa ke ruang UGD"..


Kia langsung berlari ke ruang UGD, dan bisa melihat dari kaca besar dokter sedang menangani sahabatnya


" Walaupun kamu jahat tapi kamu tetap sahabatku, bertahanlah!! " Gumam Kia sambil menatap sely yang terbaring lemah


Drtt... Drtt...


"Erland.. " Gumam Kia saat melihat nama suaminya di layar ponselnya


"Hallo lan.. "


"Aku sudah sampai dirumah tapi aku tidak melihatmu, apa kamu sedang di luar.." Tanya Erland


"Maaf aku tidak memberitahumu, aku sedang berada dirumah sakit.."


Mata Erland membulat saat mendengar kata rumah sakit, dia takut terjadi sesuatu pada istrinya


"Ada apa? Apa yang terjadi? Kamu baik-baik aja kan? Aku akan kesana sekarang.. "


"Cepat kemari.. "


Panggilan terputus, Kia duduk di kursi tunggu, waktu terasa begitu lama, rasa cemas menguasai pikirannya


Dari jauh Erland datang, dia bisa melihat istrinya baik-baik saja


"Ki.. " Panggil Erland dengan nafas yang tersenggal

__ADS_1


"Kamu tidak apa-apa kan??"


"Aku baik-baik saja, tapi sely lan... "


"Dia kecelakaan.. " Tangis Kia pecah, dia memeluk suaminya


Erland mengelus punggung istrinya, dia tahu bagaimana persahabatan antar sely dan Kia


"Semua akan baik-baik saja.. " Ucap Erland menenangkan istrinya


Pintu terbuka, dokter keluar dari ruangan UGD, segera Kia menghapus air matanya


"Bagaimana kondisinya dok?? "


"Maaf Nona, kondisi pasien sangat parah, wajahnya rusak parah akibat pecahan kaca, dan pasien akan mengalami kelumpuhan total.. " Ucap dokter yang menangani sely


"Apa!! lumpuh!! " Tubuh Kia melemah, segera Erland menahannya agar tidak terjatuh


"Apa saya boleh menjenguknya dok?? " Tanya Erland kembali


"Silahkan, pasien baru sadar.. "


Setelah mendapat persetujuan dari dokter, Kia dan Erland langsung masuk kedalam, dan dia bisa melihat sely terbaring kaku di ranjang rumah sakit


"Sel!! " Panggil Kia yang tak kuasa melihat kondisi sahabatnya


Sely menangis, untuk berbicara pun dia susah


"Mau minum?? " Tawar Kia


Sely menggeleng, dia berusaha mengucapkan sesuatu


"Ki.. " Suara lirih sely membuat Kia mendekatkan telinganya ke wajah sely


"Ma-mafin aaku.. "


"Sudahlah sel, aku sudah memaafkanmu, sekarang kamu istirahat saja.. " Kia mengelus punggung tangan sely


Dan Erland, dia berdiri di belakang istrinya


"E-rland.. " Kini sely meminta maaf pada Erland,


"Iya mbak.. " Jawab Erland


"Aku mminnta mmaaf... " Ucapnya terbata-bata


"Aakuu yangg sudah mengirim foto itu.. "


"Maaffkann aakuu.. "


Setelah mengucapkan itu, sely langsung tak sadarkan diri, dia sudah menghembuskan nafasnya untuk yang terakhir


"Lann, sely lann... " Kia menangis, dia memeluk tubuh sely


"Bangun sel, bangun!! "


Erland mengecek denyut nadi sahabat istrinya itu,


"Ikhlaskan dia ki, .."


"Sely sudah meninggal,.."


"Doakan semoga dia tenang di alam sana.. " Ucap Erland yang mengelus pundak Kia


"Gak mungkin lan, gak mungkin dia ninggalin aku secepat ini, ini gak mungkin.. "


"Sel bangun sel, aku sudah memaafkanmu.. "


"Cepat bangun sel.. " Racau Kia yang memeluk tubuh sely


"Sebaiknya kita urus pemakaman sely ki, kita tidak boleh membiarkan dia terlalu lama.. "


Kia menganggukan kepalanya, dia masih tidak percaya bahwa kini sahabatnya telah tiada


..........


Setelah di pemakaman.


Kia dan Erland menabur bunga di atas makan sely, lalu mendoakan sely untuk yang terakhir kalinya


"Kami janji, kami akan slalu bahagia.. " Ucap Kia yang menggenggam tangan Erland di depan makam sely


"Terimakasih sudah meluruskan semuanya.. " Ucap Erland pada makam sely,


"Apa maksudmu?? " Tanya Kia yang tak mengerti maksud Erland


"Tidak ada apa-apa.. "


"Ayo kita pulang.. "


.............


Di bandara

__ADS_1


"Semua siap?? " Tanya Liam pada Denis dan menantunya yang sedang menggendong cucunya


"Siap dad.. "


"Ayo kita masuk kedalam pesawat, sebentar lagi kita berangkat.. "


Denis dan Maya mengangguk, dia berjalan menuju pesawat


Dari kejauhan terlihat Bunda gita memanggil nama sepupunya


"Liam!!!! "


Liam menoleh, dia melihat sepupunya berlari kearahnya sambil membawa beberapa paperbag.


"Sebentar, tantemu memanggil daddy.. " Ucap Liam pada Denis dan Maya


Mereka berdua menoleh kebelakang lalu tersenyum


"Nih aku bawain makanan dan beberapa camilan untuk stok persediaan.. " Ucap bunda gita menyerah bawaannya


"Kamu tidak perlu repot-repot gita.. "


"Aku gak merasa direpotkan, hitung-hitung ini tanda terimakasihku karna kamu sudah memberi kado pernikahan putraku yang sangat spesial.. "


"Dan untukmu Denis! Belajar dengan sunguh-sungguh agar kelak kamu menjadi pebisnis yang hebat,.. "


"May jaga kedua laki-laki ini ya, sayangi mereka seperti kamu menyayangi anakmu.. "


"Terimakasih tan.. " Denis memeluk bunda Gita lalu diikuti oleh Maya


Setelah selesai berpelukan, kini bunda gita beralih pada baby Revan.


"Kita akan bertemu kembali Revan, ntah kapan,.... " Ucap bunda gita mencium pipi gembul baby Revan


"Ya sudah kami pamit pergi, terimakasih atas makanannya.. " Ucap Liam


Bunda gita mengangguk, dia bisa melihat ketiga orang itu berjalan membelakanginya


"Semoga keputusan kalian adalah keputusan yang tepat, "


Pesawat yang ditumpangi Denis beserta keluarga telah lepas landas, bunda gita yang menyaksikannya diam-diam meneteskan air matanya


"Tante, dimana Denis dan lainnya.. " Ucap Aji dan Iksan yang baru datang


"Kamu terlambat nak, pesawat mereka baru saja terbang.."


"Apa!!! "


"Denis!!!! "


"Kita kehilangan sahabat terbaik kita ji.. " Tanpa terasa iksan meneteskan air matanya, dia memeluk Aji erat


"Iya benar, kita tidak akan bertemu lagi dengan Denis.. " Timpal Iksan


...........


"Maafkan aku, aku sempat berfikir buruk padamu.. " Ucap Erland pada Kia


"Maafkan aku juga, karna aku selalu tidak terbuka denganmu.. "


"Baiklah mari kita berjanji,.. " Ucap Erland yang bangkit dari tidurnya lalu mencari sebuah kertas dan pulpen


Kia yang melihat suaminya pun terheran,


"Kamu nulis apa lan?? " Tanya Kia yang masih berada di kasurnya


Erland mengabaikan pertanyaan istrinya, dia tetap menulis dan akhirnya setelah beberapa menit Erland berkutat dengan kertas dan pulpennya, dia sudah menyelesaikan tulisannya


"Kamu bisa baca ki.. "


"Lalu tanda tangani disini.. " Sambungnya Erland lagi yang berjalan menuju istrinya


Kia membaca dan tersenyum, lalu menandatangani diikuti oleh Erland


"Jadi kita sudah sepakat dan berjanji akan tetap terbuka dalam masalah apapun.. "


"Dan kita akan tetap bersama sampai maut memisahkan.." Ucap Erland yang di angguki Kia


"Aku berjanji.. " Kia memeluk suaminya lalu mencium bibir erland dengan lembut.


...TAMAT....


Hay ges mampir yuk ke karya ke 2 aku ya judulnya


...Menikah dengan sahabat kekasihku...



Hay gaes, maaf karna tamatnya terkesan dadakan😁


Sekali lagi, aku mau ucapin terimakasih untuk para readers yang sudah mendukung karya aku dari awal sampai akhir..


Mohon maaf jika ada kesalahan kata atau kalimat

__ADS_1


Yukk langsung gass ke karya kedua aku..


jangan lupa mampir ya kawan🥰🥰


__ADS_2