Sepupuku, Suamiku.

Sepupuku, Suamiku.
Bab 46- Perkelahian 1


__ADS_3

"Coba ceritakan kejadian sebelum kecelakaan itu yah.. "


"Jadi ayah, ayah itu hanya melihat sebuah mobil yang menabrak taksi ayah, mobil itu berwarna.. " Ucapan Ayah David terpotong oleh bunyi ponsel Erland yang berdering


Drttt... Drttt


"Sebentar yah, aku angkat telfon dulu.. " Ucap Erland yang segera menjauh dari ayahnya


"Hallo pak Jeff.. " Ucap Erland kepada sekertaris ayahnya


"Maaf Tuan, saya hanya ingin memberitahukan sedikit informasi bahwa tidak ada CCTV di jalan tempat Tuan besar kecelakaan.. "


"Kenapa bisa? Bukanya jalan sebesar itu seharusnya ada CCTV?? "


"Saya sudah mengeceknya tetapi tidak ada, dan ada beberapa orang yang melihat kejadian itu tapi mereka tidak melihat plat mobilnya.. "


"Tapi mereka melihat jenis dan warna mobilnya kan?? " Tanya Erland penasaran


"Mereka hanya melihat mobil sport dan mobil pajero Tuan,.. "


"Ada 2 mobil? "


"Iya Tuan.. "


"Ya sudah, cari tau sedetail mungkin.. "


"Baik Tuan.. "


Setelah panggilan itu berakhir, Erland berniat untuk menghubungi sahabat nya Ardi.


Tutt... Tutt. .


"Ada apa sayang, hahaha... " Ucap Ardi di sebrang sana saat menerima telfon dari Erland


"Bangsa*t lo.. " Jawab Erland dengan kesal


"Hahaha, ada apa lo telfon gue,.. "


"Nyokap bokap gue habis kecelakaan dan gue minta tolong sama lo, tolong selidiki kecelakaan itu, kecelakaannya tepat di jalan mawar arah balik jakarta.. "


"Apa?? Kecelakaan?? Sekarang gimana keadaannya??


"Gue kesana sekarang.. "


"Jangan, waktu besuk sudah habis, keadaan orang tua gue juga sudah membaik, sekarang tugas lo bantuin gue cari pelaku tabrak lari itu.. "


"Syukurlah, gue akan berusaha mencari pelaku tabrak lari itu.. "


Setelah panggilan itu berakhir, Erland segera menghampiri ayahnya.


"Yuk yah.. " Ajak Erland yang mendorong kursi roda ayahnya


"Siapa yang telfon nak.. "


"Pak Jeff, aku menyuruh dia mengecek CCTV di jalan tepat dimana ayah dan bunda kecelakaan.. "


"Lalu?? "


"Tidak ada CCTV di sana, dan aku juga memutuskan akan menyewa bodyguard untuk ayah dan bunda, aku tidak mau kejadian ini terulang lagi.. "


"Tidak usah nak, lagipula ini murni kecelakaan.."


"Mungkin, tapi setidaknya jika ayah mempunyai bodyguard ayah jadi ada yang menjaganya.. "


"Terserah kamu saja nak.. "


Setelah berjalan melewati lorong rumah sakit, akhirnya mereka sampai di ruangan Bunda Gita,


"Bun.. " Ucap Erland yang menghampirinya dengan mendorong kursi roda ayahnya


"Bagaimana keadaamu.. " Tanya Ayah David kepada istrinya

__ADS_1


"Jauh lebih baik mas.. Kamu bagaimana keadaannya mas??.. "


"Lebih baik juga.. "


"Ayah, sekarang bunda jadi aneh! Semenjak operasi dia suka senyum-senyum sendiri, juga tadi dia bilang kalau dia lagi bahagia, mana ada orang habis kecelakaan bahagia?? "


"Apa benar Bun?" Tanya suaminya sambil mengernyitkan keningnya karna heran


"Bohong, mana ada orang bahagia kena musibah seperti ini, tapi menurutku musibah ini membawa kebahagiaan untuk kita semua mas.. " Ucapnya tersenyum lalu matanya memandang Erland


"Tuh kan yah.. " Ucap Erland lagi


"Ya sudah, aku mau keluar dulu sebentar,.. " Ucap Erland yang ingin memastikan jalan tempat ayahnya kecelakaan


Setelah Erland keluar dari ruangan, Ayah David segera meminta penjelasan yang lebih detail kepada istrinya


"Adaa pa sebenarnya Bun? "


"Sebentar lagi Erland akan menikah dan kita akan punya menantu mas.. "


"Maksudmu.. "


"Kia mau menikah dengan Erland, tapi rahasiakan dulu dari Erland ya mas?? "..


" Apa? Syukurlah, tapi kenapa harus dirahasiakan?? "


"Karna aku ingin kita yang memberitahu kabar gembira ini.. "


"Hahaha, tapi di pikir-pikir reaksi Erland gimana ya bun.kalau tau kabar ini. "


"Mungkin dia akan teriak-teriak tidak jelas, seperti film-film di TV.."


"Hahahah.. " Kekeh mereka berdua


..............


Saat di dalam perjalanan menuju tempat lokasi kejadian kecelakaan itu, tiba-tiba ponsel Erland bergetar pertanda sebuah pesan masuk


Kia : " Gue mau ketemu dan bicara sama lo"


Segera ia menepikan mobilnya, dan ia langsung menghubungi Kia.


Tutt... Tuttt... Tuttt....


"Hallo ki.. " Ucap Erland saat panggilannya sudah terhubung


"Hallo, gue mau ketemu sama lo bisa? Ada hal yang harus gue bicarakan ... "


"Masalah apa ki?? " Tanya Erland yang penasaran


"Temuin gue besok pagi di danau dekat Wish caffe,.. "


"Kenapa harus besok?? kenapa tidak sekarang saja??.. "


"Ini sudah malam Erland.. " Ucap Kia yang sedikit kesal


"Hehehe, okeh gue bisa.. "


.............


Di sebuah kamar...


"Siapa yang gue tabrak tadi.. " Gumamnya dengan raut wajah yang gelisah


"Bagaimana keadaannya.. "


"Semoga orang itu baik-baik saja.. "


"Ini bukan salah gue, gue gak sengaja..."


...........

__ADS_1


Ke esokan harinya


Erland sekarang sudah berada di danau dekat Wish cafe, tempat dimana ia akan bertemu Kia.


"Maaf gue telat, jalanan sedikit macet.. " Ucap Kia yang baru datang


"Kenapa gak gue jemput aja, kan kita bisa jalan bareng.. " Tanya erland mendudukkan dirinya di tempat duduk dekat danau


"Ada sesuatu yang harus gue sampein ke lo.. "


"Apa?? " Tanya erland penasaran


"Gue mau menikah sama lo.. "


Degg..


"Serius ki?? " Tanya erland yang tak percaya


"Iya gue serius.. " Jawabnya dengan tersenyum


"Makasih ki, makasih... " Erland berucap dengan memeluk Kia


"Gue gak bisa nafas erland.. "


"Eh, maaf hehehe... "


"Owh ya, kenapa tiba-tiba lo mau menikah sama gue??? Ini bukan faktor paksaan kan??" Tanyanya memastikan


"Ini.. " Sebelum selesai Kia berbicara tiba-tiba seseorang menghampiri nya, dan menyeret tangan Kia.


"Ngapain kamu disini sama dia hah!! " Tanya seseorang itu yang tak lain Denis, denis yang berniat menenangkan diri di danau ini justru melihat Kia bermesraan dengan erland,


"Lepas!! Gue gak sudi di sentuh oleh pengkhianat.. " Ucap Kia yang menepis tangan Denis


"Ki.. " Ucap Denis yang berusaha menggenggam tangan Kia tetapi di cegah oleh Erland.


"Jangan sentuh calon istri gue!! " Ucap Erland yang berdiri di depan Kia, ia menggeser tubuh Kia agar di belakangnya


"Lo gak usah ngaku-ngaku.. "


"Gue gak ngaku-ngaku memang kenyataannya seperti itu.."


"Ki coba jelasin, dia bohong kan ki?? " Tanya Denis yang tidak percaya


"Benar, yang di bicarakan Erland semuanya benar,,dan secepatnya kita akan menikah, jadi lo gak usah ganggu hidup gue lagi.. "


"Bajing*n... " Geram Denis, ia mengepalkan tangannya dengan erat, dia tidak terima jika Kia memilih orang lain untuk menjadi pendamping hidupnya


Bugh....


Sebuah pukulan mendarat di punggung Erland, Erland yang tak siap mendapat serangan mendadak pun terjatuh,


"Itu akibatnya karna lo udah ambil Kia dari gue.. " Ucap Denis


.


.


.


.


.


#Hay gaes maaf aku up terlalu malam😁


#Mohon maaf kalo ada kesalahan kata atau kalimat 🥰


#Terimakasih sudah mau mampir ke karya pertama aku 😁


#Salam bahagia semoga kita semua selalu diberikan kesehatan dan rejeki yang berlimpah 🥰🥰🥰

__ADS_1


#Daannn jangan lupa tinggalkan jejak kalian disini (like, favorit, komen, vote dan hadiah 🎁)


........... #Happy Reading😘#........


__ADS_2