
"Jangan bohong, daddy tahu siapa kamu! Daddy sudah mengenal kamu sejak kecil, dan daddy juga sudah mengenal sikap kamu.. " Liam bangkit dari duduknya, ia berjalan menatap lurus kekecewaan terhadap anaknya semakin besar kalau, Denis tetap mengelak kesalahannya
"Maafin aku dad, maafin aku!! " Tiba-tiba Denis bersujud di belakang Ayahnya
"Aku memang penyebab Tama kecelakaan tapi aku pikir Tama itu bukan Erland, karna disini musuhku adalah Erland.. " Denis berkata jujur, ia mengakui kesalahan dan kebodohannya
"Setelah daddy kecewa, kamu baru jujur dan mengakui kesalahan mu nak.. " Batin Liam yang mendengar Denis mengakui kesalahannya
"Daddy ingin bertanya.. "
"A-apa itu dad,.. "
"Apa kamu tidak pernah mengecek atau mencari informasi tentang musuhmu sebelum kamu bertindak nak? Kali ini Liam membantu Denis berdiri dan mereka kembali ke kursi taman
" Oh iya, aku bahkan tidak memikirkan itu, kamu sungguh bodoh Denis, bodoh, bodoh bodoh!!! " Batin Denis yang merutuki kebodohannya
" Ti-tidak dad, aku hanya tahu, kalo dia kuliah di Universitas yang sama denganku, hanya beda jurusan dan tingkat kelas saja.. " Lagi-lagi Denis berbicara jujur
"Ternyata anaku sangat bodoh!! " Batin Liam
"Sekarang apa kamu tahu, keluarga Tama adalah keluarga paling pengaruh dalam negera ini? " Tanya Liam sekali lagi, dan Denis semakin bingung dengan ucapan daddy nya
"Berpengaruh?? " Batin Denis, teka teki macam apa ini
"Apa maksud daddy, aku tidak tahu..?? " Tanya Denis yang menggelengkan kepalanya
"Huft.. " Liam menghembuskan nafasnya secara kasar sebelum ia melanjutkan ucapannya
"Universitas yang kamu duduki ini, saham terbesar adalah milik Tama, dan Ayahnya adalah pebisnis besar, tapi karna dia tidak mau terlihat spesial dimata orang, dia menutupi identitasnya, hanya orang yang terdekat yang tahu identitas Tama.. " Liam menghentikan ucapannya saat Denis memotong ucapan Liam
"Termasuk Kia? " Tanya Denis sekali lagi
"Mungkin saja, karna Kia adalah calon istri Erland.. " Ucap Liam yang membenarkan ucapan anaknya
"Dan Daddy juga tidak habis pikir dengan kelakuanmu ini yang sudah sangat kelewatan, apa nanti mereka akan bisa memaafkan kamu kalo mereka semua tahu kejahatanmu?? " Tanya Liam sekali lagi, dia ingin menyadarkan putranya agar tidak masuk ke jalan yang salah
"Aku tahu Dad, tapii...tolong rahasiakan ini semua ya, aku janji, aku akan menebus kesalahanku pada Tama.. " Denis memohon kepada Liam
"Dengan cara apa kamu bisa menebusnya? Daddy rasa kesalahan mu ini sungguh fatal.. "
__ADS_1
"Ya mungkin Daddy sudah tahu aku menebus kesalahanku dengan cara apa, aku akan mengikhlaskan Kia menikah dengan Tama, dan melihat mereka bahagia lalu mereka bisa melupakan masalah ini.. " Jawab Denis
"Tidak segampang itu Den!! " Geram Liam terhadap anaknya
"Aku tahu ini tidak gampang dad, tapi hanya ini yang aku bisa lakukan untuk menebus kesalahan ku.. " Jawabnya dengan lirih,
"Lalu kau mau melampiaskan masalah mu ini kepada istrimu?? " Tanya Liam yang tidak dijawab oleh Denis
"Jangan berbuat baik jika kamu tidak tulus, semua tidak seindah kenyataan, berubah lah! Ingat sekarang kamu sudah menjadi Ayah.. "
"Baik Dad, dan masalah istriku, aku serius, aku akan membuka lembaran baru demi anakku,.. "
Di dekat taman, ada seorang wanita yang tidak sengaja mendengar obrolan mereka, dan wanita itu merasa dibohongi oleh Kia, ia meremas jarinya dengan kuat.
"Jadi Kia membohongi aku, dia bilang dulu kalo Erland anak dari orang biasa! " Gumamnya yang sudah tersulut emosi
"Dan apa ini, aku mendengar kenyataan yang pahit kembali, Kia akan menikah dengan Erland??. "
"Aku tidak bisa membiarkan ini semua,... " Wanita itu mengepal kuat, terlihat senyum simpul dibibirnya
"Baiklah, aku akan memanfaatkan kesalahan Denis, biar semua orang tahu jika Denis yang melakukan kesalahan, hahaha... " Senyum iblis yang terlihat sangat mengerikan nampak di wajah wanita itu
Wanita itu pergi dari taman, setiap perjalanan ia menyusun sebuah rencana.
Tiba wanita itu di depan kamar Erland, baru ia akan mengetuk pintu, dia sudah disajikan dengan pemandangan yang membuat dirinya semakin kesal.
"Setelah kau dicampakan Denis, sekarang kamu melampiaskan semua masalah lo kepada Erland sepupu lo sendiri.. " Batin wanita itu yang terlihat kesal
Lalu sekilas wanita itu merapikan penampilannya agar terlihat sopan, dan mulai memasuki ruangan Erland,
Bunyi pintu terbuka, terdengar salam dari seseorang.
"Assalamu'alaikum.. "
Kia dan Erland yang sedang bercerita pun menoleh ke asal suara, mereka sama-sama tersenyum saat tamu itu menampilkan wajahnya
"Walaikumsalam.. " Jawab mereka bersamaan
"Maaf baru bisa menjenguk, habisnya kerjaan dikantor sangat banyak.." Ucap wanita itu sambil melangkah dan meletakkan buah yang dibawanya ke atas meja
__ADS_1
"Tidak apa-apa mbak, maaf juga sudah merepotkan mbak.. " Erland menjawab ucapan wanita itu, ia tersenyum ramah
"Laki-laki yang baik seharusnya dengan wanita yang baik seperti aku.." Batin wanita itu
"Hai ki.. " Sapa wanita itu.
Kia tersenyum, mereka saling berpelukan untuk melepas rindu, karna beberapa hari ini mereka tidak bertemu.
........
"Lebih baik sekarang kamu masuk kedalam dan temani istrimu, Daddy akan menutup mulut tapi ingat! Sebelum polisi mengetahui kebusukanmu, lebih baik kamu jujur dan meminta maaf kepada Erland, siapa tau mereka mau memaafkanmu.. " Liam menyampaikan pendapatnya, karna jujur saja Liam juga merasa iba dengan putranya
"Iy-iya Dad, aku akan mencari waktu yang tepat untuk meminta maaf, aku pergi.. " Denis bangkit dari duduknya dan meninggalkan ayah angkatnya sendiri di taman.
"Harusnya aku mendengarkan kata Gita untuk lebih ketat memantau Denis, dan meluangkan waktu ku untuk anaku, kalo sudah begini aku harus berbuat apa! Aku sudah menyanyangi Denis seperti anak kandungku, tapi aku juga tidak bisa membiarkan kesalahan dia terlalu lama.. " Gumam Liam, dia menangkup wajahnya dan mengusap wajahnya dengan kasar
Di sepanjang perjalanan Denis selalu memikirkan ucapan ayah angkatnya, dia membenarkan setiap ucapan Ayahnya
"Benar kata daddy aku terlalu gegabah untuk melakukan semua ini.. "
"Karna kesalahanku daddy jadi ikut menanggung malu.. "
"Tapi apa kalo aku jujur, apa aku akan mendapatkan pengampunan dari mereka semua? Aku takut jika mereka menjebloskan aku ke dalam penjara.. " Denis bergidik ngeri saat membayangkan dirinya masuk kedalam penjara
..........
.
.
.
.
.
Hay gaes, Mohon maaf jika ada kesalahan kata atau kalimat
Salam bahagia, semoga kita semua selalu diberikan kesehatan dan rejeki yang berlimpah
__ADS_1
Dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian disini (like, favorite, komen, vote dan hadiah🎁)
...... #Happy Reading😘#......