Sepupuku, Suamiku.

Sepupuku, Suamiku.
Bab 7 - Sahabat Erland


__ADS_3

"Erlandd. . " Sapa Ardi setelah Erland sampai dikelasnya


"Iya Di??? kangen gue lagi.. " Ucap Erland dengan candanya


"Ihh mana ada!... makasih ya, lo udah bantuin gue,.. " Ucap Ardi, karna Erland sudah membantu melunasi SPP Ardi yang udah menunggak beberapa bulan. Sewaktu Ardi ingin mencicil SPP nya ternyata pihak administrasi memberitahu bahwa SPP nya sudah dilunasi oleh Erland


"Gue kira ada apa, ternyata masalah itu, santai aja kalee, lo itu sahabat gue, kalo sahabat gue kesusahan ya gue harus bantu... " Ucap Erland santai kepada Ardi


"Besok-besok kalo gue udah sukses atau udah punya uang banyak, gue bakal ganti deh.. " Ucap Ardi pada Erland yang tak enak hati karna sudah menyusahkan sahabatnya itu.


"Yaelah santai aja napa si, gue gak minta diganti, gue ikhlas..lo udah gue anggep kakak gue sendiri.. " Ucap Erland pada Ardi dengan jujur


"Makasih Erlanddd aku sayanggggg kamu... " Ucap Ardi dengan becanda


"Ihh kok gue jijik ya denger kata kata itu dari mulut lo?dan gue kasih tau ke lo kalo gue masih normal.. " Ucap Erland dengan kesal


Tiba-tiba aja Ardi memeluk Erland dan mengucapkan kata " Makasih" pada Erland, Erland yang tak siap dengan pelukan itupun hampir terjatuh ke lantai, dengan segera Erland meminta Ardi melepaskan pelukannya, karna banyak pasang mata yang melihat kejadian ini dan membuat Erland kesal,


"Ngapain lo semua liatin gue kaya gitu???.. " Tanya Erland kepada teman sekelasnya itu


"Masih normal kan lo Land.. ?? "


"Lo ada hubungan sama Ardi???.. "


"Lo waras kan..?? ".


"Gue liat lo kok berasa jijik ya??.. "


Teman-teman Erland pun berkata dengan penasaran, matanya memandang Erland dan Ardi dengan tatapan aneh


"Gue normal, tapi gak tau tuh dia.. " Ucap Erlandd kepada temannya dan matanya manatap Ardi.


"Idih, gue normal kali, gue masih doyan perempuan, tadi gue kelewat bahagia jadinya kek gitu.. " Ucap Ardi kepada teman-teman nya dan tidak membenarkan kata-kata Erland yang menyindir nya jika dia tidak normal.


Teman-teman nya pun hanya mengangguk-anggukan kepalanya menandakan bahwa mereka mengerti dengan jawaban Ardi..


"Amit-amit deh gue suka sama lo Land.. " Ucap Ardi pada Erland..


"Hahhahaha.. Sapa juga yang suka sama lo.. " Kekeh Erand.


"Udahlah sekarang gue mau duduk, pegel kaki gue berdiri terus,.. " Ucap Erland lagi.


Akhirnya mereka pun duduk ditempatnya masing-masing dan dosen pun datang, kini semuanya fokus pada pelajaran itu.


...................................,.........................................


Ditempat lain..


"Lo jangan kek gitu terus, lo harus bersikap tenang, Maya aja bisa tenang, kenapa lo engga bisa... " Aji berbicara pada Denis, karna sekarang Denis sedang berada dirumah Aji.

__ADS_1


"Gue udah tenang, tapi gue tetep kepikiran terus Ji.. " Ucap Denis pada Aji yang mengutarakan perasaannya


"Kita main PS aja yuk, biar lo lupa sama masalah lo.. " Kali ini Aji mengajak Denis bermain PS


"Ayokk, gak usah kebanyakan mikir, cepet tua nanti.." Canda Aji


Akhirnya mereka berdua larut dalam game nya itu, sehingga ketika Iksan datang pun mereka tidak menyadari.


"Gantian napa.. " Ucap Iksan tiba-tiba,


"Eh lo udah dateng, gue kira lo gak bakal dateng.. " Ucap Aji pada Iksan.


"Gantian nanti sama gue, gue mau makan, abis makan gantian.. " Ucap Iksan dengan seenak hatinya..


Dan akhirnya mereka bertiga bergantian, setelah lelah bermain PS, Denis pun mengambil ponsel nya dan dengan segera mengirim pesan pada Kia kekasihnya itu,


"Jangan lupa makan dan istirahat sayangnya denisโค.. " Send to Kia, karna saat ini sudah menunjukkan jam istirahat


"Iya sayang, kamu udah makan siang..??? " Balas Kia


"Belum, abis main PS sama Aji juga Iksan.. " Send Kia


"Sanah makan dulu,.. " Send to Denis


"Nanti lah, nunggu mereka berhenti main PS, abis itu langsung cari makan... " Bales Denis


"Ya udah gapapa yang penting jangan telat makan ya.. " Send to Denis


"๐Ÿ˜๐Ÿ˜โค๐Ÿ˜œ.. " Send to Denis


Maafin aku Denis, aku belum bisa cerita tentang perjodohan itu ke kamu, maafin aku ya, Kia bergumam di dalam hati sambil melihat foto Denis yang dijadikan wallpaper di handphone Kia


Setelah acara bertukar kabar itu selesai, Kia dengan segera melanjutkan pekerjaan nya yang sempat tertunda untuk makan siang.


Waktu sudah menunjukkan pukul 4 sore, dan terlihat Denis sudah menunggu Kia di depan kantornya, beberapa menit kemudian Kia keluar dari kantor dan menyapa Denis.


"Udah lama nunggu nya.. "!?? " Ucap Kia yang melihat Denis sudah berdiri di dekat mobilnya.


"Belum kok, ayok masuk.. Aku anter kamu pulang ya.. " Denis berbicara dengan lembut sambil membukakan pintu mobilnya.


Setelah masuk ke dalam mobil,


Denis bergegas menancap gas dan mobil pun melaju dengan kecepatan sedang..


"Sayang... " Denis membuka pembicaraan pada Kia


"Iya yank, kenapa.. " Jawab Kia dengan cepat.


"Seandainya kita engga berjodoh bagaimana.. " Denis tiba-tiba berucap pada Kia.

__ADS_1


"Maksud kamu apa yank.. " Ucap Kia yang bingung dengan ucapan Denis.


"Ya bagaimana kalo aku ngelakuin kesalahan??? Terus kamu engga mau maafin aku... " Ucap Denis pada Kia


"Kesalahan apa dulu yank.. " Ucap Kia pada Denis.


"Ya kesalahan apa aja yank.. " Denis menjawab pertanyaan Kia.


"Ya asalkan kesalahan nya gak fatal aku bakal maafin kamu kok, tapi kalo fatal, maaf aku gak bisa maafin kamu.. " Ucap Kia pada Denis dengan jujur


"Menurut mu kesalahan fatal bagi kamu apa yank.. " Ucap Denis lagi yang ingin tau


"Perselingkuhan atau pengkhianatan itu fatal bagiku yank.. " Ucap Kia pada Denis.


Dan Denis pun menghela nafasnya secara kasar dan panjang, badannya semakin lemas, karna bagi Denis kesalahan Denis sangatlah fatal dan menurut Denis itu termasuk dalam kategori pengkhianatan walaupun sebenarnya itu hanya kecelakaan yang tidak disengaja.


"Emang kenapa yank??!., kok tiba-tiba kamu tanya kek gitu ke aku.. " Kia mulai curiga dengan sikap Denis yang bertanya seperti itu.


"Atau jangan-jangan kamu selingkuh dibelakang aku ya..???. " Kia menduga-duga pada Denis, dan Denis yang mendengar dugaan itu hanya diam saja, walaupun tadi dia agak sedikit terkejut.


"Sayang,.. jawab aku?!.. jangan diem aja!!... " Kia bertanya lagi dengan ekspresi kesalnya.


"Seandainya aku nikah sama orang lain gimana??!. " Ucap Denis pada Kia, Kia yang mendengar pertanyaan itu langsung mematung.


"Coba gini deh, seandainya kalo aku yang nikah sama orang lain gimana perasaan mu.. " Kia membalikan pertanyaan yang tadi di lontarkan pada Denis.


.


.


.


.


.


.


.


.


#hay semuannya, mohon dukungan like dan vote nya ya..


#maaf juga kalo ada salah kata atau ada yang kurang nyambung..


#semoga kalian suka dengan cerita ini.


#salam bahagia... ๐Ÿ˜๐Ÿ˜Š

__ADS_1


#terimakasih sudah mau membaca karyaku.


.............. #Happy Reading๐Ÿ˜˜#......


__ADS_2