Sepupuku, Suamiku.

Sepupuku, Suamiku.
Bab 43- Kecelakaan


__ADS_3

"Silahkan duduk.. " Ucap papah Maya lagi


Dan mereka semua memulai meeting dengan serius, Erland sangat kagum dengan papah Maya ini, lelaki ini sangat menguasai bisnis, dan sebaliknya papah maya pun sangat kagum dengan Erland, di usianya yang masih muda, ia sudah mampu menggantikan sosok ayahnya dalam bidang bisnis..


Setelah meeting itu selesai ia segera mengecek ponsel nya, ternyata terdapat beberapa panggilan yang tidak terjawab dari ayahnya


"Ayah?? Apa ayah sudah sampai di bandara?? " Gumam Erland yang melihat ponselnya


"Tuuuttt.... Tuuuttt... Tuuuuutt...


"Kenapa gak diangkat si.. " Gumam Erland cemas saat panggilannya tidak diangkat oleh orang tuanya


Setelah putus asa, tiba-tiba ponsel Erland berbunyi dan ia langsung mengangkat nya karna ia fikir itu panggilan dari ayahnya


Drttt... Drrttt..


πŸ“ž"Ayah.. " Ucap Erland saat panggilannya terhubung dengan seseorang


πŸ“ž"Ini gue kia.. " Jawab Kia dengan cepat


Dengan segera Erland melihat ponselnya dan benar saja yang menghubungi dirinya adalah Kia


πŸ“ž"Lo dimana?? Gue cari di kantor tapi lo gak ada?! " Seru Kia, karna beberapa kali ia menelfon Erland tidak ada jawaban


πŸ“ž"Maaf ki, gue baru selesai meeting di caffe ceria, ada apa lo telfon gue.." Tanya Erland yang merasakan cemas, karna mendengar nada bicara Kia yang sedang menyimpan sesuatu


πŸ“ž"Cepat balik ke kantor, gue udah di loby kantor lo.. " Ucap Kia yang tak bisa dibantah


πŸ“ž"Ada apa Ki.." Tanya Erland lagi


πŸ“ž"Cepat!!." Teriak Kia yang emosi.


πŸ“ž"Okeh, gue balik sekarang, lo jangan kemana-mana, tunggu gue.. "


Setelah panggilan itu terputus, Erland segera memerintahkan sekertaris jeff untuk kembali ke kantor, tiba-tiba perasannya tidak enak


"Semoga Kia baik-baik aja.. " Batin Erland yang sudah berada di dalam mobil


........


"Mah, gimana kondisi om dan tante.. " Ucap Kia saat panggilannya terhubung oleh mamahnya


"Masih kritis sayang, Erland sudah bisa di hubungi nak?? " Tanya Mamah Risa khawatir


"Sudah mah, ini aku sedang menungguErland.. " Ucap Kia


"Alhamdulillah, beritahu dia sewaktu sudah sampai dirumah sakit Ki, mamah tidak mau karna kecemasan Erland, dia nekat mengendarai mobilnya ugal-ugalan.. " Ucap mamah Risa


"Iya mah... "

__ADS_1


"Mah,, Erland sudah datang, aku tutup telfonnya dulu.. " Ucap Kia yang melihat Erland berjalan ke arahnya


Setelah panggilan itu terputus, Kia segera menghampiri Erland,


"Ikut gue sekarang.. " Ucap Kia yang menyeret tangan Erland, dia membawa Erland keluar dari kantornya, dan semua karyawan yang menyaksikan itu hanya dapat bertanya-tanya tentang ketidaksopanan Kia terhadap atasannya itu, tetapi Kia tidak memperdulikan tatapan semua orang di kantor


"Mau kemana?? Gue harus jemput Ayah dan Bunda di bandara.. " Ucap Erland yang masih berdiam diri


"Kunci mobil lo mana.. " Tanya Kia, ia gemas dengan sikap Erland yang menurutnya tidak peka


"Buat apa.." Tanya Erland yang memandang aneh Kia,


"Erland guess gak ada waktu buat jelasin semua ini,,cepat kasih kunci mobil lo.." Ucap Kia yang geram


"Memang ada apa ini Ki!!"


"Udah ini darurat, cepat kasih kunci mobil ke gue.. " Ucap Kia dengan nada tinggi


Akhirnya Erland menurut, ia merogoh sakunya dan memberikan kunci mobilnya kepada Kia, sejujurnya sikap Kia yang seperti ini membuat Erland cemas, feeling nya mengatakan telah terjadi sesuatu yang tidak beres


"Kita kemana Ki.. " Ucap Erland yang sudah duduk di bangku penumpang


"Maaf land, nanti juga lo tau sendiri, lo pegangan ya! gue mau ngebut.. " Ucap Kia yang sudah menyalakan mesin mobil Erland


Lalu Kia mengendarai mobilnya dengan kecepatan diatas rata-rata, tetapi ia tetap bersikap tenang, ia sangat fokus pada jalanan, beruntung jalan di ibukota tidak terlalu macet, sehingga tidak memakan waktu lama untuk sampai ke rumah sakit


"Rumah sakit?? " Gumam Erland saat sudah berada di parkiran rumah sakit


"Ki, jawab!!! "


"A-ayah dan bunda kecelakaan sewaktu di dalam perjalanan pulang dan ponsel lo susah dihubungi maka dari ituu gue temuin lo di kantor.. " Ucap Kia dengan hati-hati


Deggg...


"Ke- Kecelakaan.. " Jawab Erland dengan tubuh gemetar,


Dengan cepat ia turun dari mobilnya dan langsung berlari ke dalam rumah sakit, dia mengabaikan kia yang mengikuti nya dari belakang


"Ruang ICU.. " Teriak Kia yang setengah berlari,


Dan saat Erland hampir sampai diruang ICU ia melihat mamah Risa sedang duduk di depan ruangan


"Tante, gimana keadaan Ayah dan Bunda.. " Tanya Erland dengan nafas tak beraturan, ia berlari menuju ruang ICU


"Mereka kritis.. " Ucap mamah Risa yang melihat dari kacluar


"Apaa!!!!" Tubuhnya langsung terjatuh ke lantai, dia sangat shock


"Ayah, bunda!!! Maafin Erland.. " Ucapnya lagi, ia menyalahkan dirinya karna lalai menjaga orang tua nya

__ADS_1


Beberapa menit dokter yang memeriksa kedua orang tua Erland keluar dari ruangan dan memberitahukan keadaan kedua orang tua Erland.


"Gimana keadaan mereka dok?? " Tanya Erland yang sudah bangkit


"Akibat benturan yang sangat keras di kepala Ibu Gita mengakibatkan pendarahan di otaknya dan kita harus menindak lanjuti pasien dengan operasi


Sedangkan untuk Bapak Davit dia sudah melewati masa kritisnya.. " Ucap dokter yang menangani kedua orang tua Erland


"Apa? operasi?? " Gumam Erland


"Dok, tolong lakukan yang terbaik untuk kedua orang tua saya.. " Ucap Erland memohon,


"Kita akan berusaha semampu kita, dan tolong dari pihak keluarga segera mengurus administrasi serta tanda tangani surat persetujuan operasi untuk Bu Gita, .."


"Kalau begitu saya permisi.. " Ucap dokter


Setelah itu Erland langsung masuk ke dalam ruangan kedua orang tuanya, dan di ikuti oleh mamah Risa serta Kia


"Bunda... " Ucapnya lirih, ia tak tega melihat kedua orang tuanya terbaring dan tidak sadarkan diri..


"Tante, Kia, sebenarnya apa yang terjadi," Tanya Erland kepada dua wanita di hadapannya


"Nak, Tante tidak tahu kejadian yang sebenarnya seperti apa, waktu itu tante mendapatkan telfon dari ayah mu, sewaktu tante angkat ternyata seseorang memberitahu kalau ayah kamu kecelakaan, beruntung ponsel ayah kamu tidak di kunci, mereka bilang sudah menghubungi kamu tapi tidak ada jawaban dan mereka melihat kontak tante di ponsel ayahmu.." Ucap mamah Risa


"Ayah! Bunda ini semua salah aku, maafin aku.. " Ucap Erland yang menggenggam tangan Bunda nya,


Kia yang melihat itu semua pun segera menenangkan Erland, ia mengelus punggung Erland


"Semua akan baik-baik saja.. " Ucap Kia menenangkan Erland


.


.


.


.


.


.


#Mohon maaf kalau ada kesalahan kata atau kalimat..


#Terimakasih sudah mau mampir ke karya aku😁


#Salam bahagia, semoga kita selalu diberikan kesehatan dan kelancaran rejeki😍😍


#Daann jangan lupa tinggalkan jejak kalian di sini (like, favorite, komen, vote dan hadiah😍)

__ADS_1


........ #Happy Reading😘#......


__ADS_2