Sequel Of The Hunter : The Guardians

Sequel Of The Hunter : The Guardians
BAB 26 : Pasukan Monster.


__ADS_3

Setelah ke-10 Hunter itu masuk ke dalam Portal, mereka langsung berada di dalam Dungeon berlatar padang rumput yang sangat luas, dan hanya beberapa pepohonan. Dan juga langit tidak begitu gelap. Mereka melihat latar Dungeon itu seakan mereka berada di lapangan golf tak terbatas.


Dan juga di sisi kanan kiri tempat itu ada tebing yang tinggi, dan memiliki panjang yang sulit di perkirakan. Mereka pun berjalan bersamaan. Mereka terdiri dari 8 laki-laki dan 2 perempuan. Lalu salah satu mereka melangkah maju lebih dulu. Dia perempuan yang cantik yang mengenakan pakaian jubah dan mengenakan rok sepanjang lututnya.


Dia menggenggam tombak di tangan kanannya. Ia lalu menancapkan ujung tongkat tombak bawahnya ke tanah. Setelahnya, ia merapal sesuatu. Tiba-tiba tempat itu sedikit mengalami goncangan. Ya, perempuan itu merupakan salah satu Hunter yang beruntung.


Dia bisa mengendalikan atau memanipulasikan Elemen Tanah di sekitarnya. Karena dia berada di Rank B, jadi ia bisa membuat semua terguncang dalam jangkauan yang cukup luas. Dia bermaksud memancing semua Monster untuk datang.


Tak ada membutuhkan waktu yang lama, mungkin hanya 2 menit, layar hologram milik mereka masing-masing muncul di hadapan mereka. Layar hologram memberi peringatan bahwa dari arah depan berjarak 150 meter, ada pasukan Monster hijau yang tak lain Goblin datang yang mungkin berjumlah 100.


Mahluk hijau bertelinga lancip berlari mendekati 10 Hunter itu. Tak hanya itu, bahkan pasukan serigala dengan jumlah yang mungkin sama juga datang.


"Cih..., banyak sekali mereka."


"Kau takut ?"


"Tentu saja tidak !!"


"Aku tak peduli. Yang penting, aku akan mendapat inti mereka, dan menaikkan Rankku."


"Hey, apa kalian mau berlomba ? Siapa yang paling banyak membunuh mereka."


"Siapa takut !!"


Berbagai macam pembicaraan mereka. Mereka semua adalah sekelompok Hunter yang memiliki tingkat Rank B, dan C.


Sang ketua Tim yang memiliki tingkat Rank A, yang merupakan Rank tertinggi di Tim-nya. Dia seorang laki-laki yang dingin dan tegas. Ia pun bersuara. "Semua kerahkan apa yang kalian punya. Maju !!"

__ADS_1


Semua anggotanya pun maju setelah mendengar perintah ketua mereka. Mereka berlari. Masing-masing dari mereka mengeluarkan senjatanya. Pedang, duoble pistol, shotgun, tombak, double belati, TMP, kapak. Sedangkan ketua mereka hanya diam di tempat.


7 anggotanya maju. 2 anggotanya lagi, berdiri disisi kanan kirinya sang ketua. Masing-masing mereka berdua menggunakan busur panah, dan sniper, mereka berdua menyerang dari jarak jauh. Mereka sangat bersemangat membunuh semua Monster yang mendekati mereka.


10 menit kemudian, mereka bertarung pasukan Monster Goblin dan Serigala. Mungkin dari jumlah pasukan Monster itu, sudah ada setengah pasukan yang mereka kalahkan, atau tepatnya yang mereka bunuh.


Sang ketua pun maju akhirnya berlari, bersamaan muncullah layar hologram di hadapannya. Dia mengeluarkan salah satu benda, benda itu mirip dengan buah apel merah. Dia berlari sambil membawanya.


Lalu dia melempar benda yang mirip dengan buah apel itu ke segerombolan Monster. Ke-7 anggota yang ada di barisan depan, pun segera melompat mudur.


DUAR...!!


Dan ternyata, yang ia lempar adalah sebuah granat. Tetapi setelah granat yang ia lempar keluarlah Api yang panas dan membakar 4 - 6 Monster. Setelahnya Sang ketua Tim fokus memanfaatkan Api yang ada. Ya, tepatnya, dia adalah salah satu Hunter yang beruntung yang dapat memanipulasikan Elemen Api disekitarnya.


Api-Api di dekatnya pun menjadi besar. Sang ketua mengendalikannya untuk membakar Monster-Monster yang ada dihadapannya. Dia mengendalikan Api itu menjadi besar, dan semakin besar lalu membakar semua Monster yang ada disekitarnya. Semua anggotanya sudah tak terkejut dengan aksi Ketua mereka.


"Hahh..., lain kali aku yang mengalahkan mereka semua."


"Hei, ayolah ketua lakukan ini agar kita tidak terlalu mengeluarkan banyak tenaga. Jadi kita masih fit saat menghadapi Bos Monster disini."


"Sudah-sudah. Cepat ambil semua core yang ada. Kita jangan sampai lama-lama."


Setelah semua selesai mengambil semua inti Monster, mereka pun segera melanjutkan penelusuran mereka. Mereka mencari Monster lagi, sesekali ada 2 Goblin yang datang ke arah mereka. Dengan mudahnya kedua Monster hijau itu dibuat mati oleh 2 Hunter saja.


Tak hanya itu, bahkan ada 1 Monster troll datang. Dengan Hunter pengguna sniper dan busur panah, Monster itu pun mati dengan mudah. Mereka melanjutkan penulusuran. Sambil bercerita dan menyombongkan kehebatan mereka masing-masing. Meski ada beberapa yang memilih diam termasuk ketuanya.


Tak beberapa lama, layar hologram mereka mendeteksi akan ada bahaya di depan. Mereka pun berhenti malangkah, karena sebuah peringatan yang menandakan ada pasukan lebih dari 500 Monster ada di depan. Bahkan hologram mereka mendeteksi adanya Bos Dungeon berada di tengah-tengah pasukan itu.

__ADS_1


Sang ketua Tim bersuara. "Seperti yang kita lihat di layar hologram kita masing-masing. Ini peringata lebih kita mundur terlebih da..."


Bukannya mendengar apa yang dikatakan oleh ketuanya hingga selesai, 6 Hunter laki-laki langsung maju mengabaikan perkataan ketuanya. Sang ketua Tim terbelalak, lalu memegang kepalanya dan ia mengumpat kasar atas ke-6 anggotanya itu.


Sisanya, 3 anggota saja, 2 perempuan, dan 1 laki-laki yang merupakan wakil ketua Tim memilih diam mengikuti ucapan ketua mereka. Ketua mereka bersuara. "Kenapa aku bisa memiliki anggota yang bodoh seperti mereka."


"Itu salah anda sendiri Ketua. Bukankah aku sudah pernah beritahu, jangan asal terima Hunter hanya karena memiliki tingkat Rank yang tinggi." ucap salah satu anggota perempuan.


Salah satu anggota yang yang merupakan wakil ketua, bersuara. "Ayo kita lebih maju, tetapi cukup kita awasi mereka saja. Kita tidak perlu sampai turun tangan. Kalau pun mereka mati, itu salah mereka karena telah mengabaikan perinangatan."


Sang ketua Tim mengangguk kepalanya. Lalu mereka berempat mulai berlari dan memilih mendekati dan menaiki dinding tebing batu yang ada di sisi kanan. Mereka melompat-lompar menaiki dinding tebing itu. Kalau bulan Hunter, sudah pasti itu tidaklah mudah.


Ketika sudah sampai atas tebing, mereka berlari ke arah tempat yang dekat dengan pasukan Monster. Mereka ber-4 terbelalak melihat pasukan Monster yang begitu banyak. Tak biasanya Monster berkumpul menjadi satu. Bahkam Bos Dungeon juga jarang ikut berkumpul bersama pasukannya dalam jumlah yang banyak.


Terlihat ke-6 anggotanya mulai kewalahan bertarung melawan semua Monster, sang Ketua hanya bisa memandang datar ke arah mereka. Ia menghela nafasnya, lalu mengajak ke-3 sisa anggota untuk turun membantu ke-6 anggotanya yang sedang kewalahan itu agar bisa melarikan diri.


.....


Beberapa saat kemudian.


Meski ternyata sudah ikut turun dan membantu, hasilnya tidak sia-sia. Mereka semua benar-benar mundur. Tetapi, pasukan Monster mengejar mereka, seakan mereka sudah masuk ke wilayah mereka yang berarti tidak dapat pergi secara hidup-hidup.


Mereka terus berlari menuju arah tempat semua, yang dimana Portal masuk keluar mereka. Mereka semua berlari, dibuat terheran melihat 5 orang sedang berdiri diam memandangi mereka yang sedang berlari dari kejaran para pasukan Monster.


______________________


Jangan Lupa Like.

__ADS_1


__ADS_2