Sequel Of The Hunter : The Guardians

Sequel Of The Hunter : The Guardians
BAB 55 : Bos Monster Gorila.


__ADS_3

Sementara Disisi Lain, terlihat seorang Gadis cantik berdiri tegak sambil menggenggam tongkat sabitnya. Dia bukan lain Queen, yang kini sedang berhadapan dengan ke-30 Hunter. Mereka kewalahan karena telah melawan sosok Gadis setengah Vampir itu. Beryl, yang merupakan ketua Tim di kelompoknya mengakui kalau lawannya sangatlah kuat.


Keadaan ke-30 Hunter itu ada yang tergeletak tak berdaya, mereka tetap terus menahan kesadaran mereka agar tidak tidak pingsan. Kebanyakan dari mereka berlutut sambil menahan rasa sakit pada tubuh mereka. Senjata mereka sudah rusak semua.


Kecuali Beryl, yang terlihat masih bertahan segera bangkit berdiri. Kedua tangannya masih menggenggam erat gagang pedangnya. "Aku takkan kalah." gumamnya, Beryl memandang Gadis setengah Vampir itu yang berdiri 10 meter di depannya.


Queen yang masih terlihat baik-baik saja, dia tersenyum menyeringai. "Aku kagum dengan tekadmu itu."


Lalu ia memutar-putar tongkat sabitnya. Gerakan tongkatnya pun terhenti dengan menancap sabitnya di tanah. Queen berkata lagi. "Apa kau masih sanggup melawanku ? Ayolah, aku masih ingin bersenang-senang dengan kalian."


Beryl geram mendengar ucapan Queen yang menurutnya sedang menghina. Dia pun melompat maju sambil melayangkan pedangnya ke arah Queen.


Tang...!!


Queen menangkis serangan pedang Beryl. Mereka berdua pun saling beradu senjata mereka masing-masing. Queen pun melihat sebuah celah kecil, ia langsung memberinya sebuah tendangan yang keras.


DUGH...!!


Beryl mendapat hantaman keras di dadanya. Dia terdorong mundur lagi beberapa meter sambil berguling-gulinh di tanah. Queen tak tinggal diam begitu saja. Dia melompat maju ke arah Beryl, sambil melayangkan tongkat sabitnya.

__ADS_1


Slasshh...!!


Beruntung, Beryl masih bisa menghindarinya meksi dadanya terkena sayatan yang dilancarkan oleh Gadis setengah Vampir itu. Tetapi, dia berujung berlutut di tanah sambik menahan rasa sakit dadanya.


Queen mengangkat alis sebelahnya sambil tersenyum menyeringai. Dia mengarahkan salah satu tangannya ke arah Beryl dengan telapak tangan terbuka. Tiba-tiba area sekitar menjadi dingin. Dan langsung seketika setengah tubuh Beryl dan ke-29 anggotanya terkurung es.


Tentu saja, hal itu membuat semua Hunter di sana terkejut bukan main. Queen hanya tersenyum melihat hal itu. Lalu ia memasukkan kembali senjatanya ke gelang penyimpanannya.


"Bersyukurlah karena kau tidak mencabut nyawa kalian. Setelah ini berusahalah untuk membebaskan diri agar kalian tidak terjebak di tempat ini selamanya. Hahahahaha." ucap Queen sambil tertawa.


Lalu Queen membalikkan tubuhnya dan pergi meninggalkan mereka di tempat itu begitu saja. Ia tak peduli dengan tatapan semua Hunter itu padanya. Yang Queen lakukan adalah menjalankan misinya yaitu mengalahkan Bos Dungeon. Dia berlari dengan kecepatan tinggi.


.....


Dan pada saat itu juga tiba-tiba sebuah Es datang dan membuat semua Monster itu terjebak, mereka tak bisa menggerajan tubuh mereka. Queen mengeluarkan tongkat sabitnya lagi, dia pun langsung melesat maju ke arah pasukan Monster itu. Dengan gesit, Gadis setengah Vampir itu menebas tubuh mereka menjadi 2.


Beberapa menit kemudian, semua Monster yang sudah Queen bantai, telah mati semua. Tak ingin menunda lama, ia segera pergi meninggalkan tempat itu. Akan tetapi, baru saja akan pergi, tiba-tiba ia merasakan ada sesuatu yang datang padanya dengan gerakan cepat.


Queen segera melompat ke atas. Dan benar saja sebuah Batu besar datang melewatinya. Queen pun mendaratkan kedua kakinya, dia memandang ke arah sosok yang telah berani melemparkan Batu besar barusan. Ia sedikit memiringkan kepalanya dan bergumam. "Gorila ?"

__ADS_1


Ya, sosok Monster yang tak lain Bos Dungeon ini adalah Monster Gorila. Tak hanya memiliki tubuh yang besar sebagai ciri khasnya, tetapi Gorila itu juga memiliki kedua tanduk di dahinya. Kedua mata Monster itu berwarna merah menyala. Dia memukul-mukul dadanya sebagai ciri khas pada umumnya.


Queen tersenyum. "Aku tak tau kau itu bisa memiliki akal atau tidak. Lebih baik kau memiliki akal agar aku tidak membunuhmu."


"Tapi, bila kau tidak memiliki akal, aku terpaksa membunuhmu." tambahnya.


Di dalam batinnya berkata. "Lagi pula, Monster di Dunia ini tak bisa kuambil darahnya. Anehnya, kenapa bisa Gorila itu tinggal di tengah-tengah bangunan bekas Kerajaan."


Monster Gorila itu berteriak keras, lalu berlari ke arahnya, meski gerakan lariannya tidak cepat, Gadis setengah Vampir itu tidak meremehkannya, karena ia sangat menduga kalau Bos Monster ini memiliki kekuatan fisik yang luar biasa. Queen segera melompat melewatinya, dia juga menggerakkan tongkat sabitnya pun menyerang.


Akan tetapi, Monster Gorila itu menangkap dan menahan senjatanya. Queen saja dibuat terbelalak. Monster Gorila itu yang masih menggenggam dan menahan senjatanya Queen, ia pub segera memuutar-putarkan tubuhnya. Sontak Queen yang juga masih menggendong erat senjatanya, juga ikut diputar-putar oleh Bos Monster ini.


Monster Gorila itu pun melepaskannya. Queen terlempar. Dia terlempar hingga 50 meter dari Bos Monster itu. Queen pun terjatuh dan tergelusur di tanah. Jujur saja, meski memiliki kemampuan regenerasi, Queen masih bisa merasakan rasa pusing di kepala saat ini.


Perlahan Queen berdiri, dia memegang kepakanya karena rasa pusingnya yang mulai reda, dia berjalan mendekati tongkat sabitnya yang tergeletak di dekatnya. Setelah ia mengambil senjatanya kembali, dia terbelalak melihat Monster Gorila itu berlari ke arah.


Queen yang masih belum siap, karena rasa pusingnya, hanya bisa melompat mundur, itu pun dia masih memegang kepalanya. Dia pun membalikkan tubuhnya, Queen berniat menjauh terlebih dahulu, untuk meredakan rasa pusing di kepalanya. Akan tetapi, Monster Gorila itu terus mengejarnya.


Queen segera melompat tinggi untuk manaiki salah satu atap bangunan. Dia berfikir Bos Monster macam Gorila bisa melompat tinggi. Rupanya, dugaannya salah, Monster Gorila ini bisa melompat tinggi dan langsung mendarat di atap bangunan yang sama dengannya.

__ADS_1


______________________


Jangan Lupa Like.


__ADS_2