Sequel Of The Hunter : The Guardians

Sequel Of The Hunter : The Guardians
BAB 33 : Sosok Berjubah Hitam.


__ADS_3

Ke-4 Hunter yang memandang kelima orang asing itu, terus berada di tempatnya. Mereka tak mengambil langkah mendekat atau menjauh. Karena saat ini mereka memiliki tugas untuk mengawasi mereka berlima, kalau bisa menahan mereka agar tidak pergi. Ke-4 Hunter itu memandang bingung.


Pandangan mereka terus ke arah 5 orang asing. Rupanya mereka berlima tengah berbicang dengan Monster Troll yang ternyata bisa berbicara. Salah satu dari mereka pun memulai bicara. "Hei, Monster Dungeon itu bisa berbicara."


"Bukankah seharusnya semua Monster di dalam Dungeon, termasuk Bosnya tidak berakal, berbicara mustahil seharusnya."


"Tapi, apa yang sedang mereka bicarakan ? Mereka terlihat serius."


Terlihat kelima orang asing itu tengaj membicarakn sesuatu. Beberapa saat kemudian, mereka dibuat terkejut melihat Monster Troll itu dilepaskan dari ikatan rantai dan akar pohon. Lebih mengejutkannya lagi, salah satu dari mereka menyembuhkankan Monster Troll itu.


"Apa mereka memiliki rencana untuk berkerja sama ?"


"Benarkah ? Sepertinya ini tidak bisa dibiarkan."


"Aku sudah salah menilai mereka. Aku kira kelima orang asing itu selalu datang mengalahkan Bos Dungeon, dan membawanya. 'Ku kira mereka hanya tertarik dengan inti Bos Monsternya. Sepertinya, mereka akan membuat sekumpulan Bos Monster."


"Ini, tidak bisa dibiarkan."


Mereka pun memberanikan diri untuk maju mendekati kelima orang asing itu dan Sang Monster Troll. Belum juga akan maju, mereka mendengar suara langkah kaki yang ramai mendekati mereka. Ke-4 Hunter itu menoleh, dan rupanya yang datang semua para Hunter dari kelompok 1 sampai 4 yang datang.


Tak hanya itu, ada 10 orang lagi yang mengenakan pakaian formal. Ya, ke-10 orang itu adalah orang-orang dari Asosiasi Hunter. Dengan adanya mereka datang, pasti karena sesuatu yang penting yang tak lain yaitu ingin bertemu dengan kelima orang asing yang hebat itu.


Salah satu dari mereka adalah pemimpin Asosiasi Hunter. Dia masih terlihat muda, meski umurnya sudah 35 tahun. "Dimana mereka ?"

__ADS_1


Lalu salah satu Hunter dari mereka ber-4 menunjukkan tangannya ke arah kelima orang asing itu. Pemimpin Asosiasi Hunter mengerut dahinya. "Apa yang mereka bicarakan ?"


"Aku tak tau apa yang mereka bicarakan. Tetapi, aku mulai berfikir, kalau mereka memiliki rencana rahasia."


"Benarkah ?" sahut pemimpin Asosiasi Hunter itu.


Saat akan menjawab, tiba-tiba mereka semua mendapat alarm dari perangkat augma mereka masing-masing. Lalu layar hologram muncul di hadapan mereka masing-masing. Secara bersamaan, mereka bergumam. "Peringatan ?"


Mereka pun mencari sumber peringatan yang diberitahukan oleh perangkat augma mereka. Awalnya mereka menoleh kepalanya dan melihat kelima orang asing itu. Seketika mereka terbelalak melihat Monster Troll itu terjatuh setelah sebuah pedang yang menusuknya, terbang jauh ke arah langit.


Kelima orang asing itu memandang ke arah langit. Mereka pun segera juga memandang ke arah langit. Mereka semua terbelalak, mereka terkejut bukan main ketika melihat sosok yang berjubah hitam dan tengah terbang di langit.


.....


Sementara di Waktu bersamaan, disisi kelima orang asing itu, yang tak lain Reyhan, Sean, Peter, Arkhan, dan Queen. Mereka berlima sedikit mendongak. Pandangan mereka ke arah sosok berjubah hitam yang sedang terbang di langit.


Terlihat seorang berjubah hitam tengah terbang di langit. Lalu sebuah pedang melayang mendekatinya. Reyhan dan yang lainnya menduga, kalau sosok itu yang telah menyerang Troll secara tiba-tiba.


Reyhan pun maju beberapa langkah. Pandangan terus ke arah sosok berjubah hitam itu yang masih terbang di langit. "Kalau boleh tau, siapa kamu ?"


Sosok itu tidak menjawab, tetapi ia malah mengarahkan pedangnya ke arah Reyhan. Meski jarak mereka cukup jauh mungkin tak sampai 40 meter dari permukaan tanah. Meski kepala sosok itu tertutup oleh kain jubahnya, tetapi Reyhan masih sangat jelas melihat kedua mata dari sosok itu yang memandang dingin ke arahnya.


Tiba-tiba tanah bergetar. Reyhan melihat sekelilingnya. Begitu juga dengan keempat Juniornya. Reyhan lalu kembali memandang sosok berjubah hitam itu. "Ku tanyakan sekali lagi, siapa kamu ?"

__ADS_1


Dan tiba-tiba sebuah serangan tiba-tiba datang ke arah mereka berlima, sehingga membuat mereka langsung menghindar. Mereka menoleh dan seketika mereka terbelalak melihat sosok Troll yang seharusnya mati, kini kembali hidup, tetapi penampilannya yang berbeda.


Tubuhnya yang sedikit membesar, memiliki 1 tanduk di dahinya, tubuhnya yang awalnya berwarna biru cerah, kini warna tubuhnya berwarna hitam pekat, bahkan banyak sekali bulu-bulu hitam yang tumbuh di tubuhnya. Warna kedua matanya berwarna merah penuh. Semua gigi taringnya memanjang.


Arkhan yang melihat sosok Monster yang baru saja bangkit dari kematiannya, segera menggunakan Sihir Kayunya untuk mengikat tubuh Monster Troll ini. Monster itu berontak tak karuan, dan berteriak keras. Sean pun juga mengeluarkan rantainya untuk mengikat tubuh Monster itu.


Disisi Reyhan, Peter, dan Queen menoleh dan memandang tajam ke arah sosok berjubah hitam itu yang masih saja terbang melayang di langit.


Reyhan bersuara. "Tak kusangka kau bisa membangkitkan sosok Monster yang telah mati."


Karena yang diketahui sampai saat ini oleh Reyhan dan keempat Juniornya, hanya Soul Stone yang bisa memanipulasikan jiwa mahluk hidup yang telah mati.


Sosok itu tertawa keras. Dan ternyata dari suaranya seperti orang laki-laki dewasa. Lalu ia berhenti tertawa. Perlahan, ia turun mendekat tanah. "Sungguh menarik sekali, aku tak menyangka akan bertemu dengan orang-orang yang kuat dari berbagai macam Universe."


Seketika Reyhan, Peter, dan Queen terkejut mendengarnya, bahkan Arkhan dan Sean yang sedang menahan Monster Troll, juga tak kalah terkejutnya. Mereka tak menyangka kalau sosok berjubah itu bisa mengetahui asal usul mereka. Padahal baru kali ini mereka bertemu dengan sosok itu.


Sosok itu telah mendaratkan kedua kakinya di tanah. Jaraknya dengan Reyhan dan yang lainnya hanya 10 meter saja. Sosok itu bersuara. "Hahahaha, kalian pasti heran, kenapa aku bisa tau kalau kalian bukan dari Dunia ini. Hahahaha.."


Reyhan, dan yang lainnya masih saja diam, tak menjawab. Sosok itu membuka kain jubahnya yang menutupi kepalanya. Dia memiliki wajah yang tampan dan dewasa. Dari warna kulit di wajahnya, berwarna sawo matang. Di memiliki rambut yang sedikit panjang. Sudut kedua matanya tajam.


Orang ini berkata lagi sambil. "Hahahaha.., itu karena aku bisa melihat aura dan aroma yang keluar dari tubuh kalian. Aura dan aroma yang kalian memiliki sangat berbeda dengan semua Mahluk Dunia yang sedang ku invasi saat ini. Hahahaha.."


Reyhan dan yang lainnya masih berdiam, tetapi tidak untuk Queen. Gadis setengah Vampir itu pun bersuara. "Apa yang kamu tertawakan, orang aneh ? Lagi pula tak ada yang lucu di tempat ini, jadi buat apa kamu tertawa ? Ingin jadi pemain pelawak ? Cih, kamu mana laku !! Dari cara tertawamu itu sangatlah garing, karena tidak ada yang lucu dari semua kata-katamu !!"

__ADS_1


______________________


Jangan Lupa Like.


__ADS_2